Enam Puskesmas Bengkalis Akan di Akreditasi
BENGKALIS -Enam Puskesmas di Kabupaten Bengkalis akan dilakukan penilaian akreditasi oleh surveyor dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Akreditasi itu dilakukan untuk meningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis Mohd Sukri, berbagai persiapan telah dilakukan Puskesmas berhubungan dengan penilaian akreditasi.
"Kita Sudah melakukan kesiapan dari semua hal untuk mengikuti akreditasi Puskesmas. Enam Puskesmas itu antara lain, Puskesmas Selat Baru, Lubuk Muda Siak Kecil, Bengkalis, Sungai Pakning, Duri dan Puskesmas Tanjung Medang Rupat, "kata Sukri, baru-baru ini kepada bengkalisone.
Akreditasi akan dilakukan bertahap. Untuk tahap pertama, tim surveyor Kemenkes melakukan penilaian terhadap 2 Puskesmas yakni Puskesmas Selat Baru dan Puskesmas Lubuk Muda Siak Kecil.
"Dua Puskesmas itu akan diakreditasi 22 Mei (besok). Sementara 4 lainnya bulan Agustus mendatang, "imbuh Kadiskes.
Penilaian akreditasi, sebutnya akan dilaksanakan selama 3 hari,"Surveyor dari Kementrian kesehatan yang bernaung dalam komisi akreditasi. Mereka ada 6 orang, dari Bengkulu, Jambi, dan Jawa Tengah,"tutup Sukri.(Gus)
Akreditasi itu dilakukan untuk meningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis Mohd Sukri, berbagai persiapan telah dilakukan Puskesmas berhubungan dengan penilaian akreditasi.
"Kita Sudah melakukan kesiapan dari semua hal untuk mengikuti akreditasi Puskesmas. Enam Puskesmas itu antara lain, Puskesmas Selat Baru, Lubuk Muda Siak Kecil, Bengkalis, Sungai Pakning, Duri dan Puskesmas Tanjung Medang Rupat, "kata Sukri, baru-baru ini kepada bengkalisone.
Akreditasi akan dilakukan bertahap. Untuk tahap pertama, tim surveyor Kemenkes melakukan penilaian terhadap 2 Puskesmas yakni Puskesmas Selat Baru dan Puskesmas Lubuk Muda Siak Kecil.
"Dua Puskesmas itu akan diakreditasi 22 Mei (besok). Sementara 4 lainnya bulan Agustus mendatang, "imbuh Kadiskes.
Penilaian akreditasi, sebutnya akan dilaksanakan selama 3 hari,"Surveyor dari Kementrian kesehatan yang bernaung dalam komisi akreditasi. Mereka ada 6 orang, dari Bengkulu, Jambi, dan Jawa Tengah,"tutup Sukri.(Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Dari SBF 2026, Pemkab Meranti Jajaki Peluang Investasi dan Pengembangan Pasar Sagu
Menuju Kepastian Hukum Batas Wilayah, Wabup Muzamil Minta Dukungan Pemprov Riau
Salahgunakan Izin Tinggal, Imigrasi Kepulauan Meranti Deportasi WN Tiongkok
Demi Sarana Pendidikan Berkualitas, Bupati Asmar Jemput Bola untuk Revitalisasi Sekolah 2027
Muzamil Emban Amanah di IMI Riau, Buka Peluang Kemajuan Otomotif Meranti
Pemkab Kepulauan Meranti Tata Inventarisasi Aset Kelistrikan
Komentar