Bupati Meranti Minta Kepada Caleg Gagal Berjiwa Besar
MERANTIONE, POG - Bupati Kepulauan Meranti, Drs. Irwan Nasir MSi meminta kepada seluruh caleg yang tidak terpilih pada perhelatan demokrasi pemilihan legislatif (pileg) 9 April lalu, agar berjiwa besar menerima kekalahan.
Baca Juga:
Menurutnya, setiap persaingan pasti ada menang dan kalahnya, begitu juga persaingan pada pileg 9 April lalu. "Kalah dan menang itu memang sudah kodrat dalam sebuah persaingan," kata Bupati saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/4/2014) kemarin.
Dilanjutkan Bupati, dalam politik memang harus ada persaingan, jika tidak ada persaingan tentunya terasa kurang demokrasi. Namun demikian sportivitas dan etika harus tetap di kedepankan.
"Jadi mari kita kembali bersatu saling membahu untuk membangun Kabupaten Kepulauan Meranti agar lebih maju lagi, karena dengan kebersamaan pekerjaan yang berat akan menjadi ringan, yang tak mungkin akan menjadi mungkin, asalkan kita mau saling mendukung dan bersatu dalam membangun negeri ini," kata Bupati.
Namun jika ada pelangaran yang dilakukan oleh caleg terpilih, Bupati meminta kepada Panwaslu Kepulauan Meranti agar menindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.
Selain itu, bagi caleg yang terpilih sebagai Anggota DPRD Kepulauan meranti agar dapat menjalankan amanahnya sebagai wakil rakyat dan mengedepankan etos kerja.
"Bagi yang telah berhasil mendapatkan amanah dan kepercayaan masyarakat tersebut, tentunya kita harapkan benar-benar dapat menjalankan peranannya sebagai wakil rakyat yang nantinya akan membawa perubahan kepada masyarakat dan daerah ini, seperti perkembangan pembangunan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” ujar bupati. (fan)
BPKAD Meranti Raih Terbaik II Pengguna Layanan Penilaian BMD di Seroja Awards 2026
Patroli Rutin Babinsa dan MPA Perkuat Pencegahan Karhutla di Meranti
Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Hidup Rukun dan Waspada Cuaca Ekstrem
Usai Kalah hingga Mahkamah Agung, Swandi Kembali Pagar Aset Pemkab Meranti, Satpol PP Bersiap Turun
Di Forum Sosek Malindo, Pemkab Kepulauan Meranti Perjuangkan Nasib Pekerja Migran