Kamis, 25 Juni 2026 WIB
Kamis, 25 Juni 2026 WIB

Camat Ajak Warga Tionghoa Bangun Daerah

- Minggu, 08 Februari 2015 13:41 WIB
Camat Ajak Warga Tionghoa Bangun Daerah

BENGKALIS –Camat Rupat Utara, Syafrudin mengajak warga Tionghoa untuk ikut berperan aktif dalam derap pembangunan daerah ini. Karena proses pembangunan daerah harus dilakukan seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga:

Demikian diungkapkan Camat Rupat Utara, Syafrudin saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun Vihara Vidya Sugara ke-41 di Desa Kadur, Sabtu malam (7/2/2015) kemarin.


Menurutnya, warga Tionghoa harus menghilangkan anggapan sebagai minoritas, tetapi merupakan bagian dari anak bangsa. Terlebih, sejak bergulirnya reformasi, tidak ada istilah pribumi dan non-pribumi atau warga asli maupun warga keturunan, semuanya duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi.


"Sebagian bagian dari elemen bangsa ini, warga Tionghoa harus mampu beraktualisasi dengan budaya, tradisi, norma dan etika yang berlaku di Kabupaten Bengkalis," ungkap Syafrudin pada peringatan HUT Vihara Vidya Sugara ke-41 di Desa Kadur, yang dihadiri unsur Upika dan kepala desa.


Syafrudin mengatakan keberhasilan pembangunan tidak akan dapat terwujud, kalau tidak diawali dengan rasa kebersamaan, persatuan dan kesatuan. Terlebih di masyarakat Kabupaten Bengkalis, terdiri dari berbagai suku, ras dan agama.


Pada kesempatan itu, Camat Rupat Utara memuji masyarakat tionghoa dikenal gigih, ulet dan semangat pantang menyerah sebelum harapan terwujud. Semangat ini hendaknya, bisa dicontoh dan ditularkan komunitas masyarakat lain, agar perekonomian dan taraf kehidupan dapat lebih meningkat


Selama ini warga Tionghoa telah berkontribusi dalam agenda pembangunan daerah, pemikiran dan kontribusi telah banyak didedikasikan. Sumbang saran dari para tokoh Tionghoa terhadap kebijakan pemerintah, dinilai sangat berharga untuk modal pembangunan Kabupaten Bengkalis.


Terkait dengan perayaan HUT Vihara Vidya Sugara ke-41, Camat berharap agar momentum ini semakin meningkatkan ketaqwaan saudara-saudara kepada Tuhan Yang Maha Esa. Peringatan hari ulang tahun tempat ibadah ini, tentu tidak sekedar dilakukan secara seremonial saja, tapi harus diiringi dengan komitmen untuk melakukan evaluasi diri terhadap apa yang telah dilakukan selama ini, sekaligus bertekad mengupayakan perbaikan kedepan.


"Terpenting, perayaan HUT vihara harus menjadi wahana untuk mempererat hubungan silaturahmi, kekompakan dan persatuan serta toleransi di lingkungan masyarakat Kecamatan Rupat Utara," ujarnya. (Gus)

SHARE:
Berita Terkait
Forum DGICM ASEAN 2026, Dirjen Imigrasi RI Paparkan Tiga Pilar Strategi Penguatan Perbatasan

Forum DGICM ASEAN 2026, Dirjen Imigrasi RI Paparkan Tiga Pilar Strategi Penguatan Perbatasan

BPKAD Meranti Raih Terbaik II Pengguna Layanan Penilaian BMD di Seroja Awards 2026

BPKAD Meranti Raih Terbaik II Pengguna Layanan Penilaian BMD di Seroja Awards 2026

Patroli Rutin Babinsa dan MPA Perkuat Pencegahan Karhutla di Meranti

Patroli Rutin Babinsa dan MPA Perkuat Pencegahan Karhutla di Meranti

Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Hidup Rukun dan Waspada Cuaca Ekstrem

Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Hidup Rukun dan Waspada Cuaca Ekstrem

Usai Kalah hingga Mahkamah Agung, Swandi Kembali Pagar Aset Pemkab Meranti, Satpol PP Bersiap Turun

Usai Kalah hingga Mahkamah Agung, Swandi Kembali Pagar Aset Pemkab Meranti, Satpol PP Bersiap Turun

Di Forum Sosek Malindo, Pemkab Kepulauan Meranti Perjuangkan Nasib Pekerja Migran

Di Forum Sosek Malindo, Pemkab Kepulauan Meranti Perjuangkan Nasib Pekerja Migran

Komentar
Berita Terbaru