Ada 193 ODGJ Dipasung
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendorong seluruh insan kesehatan agar selalu menjaga integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tidak terkecuali orang dengan gangguan jiwa. Hal ini diharapkan dapat menurunkan angka penderita gangguan kejiwaan di Riau.
Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman mengungkapkan, berdasarkan data Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau tahun 2016, diketahui orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang di pasung di Riau berjumlah 193 orang.
Sedangkan, data dari RSJ Tampan Riau jumlah pasien pasung yang di rawat di tahun 2016 berjumlah 54 orang.
"Kita berharap di tahun 2017 ini akan mengalami penurunan yang signifikan khususnya orang dengan gangguan jiwa yang dipasung di Riau," ungkapnya saat memberikan sambutan pada Pekan Olahraga, Kesenian Rehabilitasi Mental (Porkesremen) dan Jambore Kesehatan Jiwa VI tingkat nasional di RSJ Tampan Pekanbaru, Jumat (20/10/2017).
Untuk itu, ia pun mengajak seluruh instansi terkait untuk menghormati hak-hak Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dengan memperluas program pencegahan masalah kesehatan jiwa.
"Ini untuk menurunkan angka penderita gangguan jiwa melalui pelayanan kesehatan yang baik," tandasnya.(mcr)
Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman mengungkapkan, berdasarkan data Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau tahun 2016, diketahui orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang di pasung di Riau berjumlah 193 orang.
Sedangkan, data dari RSJ Tampan Riau jumlah pasien pasung yang di rawat di tahun 2016 berjumlah 54 orang.
"Kita berharap di tahun 2017 ini akan mengalami penurunan yang signifikan khususnya orang dengan gangguan jiwa yang dipasung di Riau," ungkapnya saat memberikan sambutan pada Pekan Olahraga, Kesenian Rehabilitasi Mental (Porkesremen) dan Jambore Kesehatan Jiwa VI tingkat nasional di RSJ Tampan Pekanbaru, Jumat (20/10/2017).
Untuk itu, ia pun mengajak seluruh instansi terkait untuk menghormati hak-hak Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dengan memperluas program pencegahan masalah kesehatan jiwa.
"Ini untuk menurunkan angka penderita gangguan jiwa melalui pelayanan kesehatan yang baik," tandasnya.(mcr)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Komsos Jadi Sarana Babinsa Desa Lemang Perkuat Solidaritas Masyarakat
Cegah Karhutla, Babinsa Koramil Tebing Tinggi Intensifkan Patroli di Desa Sendaur
Perusahaan dari Malaysia Lirik Potensi Meranti, Wabup Muzamil Perkenalkan Empat Komoditas Unggulan
Komsos dengan Warga Banglas, Babinsa Tekankan Kebersihan dan Keamanan Lingkungan
Babinsa bersama Warga Melai Intens Patroli Cegah Karhutla
Polda Riau Rotasi Dua Kasat dan Kapolsek di Polres Kepulauan Meranti
Komentar