Dishub Sebut Dermaga II RoRo Bengkalis Sudah Beroperasi Maksimal
BENGKALIS -Dermaga II Ro-Ro Air Putih Bengkalis kini mulai beroperasi maksimal. Hal ini menyusul selesainya proyek pengerukan alur dermaga yang sebelum mengalami sedimentasi atau pendangkalan.
Kepala Bidang Kepelabuhanan Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis Hurry Agustiantri, ST. MT mengatakan, kondisi Dermaga II saat ini sudah bisa disandar armada penyeberangan.
"Jadi mulai minggu lalu kedua Dermaga RoRo di pelabuhan penyeberangan Air Putih sudah bisa difungsikan,"ungkapnya, Kamis (26/10/2017).
Menurut dia, beroperasinya Dermaga II tidak hanya ketika air pasang laut. Namun surut terendah pun kapal bisa merapat dan menurunkan penumpang di sana.
"Pasang atau surut (merapat) bisa. Kemarin surut terendah pun masih bisa. Menurut keterangan pemilik kapal sudah tidak ada lagi kendala saat kapal disandarkan,"terang Hurri.
Guna membentuk alur masuk armada penyeberangan, lanjut Kabid Kepelabuhanan, Dishub memprioritas kapal bersandar di Dermaga II.
"Disaat kedua Dermaga dalam keadaan kosong, pilihan pertama itu Dermaga II. Agar alur dermaga benar-benar terbentuk,"imbuhnya.
Dijelaskan Hurri Agustiantri, proyek pengerukan Dermaga menelan Rp 3,4 miliar itu sudah selesai. Alat berat yang biasa berada di depan dermaga melakukan pengerukan kini sudah ditarik rekanan.
"Namun kini, kita masih melakukan penghitungan volume pekerjaan guna menyesuaikan perhitungan konsultan dan rekanan, "pungkas Hurry. (Gus)
Kepala Bidang Kepelabuhanan Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis Hurry Agustiantri, ST. MT mengatakan, kondisi Dermaga II saat ini sudah bisa disandar armada penyeberangan.
"Jadi mulai minggu lalu kedua Dermaga RoRo di pelabuhan penyeberangan Air Putih sudah bisa difungsikan,"ungkapnya, Kamis (26/10/2017).
Menurut dia, beroperasinya Dermaga II tidak hanya ketika air pasang laut. Namun surut terendah pun kapal bisa merapat dan menurunkan penumpang di sana.
"Pasang atau surut (merapat) bisa. Kemarin surut terendah pun masih bisa. Menurut keterangan pemilik kapal sudah tidak ada lagi kendala saat kapal disandarkan,"terang Hurri.
Guna membentuk alur masuk armada penyeberangan, lanjut Kabid Kepelabuhanan, Dishub memprioritas kapal bersandar di Dermaga II.
"Disaat kedua Dermaga dalam keadaan kosong, pilihan pertama itu Dermaga II. Agar alur dermaga benar-benar terbentuk,"imbuhnya.
Dijelaskan Hurri Agustiantri, proyek pengerukan Dermaga menelan Rp 3,4 miliar itu sudah selesai. Alat berat yang biasa berada di depan dermaga melakukan pengerukan kini sudah ditarik rekanan.
"Namun kini, kita masih melakukan penghitungan volume pekerjaan guna menyesuaikan perhitungan konsultan dan rekanan, "pungkas Hurry. (Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
NasDem Sambangi Keluarga Almarhum MA, Tegas Ahliwaris Pilih Ikhlas
Sekda Meranti Tekankan 9 Aspek Penting ke Aparatur di Kecamatan Merbau
Bupati Asmar Harap Pilkades Serentak 8 Oktober Berlangsung Sukses
Tinjau Penanganan Karhutla di Gemalasari, Bupati Asmar : Tetap Waspada Cegah Kebakaran
Lantik 13 Pejabat, Ini Pesan dan Harapan Sekda Meranti
Terkait Penggeledahan Bagian Umum, Pemkab Meranti Hormati Proses Hukum
Komentar