Bengkalis Mengaji Semarakan Pawai Taaruf MTQ Provinsi Riau di Tembilahan Inhil
BENGKALIS - Mengusung tema Bengkalis Mengaji keikutsertaan Bengkalis dalam ajang Pawai Taaruf Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXIII Provinsi Riau mampu semarakan dan memukau ribuan penonton yang memadati arena pawai yang mulai dari Jalan M. Boya dan berakhir diarena stand pameran Jl. Kapten Mukhtar, kota Tembilahan Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (13/12/2014).
Tampil diurutan nomor 9 para Kafilah dan ofisial Kabupaten Bengkalis dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) H. Burhanuddin, lambaian tangan para petinggi pemerintahan Provinsi Riau ikut terpukau saat miniatur mobil hias rumah adat melayu sebagai sanggar tempat mengaji berpadu miniatur tugu musium perminyakan kota Duri tersebut melintas didepan panggung Kehormatan.
Sementara itu, Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh didampingi istri Hj. Romaini Herliyan dipanggung kehormatan ikut berdiri mengapresiasi dengan melambaikan tangan seraya memberikan semangat.
Iring-iringan kafilah Bengkalis semakin semarak dengan adanya arak-arakan marching band, bujang dara, kompang, puluhan kepala SKPD, dan rombongan anak-anak menggunakan kostum badut simbol pertanian dan perikanan. Tidak itu saja, Sekda juga berkesempatan memberikan cenderamata kepada Plt. Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman beserta tamu kehormatan lainnya.
Ditemui usai menghadiri Pawai Taaruf, H Herliyan Saleh menyebutkan bahwa tema Bengkalis Mengaji dimaksudkan mengangkat kembali program Maghrib Mengaji yang sudah dicanangkan pemerintah Bengkalis sejak tahun 2011 silam.
“Pesan moral dari tema pawai taaruf kita kali ini agar orang tua terus memotivasi anak-anak giat membaca, mempelajari dan mendalami Al Quran. Sehingga akan dapat membentuk pribadi yang santun dan berakhlakul karimah”, ujarnya sambil tersenyum.(Gus)
Tampil diurutan nomor 9 para Kafilah dan ofisial Kabupaten Bengkalis dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) H. Burhanuddin, lambaian tangan para petinggi pemerintahan Provinsi Riau ikut terpukau saat miniatur mobil hias rumah adat melayu sebagai sanggar tempat mengaji berpadu miniatur tugu musium perminyakan kota Duri tersebut melintas didepan panggung Kehormatan.
Sementara itu, Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh didampingi istri Hj. Romaini Herliyan dipanggung kehormatan ikut berdiri mengapresiasi dengan melambaikan tangan seraya memberikan semangat.
Iring-iringan kafilah Bengkalis semakin semarak dengan adanya arak-arakan marching band, bujang dara, kompang, puluhan kepala SKPD, dan rombongan anak-anak menggunakan kostum badut simbol pertanian dan perikanan. Tidak itu saja, Sekda juga berkesempatan memberikan cenderamata kepada Plt. Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman beserta tamu kehormatan lainnya.
Ditemui usai menghadiri Pawai Taaruf, H Herliyan Saleh menyebutkan bahwa tema Bengkalis Mengaji dimaksudkan mengangkat kembali program Maghrib Mengaji yang sudah dicanangkan pemerintah Bengkalis sejak tahun 2011 silam.
“Pesan moral dari tema pawai taaruf kita kali ini agar orang tua terus memotivasi anak-anak giat membaca, mempelajari dan mendalami Al Quran. Sehingga akan dapat membentuk pribadi yang santun dan berakhlakul karimah”, ujarnya sambil tersenyum.(Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Sekda Meranti Tekankan 9 Aspek Penting ke Aparatur di Kecamatan Merbau
Bupati Asmar Harap Pilkades Serentak 8 Oktober Berlangsung Sukses
Tinjau Penanganan Karhutla di Gemalasari, Bupati Asmar : Tetap Waspada Cegah Kebakaran
Lantik 13 Pejabat, Ini Pesan dan Harapan Sekda Meranti
Terkait Penggeledahan Bagian Umum, Pemkab Meranti Hormati Proses Hukum
Perkuat Kehadiran Negara di Pulau Rangsang, Pemkab Meranti Gesa Terwujudnya PLBN Tanjung Kedabu
Komentar