Bupati Bengkalis Minta semua Elemen Peduli
BENGKALIS -Bupati Bengkalis, Amril Mukminin mengatakan saat ini umat Islam, tak terkecuali di Kabupaten Bengkalis, tengah menghadapi berbagai pengaruh negatif yang menyebabkan terkikisnyaakidah dan akhlak umat. Mulai dari masalahnarkoba di tengah-tengah masyarakat, pergaulan bebas, prostitusi, kenakalan remaja, minuman keras dan lain sebagainya.
"Kemudian munculnya sempalan aliran agama yang mengarah padaaliran sesat, serta kemiskinan yangberpotensi menimbulkan kerawananakidahdanakhlak," jelas Bupati.
Kondisi ini, menurut Amril, dibutuhkan perhatian dan penanganan serius.Jika semua komponenterpanggil untukmemeliharadan menjaga kehidupanberagama,maka berbagai persoalanyangmunculakandapat diatasi sebagaimanamestinya.
Ungkapan itu disampaikannya, diwakili Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) H Arianto, saat membuka secara resmi kegiatantemu tokoh agama, ulama dan umara' dalam upaya pembangunan setrategis bidang keagamaan, yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis, Sabtu (7/1/2016).
Sesuai topik pembahasan pada pertemuan itu, yakni, masalah penyakit masyarakat, kemudian maraknya warnet dan game online terhadap prilaku masyarakat, serta masalah kekerasan rumah tangga. Persoalan-persoalan tersebut, saat ini sangat mengkhawatirkan bagi umat Islam.
"Karena itu, kita tidak boleh lengah harus bergandeng tangan untuk berupaya membentengi umat agar terhindar dari perbuatan-perbuatan tak terpuji dimaksud," ucap Plt Sekda membacakan sambutan tertulis Bupati Bengkalis.
Kemudian, lanjutnya,ada beberapa hal yang sangat mengkhawatirkan dalam pembangunan keagamaan, seperti adanya upaya pendangkalan aqidah dan penyebaran aliran sesat.
"Kita tentu harus bekerja keras dan bekerjasama dengan melibatkan komponen masyarakat untuk mengawasi, membentengi dan membimbing umat Islam di negeri ini. Hal tersebut dapat dimulai dari pembangunan aqidah keluarga, generasi muda dan masyarakat kita dari ancaman dan pengaruh serta aksi pendangkalan aqidah, bahkan pemurtadan, penyebaran aliran sesat dan aliran sempalan," harapnya.(B. One)
"Kemudian munculnya sempalan aliran agama yang mengarah padaaliran sesat, serta kemiskinan yangberpotensi menimbulkan kerawananakidahdanakhlak," jelas Bupati.
Kondisi ini, menurut Amril, dibutuhkan perhatian dan penanganan serius.Jika semua komponenterpanggil untukmemeliharadan menjaga kehidupanberagama,maka berbagai persoalanyangmunculakandapat diatasi sebagaimanamestinya.
Ungkapan itu disampaikannya, diwakili Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) H Arianto, saat membuka secara resmi kegiatantemu tokoh agama, ulama dan umara' dalam upaya pembangunan setrategis bidang keagamaan, yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis, Sabtu (7/1/2016).
Sesuai topik pembahasan pada pertemuan itu, yakni, masalah penyakit masyarakat, kemudian maraknya warnet dan game online terhadap prilaku masyarakat, serta masalah kekerasan rumah tangga. Persoalan-persoalan tersebut, saat ini sangat mengkhawatirkan bagi umat Islam.
"Karena itu, kita tidak boleh lengah harus bergandeng tangan untuk berupaya membentengi umat agar terhindar dari perbuatan-perbuatan tak terpuji dimaksud," ucap Plt Sekda membacakan sambutan tertulis Bupati Bengkalis.
Kemudian, lanjutnya,ada beberapa hal yang sangat mengkhawatirkan dalam pembangunan keagamaan, seperti adanya upaya pendangkalan aqidah dan penyebaran aliran sesat.
"Kita tentu harus bekerja keras dan bekerjasama dengan melibatkan komponen masyarakat untuk mengawasi, membentengi dan membimbing umat Islam di negeri ini. Hal tersebut dapat dimulai dari pembangunan aqidah keluarga, generasi muda dan masyarakat kita dari ancaman dan pengaruh serta aksi pendangkalan aqidah, bahkan pemurtadan, penyebaran aliran sesat dan aliran sempalan," harapnya.(B. One)
Baca Juga:
- MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
- Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah
- Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
SHARE:
Berita Terkait
MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah
Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
Komsos Babinsa di Selatpanjang Timur, Tekankan Gotong Royong dan Antisipasi Karhutla
Cegah Karhutla, Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Alahair Timur
Sertu Amsyaya Temui Warga Insit, Perkuat Komunikasi Sosial
Komentar