PT Semen Padang Tuai Protes Warga Dumai
DUMAI - Puluhan warga RT 04 Kelurahan Bangsal Aceh
berbondong-bondong mendatangi Kantor Lurah Bangsal Aceh untuk
mengadukan permasalahan mengenai proses produksi yang diolah perusahan
PT. Semen Padang yang akhir-akhir ini kerap menimbulkan ketidaknyamanan
bagi masarakat yang berada disekitar areal perusahaan akibat abu semen
yang ditimbulkan dari perusahan itu.
Kedatangan puluhan warga RT 04 yang didampingi oleh LPMK tersebut disambut oleh Lurah Bangsal Aceh Nurzewan dengan baik, sambutan baik tersebut ditandai dengan pembahasan dan perbincangan yang di Aula Kantor Lurah Bangsal Aceh, Rabu (11/2).
"Saya meminta agar keluhan mengenai permasalahan ini dapat segera disampaikan ke perusahan bersangkutan, agar debu-debu yang bertebaran hingga sampai ke areal rumah warga selama ini dapat segera teratasi", ucap salah seorang warga RT 04, Zalani.
Dia juga menambahkan bahwa abu semen yang bertebaran hingga ke areal rumah warga tersebut juga mengakibat keadaan air sumur areal setempat mengalami perubahan yang kian memburuk di setiap harinya.
"Tidak hanya hal itu saja, air sumur kamipun kini mengalami perubahan yang kian memburuk, yang dulunya sumur tersebut bisa digunakan, namun kini kami tak dapat mengunakannya. Dan kami menduga ini merupakan dampak dari proses produksi perusahaan tersebut," tegasnya.
Dalam hasil diskusi ini, Lurah juga menyampaikan bahwa ada tiga tuntutan yang disampaikan dan dikeluhkan masyarakat sekitar kepada pihak PT. Semen Padang yakni, pertama agar masyarakat yang berada di sekitar yang telah terkena dampak debu meminta agar di relokasi.
Kemudian yang kedua PT. Semen Padang dapat memberikan bantuan air bersih di kepada warga sekitar khususnya warga RT 04 yang mana kondisi air sumur mereka saat ini terkena dampak debu, ketiga harusnya Perusahan lebih memperhatikan kondisi masyarakat sekitar.
Selanjutnya, Nurzewan mengatakan akan segers menyurati pihak perusahan agar pihak perusahaan dapat duduk bersama masyarakat dalam membahas hal ini, "kedepan harapan kita agar perusahan tidak lagi menumpuk bahan matrialnya diluar yang diduga mengakibatkan debu tersebut," tutupnya. (red)
Kedatangan puluhan warga RT 04 yang didampingi oleh LPMK tersebut disambut oleh Lurah Bangsal Aceh Nurzewan dengan baik, sambutan baik tersebut ditandai dengan pembahasan dan perbincangan yang di Aula Kantor Lurah Bangsal Aceh, Rabu (11/2).
"Saya meminta agar keluhan mengenai permasalahan ini dapat segera disampaikan ke perusahan bersangkutan, agar debu-debu yang bertebaran hingga sampai ke areal rumah warga selama ini dapat segera teratasi", ucap salah seorang warga RT 04, Zalani.
Dia juga menambahkan bahwa abu semen yang bertebaran hingga ke areal rumah warga tersebut juga mengakibat keadaan air sumur areal setempat mengalami perubahan yang kian memburuk di setiap harinya.
"Tidak hanya hal itu saja, air sumur kamipun kini mengalami perubahan yang kian memburuk, yang dulunya sumur tersebut bisa digunakan, namun kini kami tak dapat mengunakannya. Dan kami menduga ini merupakan dampak dari proses produksi perusahaan tersebut," tegasnya.
Dalam hasil diskusi ini, Lurah juga menyampaikan bahwa ada tiga tuntutan yang disampaikan dan dikeluhkan masyarakat sekitar kepada pihak PT. Semen Padang yakni, pertama agar masyarakat yang berada di sekitar yang telah terkena dampak debu meminta agar di relokasi.
Kemudian yang kedua PT. Semen Padang dapat memberikan bantuan air bersih di kepada warga sekitar khususnya warga RT 04 yang mana kondisi air sumur mereka saat ini terkena dampak debu, ketiga harusnya Perusahan lebih memperhatikan kondisi masyarakat sekitar.
Selanjutnya, Nurzewan mengatakan akan segers menyurati pihak perusahan agar pihak perusahaan dapat duduk bersama masyarakat dalam membahas hal ini, "kedepan harapan kita agar perusahan tidak lagi menumpuk bahan matrialnya diluar yang diduga mengakibatkan debu tersebut," tutupnya. (red)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Peduli Keselamatan Berkendara, Satlantas Polres Meranti Gencarkan Himbauan Tertib Berlalulintas
Produk Unggulan UMKM Meranti Didorong Masuk Pemetaan KPJU Riau 2026
Buka OMI Kemenag 2026, Bupati Asmar Ajak Siswa Berinovasi Soal Sains dan Teknologi dengan Nilai Islam
Tim UIN Suska Riau Berkunjung ke Meranti, Tawarkan Kolaborasi Sejumlah Bidang ke Bupati Asmar
Hafal 30 Juz Al-Qur'an, Santriwati Ponpes Darul Fikri dapat Reward Umrah Gratis
Maklumat Bersama Dikeluarkan, Pencegahan dan Kesiapsiagaan Karhutla Makin Diperkuat
Komentar