ADD Tidak Dirasionalisasi
BENGKALIS -Kendati APBD Bengkalis tahun 2017 mengalami defisit Rp 600 miliar, Pemerintah tidak merasionalisasi Anggaran Dana Desa (ADD) di Bengkalis seperti Perangkat Daerah (PD) yang ada.
Hal itu ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bengkalis Yuhelmi.
Menurutnya, defisit anggaran hanya berdampak pada dana pembinaan DPMD untuk desa.
"Kalau dana desa itu sudah dialokasikan, keputusan bupati. Apalagi dana pusat sudah ditranfer langsung ke desa, tidak ada dana desa itu dipotong, tidak ada,"tegasnya Yuhelmi, Jum'at (6/10/2017).
Sebelumnya, defisit anggaran APBD Bengkalis tahun 2017 sebesar Rp600 miliar berdampak pada rasionalisasi setiap anggaran PD. Setiap PD dirasionasilasi anggarannya sebesar 20 persen.(Gus)
Hal itu ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bengkalis Yuhelmi.
Menurutnya, defisit anggaran hanya berdampak pada dana pembinaan DPMD untuk desa.
"Kalau dana desa itu sudah dialokasikan, keputusan bupati. Apalagi dana pusat sudah ditranfer langsung ke desa, tidak ada dana desa itu dipotong, tidak ada,"tegasnya Yuhelmi, Jum'at (6/10/2017).
Sebelumnya, defisit anggaran APBD Bengkalis tahun 2017 sebesar Rp600 miliar berdampak pada rasionalisasi setiap anggaran PD. Setiap PD dirasionasilasi anggarannya sebesar 20 persen.(Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Menuju Musorkab, KONI Meranti Matangkan Langkah Lewat Rakerkab 2026
Sertu Muslim Ajak Warga Tanjung Darul Takzim Tingkatkan Kepedulian Lingkungan
Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Rawan, Karhutla Tak Ditemukan
Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar
Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla
Babinsa Selatpanjang Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial
Komentar