Selasa, 23 Juni 2026 WIB
Selasa, 23 Juni 2026 WIB

Besok, KUA-PPAS Perubahan Disampaikan ke DPRD Bengkalis  

- Minggu, 27 September 2015 11:00 WIB
Besok, KUA-PPAS Perubahan Disampaikan ke DPRD Bengkalis  
BENGKALIS-Pihak eksekutif berencana akan menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum (KUA) dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara ( PPAS) Perubahan 2015 kepada DPRD Bengkalis hari ini, Senin (28/9/2015).

Baca Juga:

"Rencana Senin besok akan kita serahkan ke Dewan," ujar Kepala Bappeda Bengkalis, Jondi Indra Bustian kepada sejumlah wartawan di sela-sela pemotongan hewan kurban di Kantor Bappeda, Sabtu (26/9/2015).

Ketika ditanya wartawan berapa perkiraan RAPB-P 2015 yang akan diajukan ke DPRD, Jondi belum bisa menyampaikan angka pastinya. Namun menurutnya, akan mengalami penambahan dari APBD murni 2015.

"Beberapa kegiatan di SKPD memang ada yang dikurangi. Tapi ada juga yang mengalami penambahan. Kita perkirakan RAPBD-Perubahan akan mengalami penambahan," ujarnya.

Menurut Jondi, APBD 2015 diperkirakan tidak defisit kendati penerimaan Dana Bagi Hasil (DBH) Minyak dan Gas (Migas) dari pusat mengalami penurunan, karena tertutupi oleh pendapatan lain yang meningkat serta dana cadangan.

"DBH memang berkurang, tapi ada pendapatan sektor lain yang meningkat. Kita juga masih memiliki dana talangan proyek multiyears sehingga bisa menutupi kekurangan tersebut. Asumsi kita, malah APBD Perubahan akan mengalami penambahan," pungkasnya.

Sebelumnya, kalangan dewan mendesak eksekutif untuk segera merampungkan penyusunan sehingga dapat diserahkan dan dibahas Badan Anggaran (Banggar). Seperti disampaikan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Bengkalis, Nurazmi Hasyim, fraksinya mendesak supaya Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) segera menuntaskan penyusunan RAPBD-P 2015 dan menyerahkan ke DPRD Bengkalis.


Menurutnya, sejauh ini belum ada komunikasi intens antara dewan dengan eksekutif terkait penyampaian KUA-PPAS Perubahan 2015.

Sementara Wakil Ketua DPRD Bengkalis, Zulhelmi juga mengharapkan koordinasi dua arah antara eksekutif dan legislatif terus dilakukan secara intens. Apalagi soal RAPBD baik murni maupun perubahan harus selalu dikomunikasikan supaya dapat diperoleh rumusan yang matang dalam pelaksanaannya. Diakuinya, sejauh ini RAPBD-P belum diserahkan ke dewan.


"Kita sangat berharap tradisi molor dalam pembahasan hingga pengesahan RPABD murni dan perubahan sudah saatnya dihilangkan. Padahal APBD menyangkut skala prioritas pembangunan daerah dan harus diselesaikan tepat waktu dan dilakukan secepat mungkin untuk kepentingan daerah bukan perorangan,"papar Zulhelmi.


Politisi PKS ini berharap dalam September ini, RPABD-P dapat disampaikan ke dewan. DPRD sendiri siap pro aktif melakukan pembahasan, baik melalui hearing di tingkat komisi sampai pembahasan di tingkat Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).(Gus)

SHARE:
Berita Terkait
Kejurda SMI Pekanbaru 2026, Perguruan Pencak Silat SMI Komwil Meranti Sabet 50 Medali

Kejurda SMI Pekanbaru 2026, Perguruan Pencak Silat SMI Komwil Meranti Sabet 50 Medali

Kejurprov Catur Riau 2026: Kontingen Meranti Raih Tiga Emas, KONI Bidik Lima Besar Porprov 2027

Kejurprov Catur Riau 2026: Kontingen Meranti Raih Tiga Emas, KONI Bidik Lima Besar Porprov 2027

Perjuangkan Pembangunan dan Infrastruktur Kepulauan Meranti, Bupati Asmar Temui Bappenas RI

Perjuangkan Pembangunan dan Infrastruktur Kepulauan Meranti, Bupati Asmar Temui Bappenas RI

Pilkades Serentak 2026, ASN dan Perangkat Desa Diingatkan Tetap Netral

Pilkades Serentak 2026, ASN dan Perangkat Desa Diingatkan Tetap Netral

Patroli Rutin Karhutla di Desa Insit, Babinsa Ingatkan Bahaya Membakar Lahan

Patroli Rutin Karhutla di Desa Insit, Babinsa Ingatkan Bahaya Membakar Lahan

Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Edukasi Masyarakat soal Hukum dan Pancasila

Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Edukasi Masyarakat soal Hukum dan Pancasila

Komentar
Berita Terbaru