Warga Sebut Pelayanan Penyeberangan Bengkalis Buruk
BENGKALIS - Antrian Panjang di Dermaga II Pelabuhan RoRo Bengkalis kini membuat masyarakat gerah. Hal ini disebabkan antrian memakan waktu berjam jam untuk bisa menyeberang keluar Bengkalis.
Usman warga asal kecamatan Bantan satu diantara masyarakat yang mengeluhkan kondisi ini.
Menurut dia, kondisi penyeberangan seperti ini menunjukkan pelayanan publik pada jasa penyeberangan roro sangat buruk.
"Tentu ini potret buruk pelayanan publik di bidang jasa penyeberangan Kabupaten Bengkalis karena hampir setiap tahun terjadi," ungkap Usman.
Usman mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis harusnya lebih Responsif terhadap persoalan ini, apalagi soal antrian panjang di Roro Bengkalis ini sudah berulang setiap tahun. "Kami sayangkan hal ini tidak dijadikan pelajaran untuk berbenah," kata Koordinator Forum Transparansi Anggaran (FITRA) Provinsi Riau.
Kondisi antrian berjam jam membuat para pemudik ke lelahan menunggu antrian. Apalagi jika ada anak anak dan bayi yang ikut mengantri bersama orang tuanya.
"Untuk itu kita berharap pemerintah Bemgkalis tidak hanya membuang anggaran dalam pembangunan Dermaga," ungkap.
Menurut dia, selama ini APBD Bengkalis sudah habis untuk membangun dermaga. Namun hasilnya tidak bisa di pakai secara maksimal.
"Kita kecewa dengan kondisi ini,"tandasnya.(Boc)
Baca Juga:
Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar
Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla
Babinsa Selatpanjang Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial
Babinsa Posramil Tebing Tinggi Barat Intensifkan Patroli Karhutla di Desa Alai
Komsos di Desa Repan, Babinsa Ajak Warga Jaga Lingkungan