Bayar Hutang Proyek, Pemprov Riau Alokasikan Rp 50 Juta di APBD-P
PEKANBARU -Pemerintah Provinsi Riau terus menginventarisir persoalan-persoalan yang sebelum sempat menjadi sorotan. Begitu juga dengan rencana melunaskan hutang pada pengerjaan beberapa proyek beberapa waktu lalu.
Dalam implementasinya, Pemerintah Provinsi Riau mengalokasikan anggaran sebanyak Rp50 miliar di APBD perubahan. Hal itu dilakukan untuk menuntaskan persoalan yang tentunya mengacu pada aturan dan ketentuan yang berlaku.
Kepala Biro Pembangunan Setdaprov Riau Indra SE mengatakan, hal itu sudah diajukan pada APBD perubahan. Nantinya Pembayaran utang itu akan dilakukan dalam bentuk Surat Perintah Membayar (SPM).
"Semuanya tentu perlu proses. Yang jelas untuk di Dinas PUPR kami sudah alokasikan Rp 50 miliar di APBD perubahan," paparnya, Kamis (12/10/2017).
Dengan tahapan tersebut diharapkan menjadi solusi terbaik. Selain itu, pihaknya juga tidak ingin gegabah dengan menuntaskan persoalan dengan tetap mengacu pada aturan dan ketentuan yang berlaku.
"Mudah-mudahan tidak ada kendala lagi. Diharapkan sisa pembayaran utang kontraktor itu dibayarkan pada APBD perubahan. Kita tunggu saja prosesnya," imbuhnya lagi.(mcr)
Dalam implementasinya, Pemerintah Provinsi Riau mengalokasikan anggaran sebanyak Rp50 miliar di APBD perubahan. Hal itu dilakukan untuk menuntaskan persoalan yang tentunya mengacu pada aturan dan ketentuan yang berlaku.
Kepala Biro Pembangunan Setdaprov Riau Indra SE mengatakan, hal itu sudah diajukan pada APBD perubahan. Nantinya Pembayaran utang itu akan dilakukan dalam bentuk Surat Perintah Membayar (SPM).
"Semuanya tentu perlu proses. Yang jelas untuk di Dinas PUPR kami sudah alokasikan Rp 50 miliar di APBD perubahan," paparnya, Kamis (12/10/2017).
Dengan tahapan tersebut diharapkan menjadi solusi terbaik. Selain itu, pihaknya juga tidak ingin gegabah dengan menuntaskan persoalan dengan tetap mengacu pada aturan dan ketentuan yang berlaku.
"Mudah-mudahan tidak ada kendala lagi. Diharapkan sisa pembayaran utang kontraktor itu dibayarkan pada APBD perubahan. Kita tunggu saja prosesnya," imbuhnya lagi.(mcr)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Komsos Jadi Sarana Babinsa Desa Lemang Perkuat Solidaritas Masyarakat
Cegah Karhutla, Babinsa Koramil Tebing Tinggi Intensifkan Patroli di Desa Sendaur
Perusahaan dari Malaysia Lirik Potensi Meranti, Wabup Muzamil Perkenalkan Empat Komoditas Unggulan
Komsos dengan Warga Banglas, Babinsa Tekankan Kebersihan dan Keamanan Lingkungan
Babinsa bersama Warga Melai Intens Patroli Cegah Karhutla
Polda Riau Rotasi Dua Kasat dan Kapolsek di Polres Kepulauan Meranti
Komentar