Belum Lama Direnovasi, Plafon Kantor Disparbudpora Bengkalis Ambruk
BENGKALIS -Belum genap setahun dilakukan renovasi, ruangan Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga kabupaten Bengkalis roboh.
Robohnya bangunan diruangan Kadis Disbudparora tersebut terjadi pada, Selasa 22 Agustus 2017 kemarin, memang dalam kejadian itu, tidak ada korban jiwa.
Sementara itu, dari sumber yang bisa dipercaya bahwa Proyek pekerjaan renovasi tersebut dilakukan pada tahun 2016 silam yang dikerjakan oleh CV. Nurhayati 3, dengan nilai kontrak Rp700 juta lebih.
"Robohnya semalam, Plafon sama tembok batu yang roboh, kalau kerjanya seperti ini, kan bisa membahayakan kami. Dan satu lagi, saat kejadian untung saja pak Eduar tidak ada diruangan,"ujar salah seorang Pegawai di Disbudparpora kepada wartawan, Rabu (23/8/2017).
Diutarakannya lagi, diduga rekanan yang mengerjakan proyek renovasi itu sangat diragukan kualitasnya. Tembok batu dan tiang tidak bersatu, dan asal tempel.
"Itu batu dan tiang tidak menyatu, jadi beginilah kejadiannya sampai roboh, antara tiang dan ikatan batu tidak menyatu,"ulasnya lagi.
Disisi lain, Kadis Disbudparpora H. Eduar ketika di konfirmasi membenarkan dengan kejadian tersebut. Tetapi dia seolah olah mengelak bahwa pekerjaan proyek renovasi itu sudah lama. Padahal dari informasi yang didapat bahwa proyek renovasi ini dikerjakan tahun 2016 silam.
"Benar, plafon dan tembok diruangan saya roboh, itu petanda bagi saya,"ungkapnya singkat yang diketahui dirinya sedang berada di pulau Rupat.
Dari pantauan dilokasi, dengan robohnya bangunan di ruangan Kadis Disbudparpora itu, saat ini langsung perbaikan. (Gus)
Robohnya bangunan diruangan Kadis Disbudparora tersebut terjadi pada, Selasa 22 Agustus 2017 kemarin, memang dalam kejadian itu, tidak ada korban jiwa.
Sementara itu, dari sumber yang bisa dipercaya bahwa Proyek pekerjaan renovasi tersebut dilakukan pada tahun 2016 silam yang dikerjakan oleh CV. Nurhayati 3, dengan nilai kontrak Rp700 juta lebih.
"Robohnya semalam, Plafon sama tembok batu yang roboh, kalau kerjanya seperti ini, kan bisa membahayakan kami. Dan satu lagi, saat kejadian untung saja pak Eduar tidak ada diruangan,"ujar salah seorang Pegawai di Disbudparpora kepada wartawan, Rabu (23/8/2017).
Diutarakannya lagi, diduga rekanan yang mengerjakan proyek renovasi itu sangat diragukan kualitasnya. Tembok batu dan tiang tidak bersatu, dan asal tempel.
"Itu batu dan tiang tidak menyatu, jadi beginilah kejadiannya sampai roboh, antara tiang dan ikatan batu tidak menyatu,"ulasnya lagi.
Disisi lain, Kadis Disbudparpora H. Eduar ketika di konfirmasi membenarkan dengan kejadian tersebut. Tetapi dia seolah olah mengelak bahwa pekerjaan proyek renovasi itu sudah lama. Padahal dari informasi yang didapat bahwa proyek renovasi ini dikerjakan tahun 2016 silam.
"Benar, plafon dan tembok diruangan saya roboh, itu petanda bagi saya,"ungkapnya singkat yang diketahui dirinya sedang berada di pulau Rupat.
Dari pantauan dilokasi, dengan robohnya bangunan di ruangan Kadis Disbudparpora itu, saat ini langsung perbaikan. (Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
PBFI Kepulauan Meranti Taja Kejurkab Men Fitness 2026
Komsos Jadi Sarana Babinsa Desa Lemang Perkuat Solidaritas Masyarakat
Cegah Karhutla, Babinsa Koramil Tebing Tinggi Intensifkan Patroli di Desa Sendaur
Perusahaan dari Malaysia Lirik Potensi Meranti, Wabup Muzamil Perkenalkan Empat Komoditas Unggulan
Komsos dengan Warga Banglas, Babinsa Tekankan Kebersihan dan Keamanan Lingkungan
Babinsa bersama Warga Melai Intens Patroli Cegah Karhutla
Komentar