10 Napi di Lapas Bengkalis Terinfeksi HIV/AIDS
BENGKALIS -Sepuluh orang narapidana (Napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bengkalis terinfeksi virus HIV/AIDS. Ke sepuluh narapidana yang terinfeksi HIV/AIDS tersebut seluruhnya adalah laki- laki.
Demikian disampaikan Sekretaris Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Bengkalis Ismail Mayuddin ketika ditemui, Kamis (4/12). Dikatakannya, sepuluh napi yang positif terinfeksi tersebut rata- rata dikarenakan penggunaan narkoba suntik (Penasun).
“Dan kesepuluh orang ini tidak dipisahkan tempatnya dengan para napi yang lain, karena kita tahu, HIV/AIDS ini tidak mudah tertular dengan hanya sentuhan tangan atau tubuh. Dia hanya tertular jika melakukan hubungan kelamin, tranfusi darah dan penggunaan narkoba jenis suntik,”kata ismail.
Untuk menangani sepuluh napi pengidap HIV/AIDS di Lapas Kelas II A Bengkalis itu, KPA Bengkalis dibantu pihak Diskes melakukan pengecekan rutin terhadap napi 2 minggu sekali.
“Mulai pemeriksaan darah yang kita lakukan serta termasuk alat vital tak luput dari pemeriksaan. dia tidak boleh dipisahkan dengan napi yang lain, karena dalam menangani masalah HIV/AIDS, HAM tetap harus kita junjung,"pungkasnya.(Gus)
Demikian disampaikan Sekretaris Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Bengkalis Ismail Mayuddin ketika ditemui, Kamis (4/12). Dikatakannya, sepuluh napi yang positif terinfeksi tersebut rata- rata dikarenakan penggunaan narkoba suntik (Penasun).
“Dan kesepuluh orang ini tidak dipisahkan tempatnya dengan para napi yang lain, karena kita tahu, HIV/AIDS ini tidak mudah tertular dengan hanya sentuhan tangan atau tubuh. Dia hanya tertular jika melakukan hubungan kelamin, tranfusi darah dan penggunaan narkoba jenis suntik,”kata ismail.
Untuk menangani sepuluh napi pengidap HIV/AIDS di Lapas Kelas II A Bengkalis itu, KPA Bengkalis dibantu pihak Diskes melakukan pengecekan rutin terhadap napi 2 minggu sekali.
“Mulai pemeriksaan darah yang kita lakukan serta termasuk alat vital tak luput dari pemeriksaan. dia tidak boleh dipisahkan dengan napi yang lain, karena dalam menangani masalah HIV/AIDS, HAM tetap harus kita junjung,"pungkasnya.(Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
BPKAD Meranti Raih Terbaik II Pengguna Layanan Penilaian BMD di Seroja Awards 2026
Patroli Rutin Babinsa dan MPA Perkuat Pencegahan Karhutla di Meranti
Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Hidup Rukun dan Waspada Cuaca Ekstrem
Usai Kalah hingga Mahkamah Agung, Swandi Kembali Pagar Aset Pemkab Meranti, Satpol PP Bersiap Turun
Di Forum Sosek Malindo, Pemkab Kepulauan Meranti Perjuangkan Nasib Pekerja Migran
Komsos di Selatpanjang Kota, Babinsa Ajak Warga Utamakan Keselamatan Beraktivitas
Komentar