Mulai Bulan Depan Pembangunan Jalan Pulau Merbau Dilanjutkan Kembali
merantione.com -Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), menyebutkan bahwa jalan poros Kecamatan Pulau Merbau merupakan salah satu program prioritas untuk di bangun pada tahun ini.
Baca Juga:
Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas PUPR Rahmat Kurnia ST didampingi Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan, Guspi ST, menanggapi gerakan donasi perbaikan jalan yang digagas oleh sekelompok pemuda dari Pramuka Kecamatan Pulau Merbau.
Ia mengapreasi dan mengucapkan terima kasih kepada adik-adik Pramuka yang telah peduli terhadap infrastruktur di daerah ini.
"Perlu diketahui bahwa proses pembangunan jalan tersebut sudah berjalan. Hanya saja ada kendala dalam penganggaran, sehingga baru bisa dilanjutkan bulan depan. Jadi, kami berharap masyarakat Pulau Merbau bisa bersabar menunggu hasil pembangunan yang akan segera kami lakukan," ungkapnya.
Adapun kendala yang dimaksud, jelas Rahmat, yakni adanya rasionalisasi anggaran di tingkat Kementrian PU. Sehingga pihaknya tidak mau gegabah untuk mengambil keputusan.
"Sebenarnya jauh sebelum gerakan donasi ini dilakukan, pembangunan jalan tersebut sesungguhnya sudah direncana kan sejak lama. Tetapi seiring berjalan waktu, ternyata ada kebijakan rasionalisasi oleh pemerintah pusat. Jadi kami harus menyesuaikannya," jelas Rahmat.
Ia menyampaikan proyek jalan di Pulau Merbau sudah masuk skema prioritas, dengan dukungan anggaran dari APBN dan APBD.
"Jadi, tahun ini dan tahun depan, Pulau Merbau akan menjadi pusat perhatian. Kita tetap lanjutkan pembangunan meski sebagian besar dana pusat mengalami pemotongan," tuturnya.
Ditambahkan Guspi pula, yang menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan poros Pulau Merbau ini menggunakan anggaran Dana Bagi Hasil (DBH) sawit tahun 2025 sebesar Rp3,3 miliar.
"Proses lelangnya sudah dilakukan sejak Maret lalu.Tapi dikarenakan terjadi rasionalisasi anggaran, maka pelaksanaannya terpaksa ditunda," bebernya.
Saat ini, bebernya, dilakukan proses pemeriksaan material di laboratorium untuk menentukan jenis material yang dipesan. Setelah itu material baru bisa didistribusikan ke lapangan.
'Insya Allah pekerjaan dimulai setelah Idul Adha bulan Juni ini," sebut Guspi.
Ia juga mengungkapkan bahwa pembangunan jalan ini akan menyambung base jalan terakhir yang dibangun pada tahun 2020 lalu, tepatnya di Desa Batang Meranti.
Bahkan, di tahun ini juga akan dilanjutkan pembangunan semenisasi jalan menuju jembatan Belokop menggunakan APBD Kepulauan Meranti sebesar Rp1,5 miliar.
"Ini memang bukan pekerjaan instan. Tapi kami punya komitmen jangka panjang. Masyarakat diharapkan bersabar, nanti akan melihat hasilnya secara bertahap," tutup Guspi.
Untuk diketahui, sekelompok pemuda dari Pramuka Kecamatan Pulau Merbau melakukan gerakan donasi perbaikan jalan rusak".
Aksi penggalangan dana itu mereka lakukan mengingat saat ini jalan lintas Pulau Merbau sepanjang kurang lebih 10 kilometer, khususnya dari Desa Batang Meranti menuju Desa Renak Dungun, sudah bertahun-tahun mengalami kerusakan. Jalan ini menjadi urat nadi bagi warga, terutama untuk menuju kantor Camat dan Puskesmas Pulau Merbau.
"Gerakan ini lahir dari rasa prihatin. Kami hanya pemuda biasa, tapi kami tahu diam tak akan mengubah apa-apa," ujar Muhammad Samsu Duha, inisiator Donasi, dari Dewan Kerja Ranting (DKR) Pramuka Kecamatan Pulau Merbau
Aksi oleh pemuda dari pramuka ini viral di media sosial. Banyak masyarakat yang mengapresiasi, namun ada juga yang mengecam lambannya respons pemerintah daerah terhadap kondisi infrastruktur di pelosok.***