BPBD Diminta Matangkan Perencanaan Penanggulangan Bencana
BENGKALIS -Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, diwakili Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan, Umi Kalsum secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) penanggulanan bencana Daerah, yang diikuti 80 peserta dari 22 intansi Pemerintahan Kabupaten Bengkalis.
Rapat yang mengusung tema wujudkan kesiapsiagaan, ketangguhan pemerintah dan masyarakat dalam bingkai kebersamaan bencana itu, dilaksanakan di gedung Daerah Laksamana Raja Dilaut, Rabu (3/5/2017).
Pada kesempatan itu Umi Kalsum mengatakan Rakor yang dilaksanakan BPBD harus dapat membuahkan hasil dalam upaya menanggulangi bencana yang terjadi di Kabupten Bengkalis ini.
"Melalui rakor ini, diharapkan dapat terwujud perencanaan yang matang di bidang penanggulangan bencana serta terjalinnya hubungan dan sinergi yang harmonis antara badan penanggulangan bencana kabupaten dan kecamatan se-Kabupaten Bengkalis maupun stakeholder lainnya," ungkap Umi.
Pada sambutannya, Umi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis, sangat serius dalam menanggapi berbagai persoalan bencana daerah. Untuk itu, sesuai dengan Peraturan Daerah nomor 3 tahun 2016, maka dibentuklah BPBD tersebut.
"Sebagai daerah yang rawan bencana, baik yang disebabkan faktor alam, non alam dan juga ulah manusia, kita masih belum dapat meniadakan resiko bencana yang terjadi. Untuk itu, diperlukan kemampuan dalam mengindetifikasi, menganalisis dan mengambil tindakan pencegahan dan mitigasi, agar dapat mengurangi tingkat resiko terjadinya bencana tersebut," sambungnya.
Umi berharap seluruh peserta agar berbagi pengalaman, menjalankan sistem penanggulangan bencana dan menyelenggarakannya serta adanya komitmen, dukungan dan perhatian dari semua pihak dalam upaya penanggulangan bencana khususnya di Kabupaten Bengkalis Negeri Junjungan.
Turut hadir dalam Rakor tersebut, sejumlah pejabat administrator dan pengawas Kabupaten Bengkalis, dan Camat se-Kabupaten Bengkalis, serta Forkopimda Kabupaten Bengkalis.
Kemudian, Kepala Pelaksana BPBD, Muchammad Jalal, perwakilan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana pusat, Iwan Subiyantoro, perwakilan BPBD Provinsi Riau, Naspi Yendri.
Adapun tujuan dilaksanakan Rakor ini, sebagai sinkronisasi dan sinergi dalam kesigapan menghadapi bencana daerah.(Humas)
Rapat yang mengusung tema wujudkan kesiapsiagaan, ketangguhan pemerintah dan masyarakat dalam bingkai kebersamaan bencana itu, dilaksanakan di gedung Daerah Laksamana Raja Dilaut, Rabu (3/5/2017).
Pada kesempatan itu Umi Kalsum mengatakan Rakor yang dilaksanakan BPBD harus dapat membuahkan hasil dalam upaya menanggulangi bencana yang terjadi di Kabupten Bengkalis ini.
"Melalui rakor ini, diharapkan dapat terwujud perencanaan yang matang di bidang penanggulangan bencana serta terjalinnya hubungan dan sinergi yang harmonis antara badan penanggulangan bencana kabupaten dan kecamatan se-Kabupaten Bengkalis maupun stakeholder lainnya," ungkap Umi.
Pada sambutannya, Umi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis, sangat serius dalam menanggapi berbagai persoalan bencana daerah. Untuk itu, sesuai dengan Peraturan Daerah nomor 3 tahun 2016, maka dibentuklah BPBD tersebut.
"Sebagai daerah yang rawan bencana, baik yang disebabkan faktor alam, non alam dan juga ulah manusia, kita masih belum dapat meniadakan resiko bencana yang terjadi. Untuk itu, diperlukan kemampuan dalam mengindetifikasi, menganalisis dan mengambil tindakan pencegahan dan mitigasi, agar dapat mengurangi tingkat resiko terjadinya bencana tersebut," sambungnya.
Umi berharap seluruh peserta agar berbagi pengalaman, menjalankan sistem penanggulangan bencana dan menyelenggarakannya serta adanya komitmen, dukungan dan perhatian dari semua pihak dalam upaya penanggulangan bencana khususnya di Kabupaten Bengkalis Negeri Junjungan.
Turut hadir dalam Rakor tersebut, sejumlah pejabat administrator dan pengawas Kabupaten Bengkalis, dan Camat se-Kabupaten Bengkalis, serta Forkopimda Kabupaten Bengkalis.
Kemudian, Kepala Pelaksana BPBD, Muchammad Jalal, perwakilan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana pusat, Iwan Subiyantoro, perwakilan BPBD Provinsi Riau, Naspi Yendri.
Adapun tujuan dilaksanakan Rakor ini, sebagai sinkronisasi dan sinergi dalam kesigapan menghadapi bencana daerah.(Humas)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Cegah Karhutla, Babinsa dan MPA Sisir Desa Insit
Komsos di Tanjung Samak, Babinsa Ingatkan Warga Jangan Bakar Lahan
PBFI Kepulauan Meranti Taja Kejurkab Men Fitness 2026
Komsos Jadi Sarana Babinsa Desa Lemang Perkuat Solidaritas Masyarakat
Cegah Karhutla, Babinsa Koramil Tebing Tinggi Intensifkan Patroli di Desa Sendaur
Perusahaan dari Malaysia Lirik Potensi Meranti, Wabup Muzamil Perkenalkan Empat Komoditas Unggulan
Komentar