Besar Harapan Andi Rachman Agar IT Menembus Seluruh Desa Di Riau
PEKANBARU - Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman (Andi Rachman) tak bisa mengungkapkan rasa kebahagiannya jika Information Technology (IT) dapat menembus pedesaan yang ada di wilayah Riau.
Namun tampaknya, keinginan Gubernur Riau untuk memperkenalkan IT sampai ke sudut Riau akan sedikit terkendala. Salah satu faktornya adalah minimnya campur tangan pihak lain, sebab upaya itu tentunya tidak bisa dilakukan sendiri oleh daerah Riau.
"Salah satu pengenalan IT itu bisa dilakukan dengan cara pengadaan Wireless Fidelity (WiFi) sampai ke desa-desa. Kalau WiFi tentunya terkait operator. Daerah tidak bisa bekerja sendiri dan pastinya membutuhkan bantuan dari pihak lain," katanya di Gedung Daerah, Kamis, 20 April 2017.
Banyak yang akan terbantu jika IT bisa mampu menembus pelosok Riau. Pembuatan laporan dari desa untuk diteruskan ke Provinsi, pengawasan-pengawasan serta peningkatan sektor ekonomi Riau akan terbantu.
"Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) juga sangat membutuhkan IT. Pendidikan, kesehatan di daerah yang khususnya untuk Puskesmas yang sedang gencar-gencarnya kita lakukan dalam meningkatkan SDM dan infrastruktur," imbuhnya.
Untuk itu, Andi Rachman berharap proyek raksasa milik Kementerian Komunikasi dan Informatika yang akan membangun infrastruktur serat optik (fiber optik) di sepanjang pesisir Riau dan kepulauan Riau tidak mengalami penundaan.
"Asal itu tidak tertunda, pembangunan itu memang sangat dibutuhkan bagi Riau kedepannya," tutupnya.(riauonline)
Namun tampaknya, keinginan Gubernur Riau untuk memperkenalkan IT sampai ke sudut Riau akan sedikit terkendala. Salah satu faktornya adalah minimnya campur tangan pihak lain, sebab upaya itu tentunya tidak bisa dilakukan sendiri oleh daerah Riau.
"Salah satu pengenalan IT itu bisa dilakukan dengan cara pengadaan Wireless Fidelity (WiFi) sampai ke desa-desa. Kalau WiFi tentunya terkait operator. Daerah tidak bisa bekerja sendiri dan pastinya membutuhkan bantuan dari pihak lain," katanya di Gedung Daerah, Kamis, 20 April 2017.
Banyak yang akan terbantu jika IT bisa mampu menembus pelosok Riau. Pembuatan laporan dari desa untuk diteruskan ke Provinsi, pengawasan-pengawasan serta peningkatan sektor ekonomi Riau akan terbantu.
"Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) juga sangat membutuhkan IT. Pendidikan, kesehatan di daerah yang khususnya untuk Puskesmas yang sedang gencar-gencarnya kita lakukan dalam meningkatkan SDM dan infrastruktur," imbuhnya.
Untuk itu, Andi Rachman berharap proyek raksasa milik Kementerian Komunikasi dan Informatika yang akan membangun infrastruktur serat optik (fiber optik) di sepanjang pesisir Riau dan kepulauan Riau tidak mengalami penundaan.
"Asal itu tidak tertunda, pembangunan itu memang sangat dibutuhkan bagi Riau kedepannya," tutupnya.(riauonline)
Baca Juga:
- MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
- Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah
- Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
SHARE:
Berita Terkait
MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah
Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
Komsos Babinsa di Selatpanjang Timur, Tekankan Gotong Royong dan Antisipasi Karhutla
Cegah Karhutla, Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Alahair Timur
Sertu Amsyaya Temui Warga Insit, Perkuat Komunikasi Sosial
Komentar