Dishubkominfo Meranti Kembali Bahas Sistem Parkir
SELATPANJANG, MOC - Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Kepulauan Meranti kembali membahas sistem parkir di Meranti. Pembahasan itu dilakukan menyusul adanya penambahan 5 tenaga baru di bidang darat.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Darat Dishubkominfo Meranti, Musa Albakri Amd, ketika ditemui di ruangannya, Selasa (5/8/2014) lalu.
"Saat ini kita memulai pembenahan sistem parkir," kata Musa ketika ditemui saat membahas sistem parkir bersama 5 CPNS baru yang tergabung dalam bidang darat.
Diakui Musa pula, selaku kabupaten baru, membenahi parkir itu tidak semudah membalik telapak tangan. Untuk itu, ketika mendapat 5 tenaga CPNS baru yang mempunyai keahlian di bidang bersangkutan, Musa langsung memanfaatkan kesempatan itu untuk mencari solusi terbaik tentang sistem parkir di Selatpanjang yang selama ini baru bersifat kontrak.
"Kita juga evaluasi sistem kontraknya, tercapai atau tidak tujuannya. Makanya bersama 5 tenaga baru ini kita coba untuk itu, semoga apa yang kita inginkan akan segera terwujud," tambah Musa.
Di samping itu pula, Musa berharap banyak pihak bisa bekerjasama. Baik dari Pemda, pihak kepolisian, maupun masyarakat banyak.
Dapat disampaikan pula, banyak tempat-tempat di kota Selatpanjang yang diminta uang parkir. Terkadang tidak semua petugas parkir mengenakan rompi khusus tukang parkir atau kartu nama, apalagi karcis parkir, dipastikan tidak ada. (GRC/RED)
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Darat Dishubkominfo Meranti, Musa Albakri Amd, ketika ditemui di ruangannya, Selasa (5/8/2014) lalu.
"Saat ini kita memulai pembenahan sistem parkir," kata Musa ketika ditemui saat membahas sistem parkir bersama 5 CPNS baru yang tergabung dalam bidang darat.
Diakui Musa pula, selaku kabupaten baru, membenahi parkir itu tidak semudah membalik telapak tangan. Untuk itu, ketika mendapat 5 tenaga CPNS baru yang mempunyai keahlian di bidang bersangkutan, Musa langsung memanfaatkan kesempatan itu untuk mencari solusi terbaik tentang sistem parkir di Selatpanjang yang selama ini baru bersifat kontrak.
"Kita juga evaluasi sistem kontraknya, tercapai atau tidak tujuannya. Makanya bersama 5 tenaga baru ini kita coba untuk itu, semoga apa yang kita inginkan akan segera terwujud," tambah Musa.
Di samping itu pula, Musa berharap banyak pihak bisa bekerjasama. Baik dari Pemda, pihak kepolisian, maupun masyarakat banyak.
Dapat disampaikan pula, banyak tempat-tempat di kota Selatpanjang yang diminta uang parkir. Terkadang tidak semua petugas parkir mengenakan rompi khusus tukang parkir atau kartu nama, apalagi karcis parkir, dipastikan tidak ada. (GRC/RED)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Menuju Musorkab, KONI Meranti Matangkan Langkah Lewat Rakerkab 2026
Sertu Muslim Ajak Warga Tanjung Darul Takzim Tingkatkan Kepedulian Lingkungan
Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Rawan, Karhutla Tak Ditemukan
Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar
Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla
Babinsa Selatpanjang Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial
Komentar