Rabu, 29 April 2026 WIB
Rabu, 29 April 2026 WIB

Bupati Herliyan Tinjau ‎3 Program Serangkai Perdesaan

- Selasa, 21 Juli 2015 19:32 WIB
Bupati Herliyan Tinjau ‎3 Program Serangkai Perdesaan

BENGKALIS -Sejak dilantikmenjadi Bupati Bengkalispada 5 Agustus2010 silam,HHerliyan Saleh langsung'tancap gas'. Guna memenuhi enam jaminan yang dijanjikannya kepada masyarakat, mulai tahun 2011 khususnya, berbagaiprogram untuk mensejahterakan masyarakatdigulirkannya.

Baca Juga:


Salah satu dari program dimaksud adalah program Usaha Ekonomi Desa Kelurahan (UED/K-SP).Program ini menjadi satu dari tiga programserangkaiyang sama-sama diperuntukkan bagi kemajuan desa. Dua program lainnya, yaituInstruksi BupatiProgram PenguatanInfrastrukturPedesaan (Inbup PPIP)dan Alokasi Dana Desa (ADD).


Makanya, sejak Herliyan memimpin Bengkalis,boleh dikatakantak ada lagi yang mesti dikeluhkan oleh masyarakat desa. Sebab itu tadi, untuk modal usaha, masyarakat sudah bisa langsung meminjam di UED/K-SP.Tak perlu lagi terjerat rentenir sebelum ada program ini. Pasalnya, selain persyaratannya mudah dan prosesnya cepat, bungaUED/K-SPini tak akan memberatkan peminjam alias ringan.


Terus jika masyarakat ingin membikin jalan dan jembatan dengan biaya yang tidak terlalu besar,duitnya sudah ada di programInbup PPIP.Sebagaimana juga untuk UED/K-SP, setiap tahunduit Rp1 miliar dikucurkan untuk programInbup PPIPini.


Bahkan mulai tahun 2016 mendatang, dana untuk program Inbup PPIP ini direncanakan bakal dinaikan 100 persen atau menjadi dua kali lipat. Menjadi Rp 2 miliar per desa per tahun.


"Sayamelaksanakanprogram ini lantaran saya melihat masyarakat desamemang sangatmembutuhkannya. Tak mungkin semua program pembangunan dilakukan lewat tender. Menunggunya lama. Nah lewatInbup-PPIP, mereka bisa membangunjalan-jalandan gang-gang di desanya. Membangun jembatanmaupunfasilitasumumlainnya, "kata Herliyan.


Lewat program Inbu-PPIP inipulakata Herliyan, semangat gotong-royongdan swadayayang selama ini digelorakan oleh para pendahulu, bisa terus terjaga. Sebab duit Inbu-PPIP itu, masyarakat yang langsung mengelola, membikin perencanaan, melaksanakan hingga mengawasinya.


Tujuan lain program Inbup PPIP ini, sambungnya, untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesempatan kerja, serta membangun kemandirian masyarakat dalam mengambil keputusan dan pengelolaan pembangunan di desanya masing-masing.


"Jika semangat gotong royongdan swadayaterus tumbuh,bukan hanyakeamanan di desa akan semakin baik.Tetapi juga kemandirian desa akan semakin tinggi. Desa akan maju dan berkembang pesatkalau semangat gotong-royongdan swadayaitu terjagabaik,"kataHerliyan.


Untuk diketahui, berdasarkan data di Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Kabupaten Bengkalis, sampai tahun 2014 lalu, dana Inbup PPIP yang sudah disalurkan sebanyak Rp. 249 miliardengan swadaya masyarakat sebesar Rp. 29,2 miliar.Sedangkan di tahun 2015, dana yang akan disalurkanRp. 136 miliar.


Kemudian, hingga tahun 2014, ada 25 jenis kegiatan pembangunan yang dapat dilaksanakan dan dinikmati secara langsung oleh masyarakat desa dari program Inbup PPIP ini. Diantaranya semenisasi jalan 158.220 meter, pembuatan jembatan/box culiver/dwiker 1.060 unit, normalisasi tali air 414,9 Km, pembangunan bodi jalan 463,8 Km, Pembangunan Parit Beton 47,1 Km, pengerasan/ base/penimbunan 58,9 Km, dan sebagainya.


Program lain yang menjadi bagian daritiga programserangkai untuk desa tersebut adalahADD. Anggaran ADD inijugaRp 1 milyarsetiaptahunnyauntuk masing-masing desa.SebagiandanaADD ini dipakai untuk operasional desa.Misalnya untuk honorer kepala dan perangkat desa maupun anggota Badan Permusyawaratan Desa.


"Penguatan ekonomi, harus ditopang dengan infrastrukturdan pelayananyang baik pula. Lantaran itulah kita sandingkan program Inbup-PPIP tadi dengan UED/K-SPdan ADD. Sekarang, ada desa yang perkembangan duit UED/K-SP nya hingga di angka Rp8 miliar dan Rp10 miliar.Alhamdulillah,ketigaprogram ini berjalan lancar, "tambahnya.


Karena itu pula, meskipun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis 2015 ini berkurang Rp. 1,4 trilyun akibat adanya pemotongan dana bagi hasil oleh pemerintah pusat dari yang seharusnya Rp. 2,2 trilyun menjadi Rp. 800 miliar,dana untuk ketiga program tersebut dijamin tetap utuh. Sementara program lainnya ada yang terpaksacancelalias ditunda pelaksanaannya.


Dan, lantaran sudah benar-benar langsung bisa dirasakan oleh masyarakat, Herliyanberjanji, ke depan ketigaprogramini tetap akan dilanjutkan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.


"Tentunya sembaridilakukanevaluasi. Mana yang kurangpasti akan dibenahi. Tujuannya tentuagarseluruhmasyarakatdaerah inisemakin bisa merasakandan memetikmanfaat dari semua program yang ada. Termasuk ketiga program untuk desa ini, "ujar Herliyan lagi. (Gus).

SHARE:
Berita Terkait
Babinsa Tebing Tinggi Gelar Komsos di Alahair Timur, Ingatkan Warga Jaga Keamanan dan Cegah Karhutla

Babinsa Tebing Tinggi Gelar Komsos di Alahair Timur, Ingatkan Warga Jaga Keamanan dan Cegah Karhutla

Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Bersama BPBD Patroli Karhutla di Desa Insit

Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Bersama BPBD Patroli Karhutla di Desa Insit

Lapas Selatpanjang Gandeng Disdukcapil Tertibkan Data Warga Binaan

Lapas Selatpanjang Gandeng Disdukcapil Tertibkan Data Warga Binaan

MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre

MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre

Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah

Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah

Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Komentar
Berita Terbaru