Senin, 14 September 2026 WIB
Senin, 14 September 2026 WIB

BPBD-Damkar Bengkalis Bersiaga

- Senin, 19 Januari 2015 14:53 WIB
BPBD-Damkar Bengkalis Bersiaga

BENGALIS -Kondisi cuaca di kabupaten Bengkalis yang mulai memasuki musim panas yang rentan terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) membuat pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-Damkar) Kabupaten Bengkalis melakukan langkah siaga.

Baca Juga:


Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPBD-Damkar Kabupaten Bengkalis, Moch Jalal kepada awak media di Kantor Bupati Bengkalis, Senin (19/01).


"Kalau kami sejak kejadian kebakaran tanggal 13 kemaren sudah perintahkan di semua lini siaga, kemudian memantau dan merespon yang terjadi. Karena memang pengendalian itu ada pada kami," ucap Jalal.


Menurutnya, pengendalian Karhutla jika ada titik api yang terdeteksi, pihaknya akan segera direspon untuk dilakukan pemadaman. Sementara itu, diungkapkan Jalal pihaknya juga melakukan pemetaan untuk wilayah yang rawan karhutla.


"Yang rentan itukan sudah kita peta kan jadi Bengkalis itu secara umum sudah kita bagi tiga kategori. Untuk wilayah rawan satu itu kecamatan Bukit Batu, Siak kecil dan Rupat dan hari ini pun sudah muncul (titik api, red) di situ. Untuk di Rupat sudah kita padamkan tepatnya di daerah Mungkal pada hari kamis kemarin, regu kita sampai ke lokasi langsung di padamkan. Kemudian di Surya Agrindo dengan di Sadar jaya itu sudah diatasi oleh regu kita yang di Pakning kemudian regu di Siak Kecil dan ditambah RPK (Regu Pemadam Kebakaran) perusahaan kemudian ditambah MPA (Masyarakat Peduli Api) yang ada di desa Sadar jaya tersebut dengan masyarakat,"terangnya.


Disebutkan Jalal, BPBD-Damkar juga melakukan terus melakukan koordinasi dengan MPA untuk pendeteksi dan mengatasi karhutla.


"MPA itu kan dibentuk dan mereka kita tugaskan sesuai dengan kewenangannya. Mereka ini bertindak sebagai deteksi dininya jika muncul titik api mereka cepat melaporkan kemudian bersama-sama kita juga nanti jika dia tidak mampu untuk merespon kita bersama-sama ikut dia (melakukan pemadaman, red)," ucapnya.


Ia juga menghimbau agar masyarakat tidak lagi melakukan aktivitas pembakaran hutan dan lahan kembali.


"Himbauan cuaca ekstrim ini karena kita sudah berpindah musim saat ini, kemarin pada Desember kita banjir, namun ketika masuk Januari sudah ada titik api, jadi kita himbaulah kepada masyarakat kita karena cuacanya ekstrim dan angin kencang, yang pertama di harapkan Pemerintah jangan bakar sembarangan, dan tidak melakukan pembakaran lagi, karena undang-undangnya sangat jelas nanti jika tersangkut dapat ditindak dengan hukum yang berlaku, masyarakat tetap hati-hati dan wasapadalah," pesan Jalal. (Gus)


SHARE:
Berita Terkait
Sekda Meranti Tekankan 9 Aspek Penting ke Aparatur di Kecamatan Merbau

Sekda Meranti Tekankan 9 Aspek Penting ke Aparatur di Kecamatan Merbau

Bupati Asmar Harap Pilkades Serentak 8 Oktober Berlangsung Sukses

Bupati Asmar Harap Pilkades Serentak 8 Oktober Berlangsung Sukses

Tinjau Penanganan Karhutla di Gemalasari, Bupati Asmar : Tetap Waspada Cegah Kebakaran

Tinjau Penanganan Karhutla di Gemalasari, Bupati Asmar : Tetap Waspada Cegah Kebakaran

Lantik 13 Pejabat, Ini Pesan dan Harapan Sekda Meranti

Lantik 13 Pejabat, Ini Pesan dan Harapan Sekda Meranti

Terkait Penggeledahan Bagian Umum, Pemkab Meranti Hormati Proses Hukum

Terkait Penggeledahan Bagian Umum, Pemkab Meranti Hormati Proses Hukum

Perkuat Kehadiran Negara di Pulau Rangsang, Pemkab Meranti Gesa Terwujudnya PLBN Tanjung Kedabu

Perkuat Kehadiran Negara di Pulau Rangsang, Pemkab Meranti Gesa Terwujudnya PLBN Tanjung Kedabu

Komentar
Berita Terbaru