Warga Blokade Jalan Menuju Pelabuhan
Masri, satu warga setempat yang mengaku pemilik tanah tidak terima pembangunan jalan disana. Alasannya, proyek pembangunan jalan menuju pelabuhan rakyat itu tidak sesuai gambar dan tiba-tiba berada di atas tanah milik dia.
Baca Juga:
"Jalannya harusnya lurus ke tepian sungai, tetapi dibelokkan ke atas tanah kami. Disini juga tidak ada warga, sehingga jalan ini hanya untuk kepentingan pelabuhan kecil itu saja, yang tidak ada kontribusinya buat warga," ujar Masri, di tengah keramaian warga setelah memblokade jalan itu.
Untuk mengantisipasi pertikaian di antara warga dan buruh pekerja pelabuhan, Kapolsek Dumai Barat Kompol Gusti Hartono beserta jajaran langsung turun ke TKP. Ia menghadapi di tengah jalan sudah teronggok lumpur dan kayu-kayu.
"Kita memantau kondisi saja, karena setelah ini kita rapat di kantor
lurah. Nanti solusinya kita cari bersama-sama," ujar Kompol Gusti,
sembari memasuki mobilnya. (tribun)
Komsos Jadi Sarana Babinsa Desa Lemang Perkuat Solidaritas Masyarakat
Cegah Karhutla, Babinsa Koramil Tebing Tinggi Intensifkan Patroli di Desa Sendaur
Perusahaan dari Malaysia Lirik Potensi Meranti, Wabup Muzamil Perkenalkan Empat Komoditas Unggulan
Komsos dengan Warga Banglas, Babinsa Tekankan Kebersihan dan Keamanan Lingkungan
Babinsa bersama Warga Melai Intens Patroli Cegah Karhutla