Belum Digunakan, Tiang Jembatan Dermaga Pelabuhan Roro Bengkalis sudah Keropos
BENGKALIS -Pelabuhan baru Roro Bengkalis Air Putih ditargetkan selesai sebelum lebaran Idul Fitri. Namun kondisi pelabuhan baru tersebut terlihat mengkhawatirkan jika dilihat pada kondisi air laut surut.
Pasalnya saat air laut surut sejumlah beton tiang Jembatan pelabuhan terlihat kasat mata mulai keropos. Sebagian tiang beton tersebut mengecil karena dimakan air laut. Bahkan jika diperhatikan dari dekat akan terlibat besi rangka beton tiang tersebut.
Menanggapi kondisi ini , menurut Ketua Gabungan Pelaksana Kontruksi Seluruh Indonesia (Gapensi) Bengkalis Suhaimi, pihaknya meragukan jembatan tersebut dapat bertahan lama.
“Jangankan untuk bertahan sampai dua puluh tahun, untuk sepuluh tahun saja masih kita ragukan,” terang Suhaimi kepada sejumlah wartawan, Senin (30/5).
Dijelaskan Suhaimi, pihaknya meragukan jembatan tersebut karena belum di gunakan saja tiang jembatan sudah mulai kerobos dikerus air laut. Hal ini sangat disayangkan pihaknya.
Untuk itu kata dia, pihaknya meminta dinas terkait harus teliti dalam pembangunan jembatan pelabuhan roro baru tersebut. Perlu kembali di review pembangunan jembatan roro tersebut.
“Kaerena penggunaan jembatan pelabuhan roro tersebut sangat bersetuhan dengan hidup orang banyak. Sebab jika digunakan tejadi patah tentu mengancam nyawa orang banyak,” terang dia.
Lanjut dia, pihaknya berharap jembatan tersebut di bongkar, karena di nilai tidak layak untuk digunakan. "Itu seharusnya dibongkar karena tidak layak, bisa membahayakan kalau digunakan," tandasnya.
Baca Juga:
Babinsa Tebing Tinggi Gelar Komsos di Alahair Timur, Ingatkan Warga Jaga Keamanan dan Cegah Karhutla
Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Bersama BPBD Patroli Karhutla di Desa Insit
Lapas Selatpanjang Gandeng Disdukcapil Tertibkan Data Warga Binaan
MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah