Meranti Kedatangan BNPP
Baca Juga:
Kedatangan Tim BNPP RI tersebutke Kabupaten Kepulauan Merantiuntuk melakukanmemonitoring sekaligus pendataan terhadap persoalan wilayah perbatasan di Kepulauan Meranti.
Demikian diungkapkan KepalaBadan Pengelola Perbatasan (BPP)Kabupaten Kepulauan Meranti, Teddy Mar, dalam jumpa persnya, Rabu (30/4) kemarin, di kantornya jalan Banglas, Selatpanjang Timur.
Dalam kesempatan, Teddy Mar yang didampingiSekretarisnya Efialdi mengatakan, tujuan BNPP RItersebutdatang ke Kabupaten Kepulauan Meranti untuk melakukan pendataan dan peninjauan langsung kondisi wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Kedatangan pihak BNPP RIsangat membantu pihak BPP Kepulauan Meranti. Tentunya kedatangan mereka sangat menguntungkan daerah ini (Meranti, red), karena dengan kedatangannya, mereka dapat mengetahui langsung kondisi wilayah perbatasan di Kepulauan Meranti ini. Selain itu kedatangan BNPP itu juga sangatmendukung kinerja BPP Kepulauan Meranti," sebutnya.
Dalam pertemuandengan pihak BNPP pusat kemarin, pihaknya mengatakan, banyak hikmah yang bisa diambil terutama dalam persoalan penanganan daerah perbatasan khususnya di pulau terluar Kepulauan Meranti yang saat ini sangat membutuhkan perhatian serius dari pihak BNPP, terutama persoalan abrasi, infrastruktur, keamanan dan lain sebagainya.
"Ternyata selama ini banyak peluang yang bisa kita kejar ke pusat, khususnya untuk persolanan wilayah atau daerah perbatasan, hanya saja selama ini kita belum mengetahui bagaimana mekanismenya untuk mendapatkan kue pembangunan wilayah perbatasan di pusat tersebut. Namun setelah adanya pertemuan kemarin banyak masukan dan peluang yang bisa kita dapatkan untuk pembangunan wilayah perbatasan," ucapnya.
Hanya saja, menurutnya, pihak BPP tentunya harus mau bekerja keras, terutama dalam pedataan yang akurat sertamau menjemput bola. Untuk itu mulai saat ini, BPP tidak boleh lagi hanya menunggu atau berpangku tangan saja, tapi sebaliknya BPP harus mampu bekerja ekstra keras dan profesional.
Ia menuturkan, dalammenangani wilayah perbatasanada 18 Kementerian yang bisa diajak koordinasi untuk melakukan lobi-lobi khusus terkait program dan peluang yang di upayakan ke pusat. Sehingga apa yang menjadi kebutuhan wilayah perbatasan di Kepulauan Meranti dapat terpenuhi.
"Saat ini sangat Banyak persoalan perbatasan yang perlu dilakukan pendataan secara akurat dan terpercayayang nantinya akan kita usulkan ke BNPP pusat. Dan ini harus dilakukan secara intens. Karena jika tidak, akan lamban kita dapat program pengelolaan perbatasan," ujarnya.
Untuk itu, pihaknya mengharapkan dalamwaktu dekatsudah harus menyusun profil desa, kecamatan maupun wilayah yang berhubungan dengan perbatasan. "Data itu harus valid sehingga bisa kita sampaikan ke pusat dengan jelas, jika mau persoalanwilayah perbatasan di Kpulauan Meranti dapatsegera ditangani tentunya profil-profil desa dankecamatan tentunya harus valid,” tuturnya. (fan)
Menuju Musorkab, KONI Meranti Matangkan Langkah Lewat Rakerkab 2026
Sertu Muslim Ajak Warga Tanjung Darul Takzim Tingkatkan Kepedulian Lingkungan
Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Rawan, Karhutla Tak Ditemukan
Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar
Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla