YLPK Sidak RSUD Selatpanjang
Menurut Ketua YLPK Kepulauan Meranti, Mulyono SE, selain mengantisipasi ketersediaan obat, Sidak yang di gelar pada Kamis (11/9) pagi itu merupakan beban kerjanya sebagai ketua YLPK untuk meningkat pelayanan terhadap konsumen. Sidak ini juga bertujuan untuk melanjutkan pelayanan kinerja yang bagus pasca digantinya Direktur RSUD yang baru.
Baca Juga:
Mulyono didampingi Kasi Penunjang Medik, Zulfikar dan sejumlah wartawan
mengawali Sidak dengan peninjauan Instalasi Farmasi. Disitu beliau mengungkapkan
persoalan mengenai ketersediaan obat apakah tersedia atau sebaliknya.
"Sebagian obat masih tersedia, dan
sebagian masih kosong,” ucap Kepala Instalasi, Hamidah menjawab pertanyaan
Ketua YLPK itu terkait ketersediaan obat di RSUD.
Selanjutnya Rombongan Sidak melangkah naik ke ruangan lantai 2, disitu sempat
ditemukan salah satu plafon yang rusak. Dia
meminta kepada Pemda untuk mengakomodir dengan cepat sehingga dapat diperbaiki dengan
cepat pula. "Ini bukan tempat ngobati orang, tapi tempat ini membuat
pasien betambah sakit, " sindirnya Mulyono.
Untuk itu lanjut mulyono, kita
minta kepada Pemda agar segera mengakomodirnya, dan satu lagi katanya, LPSE
juga bagi pemenang tender harus benar-benar yang berkualitas kita tidak mau
yang asal asalan kerja saja.
Rombongan sidak juga sempat menyambangi sejumlah pasien dan pengunjung. Helma Ningsih salah seorang keluarga pasien
beralamat Jalan Pemuda Setia, saat ditanya terkait pelayan RSUD tersebut terhadap
pasien mengatakan bahwa masih dilayani dengan baik. "pelayanan masih berjalan
bagus hingga saat ini. Dan merupakan yang kedua kalinya masuk ke sini," akunya.
Usai sidak Mulyono saat ditemui mengungkapkan bahwa dengan digantika direktur
baru RSUD Selatpanjang itu, diharapkan akan meningkatnya kinerja yang lebih
baik lagi kedepannya.
"Semoga dengan digantinya Direktur baru ini, tentunya akan meningkatkan kinerja yang lebih baik lagi, dan
tidak ada lagi keluhan masyarakat mengenai layanan RSUD terhadap pasien, terutama
mengenai kekurangan dokter spesialis. Karena selama ini akibat kekurangan dokter
spesialis pasien selalu dirujukkan ke luar seperti, di Bengkalis, Balai dan
lainnya. Semoga kedepannya tidak terjadi lagi hal
yang sedemikian," harap ketua YLPK Kepulauan Meranti. (Riky)
Menuju Musorkab, KONI Meranti Matangkan Langkah Lewat Rakerkab 2026
Sertu Muslim Ajak Warga Tanjung Darul Takzim Tingkatkan Kepedulian Lingkungan
Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Rawan, Karhutla Tak Ditemukan
Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar
Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla