Kamis, 22 Oktober 2026 WIB
Kamis, 22 Oktober 2026 WIB

Kondisi Udara Mandau Buruk, Kadisdik Diminta Ambil Langkah Kongkrit

- Selasa, 01 September 2015 14:06 WIB
Kondisi Udara Mandau Buruk, Kadisdik Diminta Ambil Langkah Kongkrit
BENGKALIS – Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie mengatakan sudah menugaskan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan (Plt Kadisdik) H Heri Indra Putra untuk berkoordinasi dengan pihak terkait berkenaan dengan kian memburuknya kualitas udara di Kecamatan Mandau.


Baca Juga:

"Kalau memang kualitas udaranya memang sudah termasuk kategori berbahaya, kita sudah intruksikan Plt Kadisdik untuk mengambil langkah konkrit dan cepat. Misalnya membuat surat edaran untuk sementara waktu meliburkan seluruh sekolah di Mandau sampai kondisi udara membaik kembali," ujar mantan Kepala Bapedalda Provinsi Riau ini, Selasa (1/9/2015).


Sementara itu diperoleh informasi bahwa saat ini tingkat kualitas udara di Mandau telah berada pada kategori 'warna hitam'. Melalui alat pengukur indeks standar pencemar udara (ISPU) dengan yang menggunakan skala dengan enam warna berindeks 0-500, sudah berada pada warna terakhir, yaitu kategori berbahaya.


Sesuai gambar kategori dan rentang ISPU sebagaimana Keputusan Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Nomor: KEP- 107/KABAPEDAL/11/1997 tentang, Pedoman Teknis Perhitungan dan Pelaporan Serta Informasi Indeks Standar Pencemar Udara, udara dikategorikan Baik bila berada pada rentang 0-50 (warna hijau).


Pada rentang 0-50 ini, tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika.


Sedangkan pada rentang 51-100, tergolong kategori Sedang (warna biru). Pada tingkat ini, kualitas udara yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitive dan nilai estetika.


Selanjutnya, Tidak Sehat bila berada pada rentang 101-199 (warna Merah). Yaitu Tingkat kualitas udara yang bersifat merugikan pada manusia ataupun kelompok hewan yang sensitive atau bias menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.


Udara dikatakan Sangat Tidak Sehat bila berada pada rentang 200-299 (warna Kuning). Yaitu, tingkat kualitas udara yang dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.


Sementara jika berada pada rentang 300-500, sudah termasuk dalam kategori Berbahaya (warna Hitam).Tingkat kualitas udara berbahaya ini secara umum dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi.


"Saat ini kualitas udara di Mandau sudah berada pada angka 490. Sudah termasuk dalam kategori Berbahaya," kata Camat Mandau, H Hasan Basri, Selasa (1/9/2015), usai mendapatkan laporan dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bengkalis, Selasa pagi.


Karena dia minta sekolah mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), seperti Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat harus diliburkan, mengingat kualitas udara di wilayah sudah termasuk kategori berbahaya.


"Saat ini kualitas udara sangat tidak sehat bagi anak-anak hingga manula. Kita berharap, dengan kondisi udara saat ini sekolah di Mandau diliburkan. Kita terus pantau kualitas udara melalui BLH Kabupaten Bengkalis. Gunakan masker saat keluar rumah," tegas Camat Mandau.(Gus)

SHARE:
Berita Terkait
HUT Humas Polri ke-75, Puluhan Polisi dan Wartawan di Meranti Gelar Aksi Donor Darah

HUT Humas Polri ke-75, Puluhan Polisi dan Wartawan di Meranti Gelar Aksi Donor Darah

Puluhan Warga Jalan Ibrahim Selatpanjang Antusias Ikut Sosialisasi Perlinsos Polres Kepulauan Meranti

Puluhan Warga Jalan Ibrahim Selatpanjang Antusias Ikut Sosialisasi Perlinsos Polres Kepulauan Meranti

Kejari Bersama Pemkab dan PWI Kepulauan Meranti Bersinergi Perkuat Tata Kelola Dana Desa

Kejari Bersama Pemkab dan PWI Kepulauan Meranti Bersinergi Perkuat Tata Kelola Dana Desa

Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau

Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau

Pemkab Dukung Upaya LAMR Kepulauan Meranti Gali Sejarah Pahlawan Daerah

Pemkab Dukung Upaya LAMR Kepulauan Meranti Gali Sejarah Pahlawan Daerah

Perdana, Desa Tanjung Pisang Gelar Festival Pentas Seni

Perdana, Desa Tanjung Pisang Gelar Festival Pentas Seni

Komentar
Berita Terbaru