Senin, 20 April 2026 WIB
Senin, 20 April 2026 WIB

Meranti Berpeluang Besar Raih RIA

- Jumat, 07 November 2014 02:11 WIB
Meranti Berpeluang Besar Raih RIA
SELATPANJANG, MOC - Geliat iklim investasi kondusif yang dilakukan Pemkab Kepulauan Meranti melalui program serta kebijakan yang dikeluarkannya membuat daerah yang dijuluki 'Kota Sagu' itu berpeluang besar meraih Riau Investment Award (RIA) 2014.


Baca Juga:

Hal itu disampaikan Ketua Tim Penilaian RIA, Fadillah Suhaimi Azhar saat membahas geliat iklim investasi di Kabupaten Kepulauan di ruang rapat Melati, Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Kamis (6/11/2014). Dikatakannya, ada 6 indikator yang menjadi penilaian Tim RIA terhadap Kabupaten Kepulauan Meranti untuk meraih Peluang besar RIA 2014 diantaranya, kelembagaan, infrastruktur, investasi daerah, keamanan dan penegakan hukum.


"Hal ini terlihat dari tiga tahun terakhir geliat pembangunan di Kabupaten Meranti yang sangat signifikan terutama di sektor pembangunan infrastruktur. Meski punya peluang besar namun tim penilai akan mensinkronisasikan data yang ada dengan realiasi di lapangan," sebutnya.


Pada kesempatan yang sama, sebelumnya Bupati Kepulauan Meranti, Drs. H. Irwan MSi telah memaparkan geliat iklim investasi yang ada di daerah dengan panjang lebar. Melalui sejumlah terobosan dan kebijakan yang diambil dengan melibatkan semua unsur, salah satunya Pemkab menerapkan sistem pelayanan satu atap pada Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT) untuk berinvestasi.


"Hingga akhir tahun 2014, sebanyak 200 izin terdaftar di BPMPPT dan beberapa diantaranya telah di proses ke tahap lanjut, jelasnya.


Dilanjutkan Bupati, saat ini persoalan kelistrikan sudah mengalami surplus, serta sarana air bersih akan segera berjalan kerjasama dengan Water Tec asal Singapura. Selain itu pembangunan pelabuhan internasional juga terus digesa dan akan segera selesai.


"Kemudian tahun depan sebanyak 2 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) juga akan beroperasi. Yang berbagai kemudahan perizinan sebagai bentuk komitmen Pemkab Meranti telah dilakukan. Termasuk melakukan pembangunan di berbagai sektor," terangnya.


Diakui Bupati masih banyak usulan Pemkab Kepulauan Meranti yang belum terakomodir. Untuk itu, Ia telah berkoordinasi dan mengutus Kadishutbun Meranti untuk berangkat ke Jakarta guna membicarakan masalah ini supaya yang diusulkan Meranti bisa diakomodir oleh pusat melalui kementerian kehutanan.


"Jika ini tidak diselesaikan maka beberapa projek besar tidak bisa dituntaskan. Seperti jalan dari Selatpanjang menuju Pekanbaru yang melintasi Kampung Balak. Karena di sana ada beberapa ruas jalan yang terlebih dahulu dijadikan kawasan HPL," ujar Irwan pula.


Selain dari sektor pembangunan fisik di atas, terdapat juga di sektor perkebunan seperti sagu yang sangat menjanjikan. Kalau tahun 2011 lalu harga perbatang sekitar Rp100 ribu, namun tahun ini sudah mencapai Rp 400 ribu perbatang.


"Sangat banyak perusahaan yang datang untuk berinvestasi di sektor sagu, namun kendalanya kita belum memiliki lahan yang luas sebagaimana yang mereka butuhkan," kata Irwan. (eaf)

SHARE:
Berita Terkait
Menuju Musorkab, KONI Meranti Matangkan Langkah Lewat Rakerkab 2026

Menuju Musorkab, KONI Meranti Matangkan Langkah Lewat Rakerkab 2026

Sertu Muslim Ajak Warga Tanjung Darul Takzim Tingkatkan Kepedulian Lingkungan

Sertu Muslim Ajak Warga Tanjung Darul Takzim Tingkatkan Kepedulian Lingkungan

Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Rawan, Karhutla Tak Ditemukan

Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Rawan, Karhutla Tak Ditemukan

Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar

Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar

Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla

Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla

Babinsa Selatpanjang Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial

Babinsa Selatpanjang Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial

Komentar
Berita Terbaru