Ambruk, Belasan Warga Calon Penumpang di Pelabuhan Desa Tanjung Gadai Nyebur ke Laut
SELATPANJANG - Jembatan pelabuhan di Desa Tanjung Gadai, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa 27 Juni 2017 atau tepatnya H+2 lebaran idul fitri, pagi ambruk. Atas kejadian itu, setidaknya belasan warga calon penumpang nyebur ke laut.
Kejadian sekira pukul 06.50 WIB, ketika sejumlah warga ingin menggunakan pelabuhan turun naik penumpang untuk bepergian ke kota Selatpanjang menggunakan Speed Boat.
Banyaknya masyarakat yang berada di jembatan kayu ini dan dorongan air pasang besar dan gelombang membuat jembatan tidak mampu menahan beban, dan akhirnya ambruk.
Akibatnya, belasan penumpang ikut terjun ke laut bersama pelabuhan yang ambruk dan sempat hanyut, tak terkecuali wanita dan balita. Ada pula diantaranya mengalami luka di bagian kepala.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Meranti, menyebutkan, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
"Kita sudah kerahkan anggota di lapangan. Berdasarkan laporan, semua pengunjung yang tercebur ke laut, semuanya selamat dan tidak ada korban jiwa, karena evakuasi sempat diberikan oleh warga," kata Kepala BPBD M Edy Afrizal.
Dijelaskan dia, waktu itu air pasang akan naik dan bergelombang sementara pengunjung yang baru datang berkumpul di atas dermaga, sedangkan kondisi dermaga dalam kondisi rapuh.
"Selain jembatannya yang sudah rapuh, banyaknya masyarakat yang berada di jembatan dan dorongan air pasang gelombang, akhirnya jembatan tidak mampu menahan beban hingga mengakibatkan terjadinya ambruk," ungkapnya.(nur)
Baca Juga:
Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polres Kepulauan Meranti Sita 9,3 Sabu
HUT Humas Polri ke-75, Puluhan Polisi dan Wartawan di Meranti Gelar Aksi Donor Darah
Puluhan Warga Jalan Ibrahim Selatpanjang Antusias Ikut Sosialisasi Perlinsos Polres Kepulauan Meranti
Kejari Bersama Pemkab dan PWI Kepulauan Meranti Bersinergi Perkuat Tata Kelola Dana Desa
Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau