BLJ Tak Mampu Lagi Kelola Kolam Renang dan Waterpark, Disbudparpora Siapkan Berita Acara Serah Terima Aset
Baca Juga:
"Waktu itu (pertengahan Agustus,red), BLJ baru menyampaikan melalui surat tentang penyerahan kembali kolam renang dan waterpark. Secara resmi nanti melalui penandatanganan berita acara antara kita selaku penerima aset dan BLJ yang menyerahkan aset," ujar Kepala Disbudparpora Bengkalis, H Eduar kepada wartawan, Jumat (25/9).
Dikatakan, penyerahan secara resmi memang tidak bisa langsung dilakukan karena Disbudparpora harus memastikan dulu kelengkapan aset-aset yang ada di kolam renang maupun waterpark. Sebagai tindaklanjut, Disbudparpora telah meminta bantuan Inspektorat untuk melakukan audit. Namun menurut Inspektorat, sambung Eduar, kedua aset tersebut baru saja diaudit oleh BPKP.
"Karena itu kita cukup bentuk tim bersama antara Disbudparpora dan BLJ untuk melakukan pemeriksaan terhadap peralatan yang ada di dalamnya," kata Eduar.
Saat ditanya bagaimana kondisi kolam renang maupun waterpark saat dilakukan pemeriksaan, Eduar mengatakan secara umum masih bisa difungsikan. Namun, untuk kolam renang terjadi kebocoran di dasar kolam dan perlu ada perbaikan. "Disamping itu, menurut saya perlu ada perawatan lah agar kolam renang dan waterpark bisa benar-benar berfungsi dengan baik," ujarnya.
Begitu aset tersebut resmi menjadi milik Pemkab, Eduar mengatakan, baru dilanjutkan dengan rencana pengelolaan. "Sekarang kita belum berfikir ke sana karena asetnya saja secara resmi belum kita terima. Namun, ada pihak ketiga yang sudah mengajukan penawaran ke kita untuk mengelola kolam renang dan waterpark, yaitu HIPMI. Kalau mereka benar-benar berminat maka akan kita dudukkan kembali setelah aset tersebut resmi kita terima," ujar Eduar seraya berharap kalau tahun depan baik kolam renang maupun waterpark bisa beroperasi
Sebelumnya diberitatakan PT BLJ terpaksa menyerahkan kembali kolam renang dan waterpark "Dara Sembilan" karena setiap tahun mengalami kerugian dan terpaksa disubsidi melebihi Rp50 juta. Sementara kondisi saat ini, PT BLJ kesulitan keuangan, bahkan beberapa waktu lalu aliran listrik ke kantor PT BLJ diputus karena tidak ada uang untuk membayar tagihan (Gus)
Babinsa Tebing Tinggi Gelar Komsos di Alahair Timur, Ingatkan Warga Jaga Keamanan dan Cegah Karhutla
Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Bersama BPBD Patroli Karhutla di Desa Insit
Lapas Selatpanjang Gandeng Disdukcapil Tertibkan Data Warga Binaan
MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah