Rabu, 24 Juni 2026 WIB
Rabu, 24 Juni 2026 WIB

BLJ Tak Mampu Lagi Kelola Kolam Renang dan Waterpark, Disbudparpora Siapkan Berita Acara Serah Terima Aset

- Jumat, 25 September 2015 18:52 WIB
BLJ Tak Mampu Lagi Kelola Kolam Renang dan Waterpark, Disbudparpora Siapkan Berita Acara Serah Terima Aset
BENGKALIS – Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Bengkalis sedang menyiapkan berita acara serah terima aset pasca penyerahan kembali kolam renang dan waterpark "Dara Sembilan" dari BUMD PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ). Sebelum itu, kedua belah pihak sudah sama-sama ke lokasi untuk mendata aset yang ada.


Baca Juga:

"Waktu itu (pertengahan Agustus,red), BLJ baru menyampaikan melalui surat tentang penyerahan kembali kolam renang dan waterpark. Secara resmi nanti melalui penandatanganan berita acara antara kita selaku penerima aset dan BLJ yang menyerahkan aset," ujar Kepala Disbudparpora Bengkalis, H Eduar kepada wartawan, Jumat (25/9).


Dikatakan, penyerahan secara resmi memang tidak bisa langsung dilakukan karena Disbudparpora harus memastikan dulu kelengkapan aset-aset yang ada di kolam renang maupun waterpark. Sebagai tindaklanjut, Disbudparpora telah meminta bantuan Inspektorat untuk melakukan audit. Namun menurut Inspektorat, sambung Eduar, kedua aset tersebut baru saja diaudit oleh BPKP.


"Karena itu kita cukup bentuk tim bersama antara Disbudparpora dan BLJ untuk melakukan pemeriksaan terhadap peralatan yang ada di dalamnya," kata Eduar.


Saat ditanya bagaimana kondisi kolam renang maupun waterpark saat dilakukan pemeriksaan, Eduar mengatakan secara umum masih bisa difungsikan. Namun, untuk kolam renang terjadi kebocoran di dasar kolam dan perlu ada perbaikan. "Disamping itu, menurut saya perlu ada perawatan lah agar kolam renang dan waterpark bisa benar-benar berfungsi dengan baik," ujarnya.


Begitu aset tersebut resmi menjadi milik Pemkab, Eduar mengatakan, baru dilanjutkan dengan rencana pengelolaan. "Sekarang kita belum berfikir ke sana karena asetnya saja secara resmi belum kita terima. Namun, ada pihak ketiga yang sudah mengajukan penawaran ke kita untuk mengelola kolam renang dan waterpark, yaitu HIPMI. Kalau mereka benar-benar berminat maka akan kita dudukkan kembali setelah aset tersebut resmi kita terima," ujar Eduar seraya berharap kalau tahun depan baik kolam renang maupun waterpark bisa beroperasi


Sebelumnya diberitatakan PT BLJ terpaksa menyerahkan kembali kolam renang dan waterpark "Dara Sembilan" karena setiap tahun mengalami kerugian dan terpaksa disubsidi melebihi Rp50 juta. Sementara kondisi saat ini, PT BLJ kesulitan keuangan, bahkan beberapa waktu lalu aliran listrik ke kantor PT BLJ diputus karena tidak ada uang untuk membayar tagihan (Gus)

SHARE:
Berita Terkait
Usai Kalah hingga Mahkamah Agung, Swandi Kembali Pagar Aset Pemkab Meranti, Satpol PP Bersiap Turun

Usai Kalah hingga Mahkamah Agung, Swandi Kembali Pagar Aset Pemkab Meranti, Satpol PP Bersiap Turun

Di Forum Sosek Malindo, Pemkab Kepulauan Meranti Perjuangkan Nasib Pekerja Migran

Di Forum Sosek Malindo, Pemkab Kepulauan Meranti Perjuangkan Nasib Pekerja Migran

Komsos di Selatpanjang Kota, Babinsa Ajak Warga Utamakan Keselamatan Beraktivitas

Komsos di Selatpanjang Kota, Babinsa Ajak Warga Utamakan Keselamatan Beraktivitas

Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Rutin Sisir Desa Bantar

Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Rutin Sisir Desa Bantar

Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Dirjen Imigrasi Tegaskan Komitmen Perkuat Integritas dan Benahi Layanan Publik

Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Dirjen Imigrasi Tegaskan Komitmen Perkuat Integritas dan Benahi Layanan Publik

Kejurda SMI Pekanbaru 2026, Perguruan Pencak Silat SMI Komwil Meranti Sabet 50 Medali

Kejurda SMI Pekanbaru 2026, Perguruan Pencak Silat SMI Komwil Meranti Sabet 50 Medali

Komentar
Berita Terbaru