STAI Nurul Hidayah Selatpanjang Gelar Seminar Pendidikan
MERANTI - Dengan suasana yang berbeda, lagi-lagi STAI Nurul Hidayah Selatpanjang menggelar Seminar Pendidikan. Seminar kali ini bertema "Wajah baru pendidikan islam Diera milenial dalam bingkai NKRI" dengan menggandeng pemateri dari Pekanbaru. Kegiatan ini di adakan ada Jum'at (6/4/2018) pukul 20.00 WIB, Masjid Yayasan Pondok Pesantren Nurul Hidayah (YPNH) Al Hasanah Jalan Pahlawan Ujung.
Hadirnya 2 Pemeteri Dr. Sabri Saleh Anwar, M.Pd.I dan Ade Jamarudin, SS yang merupakan Dosen dari UIN Suska Riau menjadi momen penting untuk Mahasiswa islam terkhusus di Kabupaten Kepulauan Meranti, Karena melihat kondisi dunia pendidikan Islam saat ini yang kian merosot.
Hal ini disampaikan Ketua STAI Nurul Hidayah Syukron Darsyah M.Pd Dalam sambutannya.
"Terimakasih kami sampaikan kepada pemateri karena berkenan hadir memberikan pengalaman serta motivasi kepada mahasiswa Kami, Untuk para mahasiswa, Maksud dari pada kegiatan Seminar yang terus kita adakan ini adalah, Agar Mahasiswa membiasakan kultur akademik didunia perguruan tinggi sehingga Visi dan Misi kita didalam dunia pendidikan islam akan tercapai dengan baik," kata Syukron Darsyah.
Sementara Dr Sabri Saleh MM dalam sesi Materinya menjelaskan. "Skema pendidikan berubah dengan berbagai alur zaman dan sebenarnya jawaban dari seluruh permasalahan dan perubahan ini ada pada kalian (Mahasiswa, red) yang berpendidikan agama islam, tapi masalahnya, ada banyak penyakit didunia pendidikan kita diantaranya kurangnya mahasiswa yang gila membaca, menulis maupun berdiskusi." kata Sabri.
Ade Jamarudin, SS, MA dengan latar belakang seorang penulis, sastrawan dan juga Dosen UIN Suska Riau juga menyadarkan para mahasiswa akan pentingnya Mahasiswa Islam Paham akan teknologi.
"Saya berharap adik-adik Mahasiswa dapat mengoptimalisasi teknologi ke arah pendidikan dengan selalu menjaga karakter Islam yaitu Akhlaqul Karimah atau Budi Pekerti yang baik kepada siapapun." papar Ade yang juga selaku Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Provinsi Riau.
Acara dilanjutkan dengan menjawab berbagai pertanyaan mahasiswa yang tertuang dalam lembar pertanyaan.
Turut hadir Ketua Yayasan Pondok Pesantren Nurul Hidayah (YPNH) H.Syahril M.Pd, Dr. Imam Ghozali M.Pd, Dr. Chanifudin M,Pd, Samulak M.S.i, Surahman M.Pd, Arif M.Pd dan Fitra Aryanis S.Pd, Tampak hadir juga perwakilan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Amik, STIKIP Meranti, Bendahara Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA-PP) dan anggota serta Ratusan Mahasiswa STAI Nurul Hidayah Selatpanjang.(rls/merantione)
Hadirnya 2 Pemeteri Dr. Sabri Saleh Anwar, M.Pd.I dan Ade Jamarudin, SS yang merupakan Dosen dari UIN Suska Riau menjadi momen penting untuk Mahasiswa islam terkhusus di Kabupaten Kepulauan Meranti, Karena melihat kondisi dunia pendidikan Islam saat ini yang kian merosot.
Hal ini disampaikan Ketua STAI Nurul Hidayah Syukron Darsyah M.Pd Dalam sambutannya.
"Terimakasih kami sampaikan kepada pemateri karena berkenan hadir memberikan pengalaman serta motivasi kepada mahasiswa Kami, Untuk para mahasiswa, Maksud dari pada kegiatan Seminar yang terus kita adakan ini adalah, Agar Mahasiswa membiasakan kultur akademik didunia perguruan tinggi sehingga Visi dan Misi kita didalam dunia pendidikan islam akan tercapai dengan baik," kata Syukron Darsyah.
Sementara Dr Sabri Saleh MM dalam sesi Materinya menjelaskan. "Skema pendidikan berubah dengan berbagai alur zaman dan sebenarnya jawaban dari seluruh permasalahan dan perubahan ini ada pada kalian (Mahasiswa, red) yang berpendidikan agama islam, tapi masalahnya, ada banyak penyakit didunia pendidikan kita diantaranya kurangnya mahasiswa yang gila membaca, menulis maupun berdiskusi." kata Sabri.
Ade Jamarudin, SS, MA dengan latar belakang seorang penulis, sastrawan dan juga Dosen UIN Suska Riau juga menyadarkan para mahasiswa akan pentingnya Mahasiswa Islam Paham akan teknologi.
"Saya berharap adik-adik Mahasiswa dapat mengoptimalisasi teknologi ke arah pendidikan dengan selalu menjaga karakter Islam yaitu Akhlaqul Karimah atau Budi Pekerti yang baik kepada siapapun." papar Ade yang juga selaku Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Provinsi Riau.
Acara dilanjutkan dengan menjawab berbagai pertanyaan mahasiswa yang tertuang dalam lembar pertanyaan.
Turut hadir Ketua Yayasan Pondok Pesantren Nurul Hidayah (YPNH) H.Syahril M.Pd, Dr. Imam Ghozali M.Pd, Dr. Chanifudin M,Pd, Samulak M.S.i, Surahman M.Pd, Arif M.Pd dan Fitra Aryanis S.Pd, Tampak hadir juga perwakilan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Amik, STIKIP Meranti, Bendahara Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA-PP) dan anggota serta Ratusan Mahasiswa STAI Nurul Hidayah Selatpanjang.(rls/merantione)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Menuju Musorkab, KONI Meranti Matangkan Langkah Lewat Rakerkab 2026
Sertu Muslim Ajak Warga Tanjung Darul Takzim Tingkatkan Kepedulian Lingkungan
Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Rawan, Karhutla Tak Ditemukan
Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar
Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla
Babinsa Selatpanjang Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial
Komentar