Jumat, 06 November 2026 WIB
Jumat, 06 November 2026 WIB

Bupati: Kenali nilai sejarah sendiri sebelum mengenal sejarah daerah lain

- Rabu, 19 April 2017 11:16 WIB
Bupati: Kenali nilai sejarah sendiri sebelum mengenal sejarah daerah lain
BENGKALIS -Bupati Bengkalis Amril Mukminin, Selasa malam (18/4/2017) mengajak seluruh guru mata pelajaran sejarah dan IPS se-Indonesia untuk menggeliatkan dan menggali sejarah lokal daerah.

"Kami mengajak siswa dan memberikan tugas kepada mereka untuk menggali sejarah lokal, agar mereka mengetahui sejarah daerahnya sendiri sebelum mengenal sejarah daerah lain," demikian diungkapkan Amril Mukminin saat malam penutupan Internalisasi Nilai Kebangsaan di Wilayah Perbatasan, di Balai Kerapatan Wisma Daerah Sri Makhota, Bengkalis, Selasa malam (18/4/2017).

Dikatakan mantan Kepala Desa Muara Basung ini, sejarah adalah jembatan menghubungkan masa lalu dengan masa depan melalui rekonstruksi masa kini. Peristiwa sejarah tidaklah akan berdiri sendiri, tetapi akan senantiasa membawa pengaruh terhadap peristiwa-peristiwa selanjutnya.

Saat ini, ungkap Amril, hal yang perlu dipikirkan bagaimana proses pembelajaran dari peristiwa sejarah bisa lebih bermakna, sehingga pengetahuan tentang masa lampau yang mengandung nilai-nilai kearifan tersebut, benar-benar dapat digunakan untuk melatih kecerdasan, membentuk sikap, watak dan kepribadian peserta didik. Sebab, mata pelajaran sejarah memiliki arti strategis dalam pembentukan watak dan peradaban bangsa yang bermartabat serta dalam pembentukan manusia Indonesia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air

"Pembentukan kepribadian nasional beserta identitas dan jati diri tidak akan terwujud tanpa adanya pengembangan kesadaran sejarah sebagai sumber inspirasi dan aspirasi. kepribadian nasional, identitas, dan jati diri berkembang melalui pengalaman kolektif bangsa, yaitu proses sejarah," ungkap Amril Mukminin.

Seluruh peserta khususnya dari luar Kabupaten Bengkalis, diharapkan agar nilai-nilai sejarah lokal yang dimiliki daerah ini seperti hasil kunjungan ke Makam Datuk Laksamana Raja Dilaut di Kecamatan Bukit Batu, dapat dijadikan sebagai salah satu referensi dalam meningkatan internalisasi nilai-nilai kebangsaan kepada peserta didik. Begitu pula nilai-nilai kearifan lokal, khususnya budaya Melayu yang ada di daerah ini.

"Sedangkan kepada peserta dari Kabupaten Bengkalis, keikutsertaan pada kegiatan ini, hendaknya benar-benar dapat diimplementasikan, sehingga peserta didik semakin mengetahui sejarah lokal sebagai bagian yang tak terpisahkan dari sejarah nasional," ungkap Amril Mukminin.

Pada malam kegiatan penutupan, selain dihadiri seluruh guru mata pelajara IPS dan Sejarah dari 34 provinsi se-Indonesia dari Bali, juga turut hadir Bupati Bengkalis Amril Mukminin dan Bupati Siak Syamsuar, serta Kasubid Internalisasi Nilai Sejahra Direktorat Sejarah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Edi Suwardi, Plt Kepala Dinas Pendidikan Bengkalis Edi Sakura dan Kepala Dinas Pendidikan Siak Kadri Hafis. (Gus)

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Dari SBF 2026, Pemkab Meranti Jajaki Peluang Investasi dan Pengembangan Pasar Sagu

Dari SBF 2026, Pemkab Meranti Jajaki Peluang Investasi dan Pengembangan Pasar Sagu

Menuju Kepastian Hukum Batas Wilayah, Wabup Muzamil Minta Dukungan Pemprov Riau

Menuju Kepastian Hukum Batas Wilayah, Wabup Muzamil Minta Dukungan Pemprov Riau

Salahgunakan Izin Tinggal, Imigrasi Kepulauan Meranti Deportasi WN Tiongkok

Salahgunakan Izin Tinggal, Imigrasi Kepulauan Meranti Deportasi WN Tiongkok

Demi Sarana Pendidikan Berkualitas, Bupati Asmar Jemput Bola untuk Revitalisasi Sekolah 2027

Demi Sarana Pendidikan Berkualitas, Bupati Asmar Jemput Bola untuk Revitalisasi Sekolah 2027

Muzamil Emban Amanah di IMI Riau, Buka Peluang Kemajuan Otomotif Meranti

Muzamil Emban Amanah di IMI Riau, Buka Peluang Kemajuan Otomotif Meranti

Pemkab Kepulauan Meranti Tata Inventarisasi Aset Kelistrikan

Pemkab Kepulauan Meranti Tata Inventarisasi Aset Kelistrikan

Komentar
Berita Terbaru