Ada-ada saja, Ibu ini Nekad Terjun dari Pelabuhan Roro Bengkalis
BENGKALIS -Seorang wanita keturunan Tionghoa Minggu (4/6)nyaris tenggelam di pelabuhan roro Air Putih Bengkalis. Ia nekad terjun kelaut untuk mengambil tas plastik yang dipegangnya jatuh kelaut. Beruntung aksi nekadnya terlihat oleh ABK kapal roro yang saat itu sedang sandar. Wanita paroh baya itu berhasil diselamatkan.
Kepala Dishub Jaafar Arief membenarkan adanya wanita yang belum dikenal namanya itu terjun ke laut untuk mengambil tas bawaannya yang terjatuh ke laut.
"Nyonya itu bukan terjatuh dari roro seperti kabar yang banyak beredar. Ia nekad terjun kelaut untuk mengambil tas plastik yang dibawanya jatuh kelaut. Kemungkinan tas itu berisi uang atau barang berharga, sehingga ia nekad terjun kelaut untuk mengambil tas yang terjatuh itu,"jelas Jaafar saat dihubungi wartawan, Minggu (4/6).
Dikatakan Jaafar, pada Minggu pagi, wanita paroh baya keturunan Tionghoa itu akan berangkat dengan roro. Dari pelabuhan,ia berjalan kaki menuju dermaga menenteng barang bawaannya. Sampai di dermaga, barang bawaan jatuh. Tanpa pikir panjang, wanita itu terjun ke laut untuk mengambil barangnya
"Saat itu air sedang tinggi karena tengah pasang. Dikiranya mungkin ia bisa mengambil barang yang jatuh itu, karena melihat air dekat dengan dermaga. Padahal justru saat itulah air laut dilokasi tengah dalam,"cerita Jaafar.
Aksi nekad wanita paruh baya itu kata Jaafar, membuat penumpang roro terkejut dan terpekik. Beruntung ABK kapal roro cepat beraksi memberikan pertolongan, dengan menjatuh pelampung dan tali ke arah 'nyonya' tersebut.
"ABK roro melemparkan pelampung dan tali agar ia tidak tenggelam. Tapi ia tak bisa meraihnya. Akhirnya ABK pun terjun kelaut untuk menyelamatkan. Beruntung ia belum tenggelam dan berhasil diselamatkan. Hanya ada sedikit lecet-lecet dibadannya yang kemungkinan terkena tritip (benda laut yang lengket di tiang pelabuhan) sast ia mencoba menyelamatkan diri dengan bergantung di tiang dermaga,"ungkap Jaafar lagi.(Gus)
Kepala Dishub Jaafar Arief membenarkan adanya wanita yang belum dikenal namanya itu terjun ke laut untuk mengambil tas bawaannya yang terjatuh ke laut.
"Nyonya itu bukan terjatuh dari roro seperti kabar yang banyak beredar. Ia nekad terjun kelaut untuk mengambil tas plastik yang dibawanya jatuh kelaut. Kemungkinan tas itu berisi uang atau barang berharga, sehingga ia nekad terjun kelaut untuk mengambil tas yang terjatuh itu,"jelas Jaafar saat dihubungi wartawan, Minggu (4/6).
Dikatakan Jaafar, pada Minggu pagi, wanita paroh baya keturunan Tionghoa itu akan berangkat dengan roro. Dari pelabuhan,ia berjalan kaki menuju dermaga menenteng barang bawaannya. Sampai di dermaga, barang bawaan jatuh. Tanpa pikir panjang, wanita itu terjun ke laut untuk mengambil barangnya
"Saat itu air sedang tinggi karena tengah pasang. Dikiranya mungkin ia bisa mengambil barang yang jatuh itu, karena melihat air dekat dengan dermaga. Padahal justru saat itulah air laut dilokasi tengah dalam,"cerita Jaafar.
Aksi nekad wanita paruh baya itu kata Jaafar, membuat penumpang roro terkejut dan terpekik. Beruntung ABK kapal roro cepat beraksi memberikan pertolongan, dengan menjatuh pelampung dan tali ke arah 'nyonya' tersebut.
"ABK roro melemparkan pelampung dan tali agar ia tidak tenggelam. Tapi ia tak bisa meraihnya. Akhirnya ABK pun terjun kelaut untuk menyelamatkan. Beruntung ia belum tenggelam dan berhasil diselamatkan. Hanya ada sedikit lecet-lecet dibadannya yang kemungkinan terkena tritip (benda laut yang lengket di tiang pelabuhan) sast ia mencoba menyelamatkan diri dengan bergantung di tiang dermaga,"ungkap Jaafar lagi.(Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polres Kepulauan Meranti Sita 9,3 Sabu
HUT Humas Polri ke-75, Puluhan Polisi dan Wartawan di Meranti Gelar Aksi Donor Darah
Puluhan Warga Jalan Ibrahim Selatpanjang Antusias Ikut Sosialisasi Perlinsos Polres Kepulauan Meranti
Kejari Bersama Pemkab dan PWI Kepulauan Meranti Bersinergi Perkuat Tata Kelola Dana Desa
Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
Pemkab Dukung Upaya LAMR Kepulauan Meranti Gali Sejarah Pahlawan Daerah
Komentar