Sabtu, 05 September 2026 WIB
Sabtu, 05 September 2026 WIB

Di Meranti, Sampah Akan 'Disulap' Jadi Barang Bernilai

- Selasa, 14 November 2017 20:54 WIB
Di Meranti, Sampah Akan 'Disulap' Jadi Barang Bernilai
SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti optimis permasalahan sampah yang kerap menjadi momok bagi masyarakat dapat diatasi dengan maksimalkan. Untuk itu, perlu program inovasi dan sistem pengelolaan yang tepat.

Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Said Hasyim mengatakan, sistem pengelolaan sampah yang akan diterapkan kedepan Pemkab diprediksi mampu mengatasi masalah sampah yang berserakan. Sekaligus bisa bermanfaat untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, terlebih bagi para petani.

Mulai saat ini, Pemkab Meranti mengeluarkan surat edaran kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarang. Yakni, dengan memisahkan antara sampah organik dan non organik.

Guna mendukung program ini, Wabup menginstruksikan Kepala Desa untuk mensosialisasikan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan.

Camat dan Kepala Desa yang dibantu oleh RT serta RW akan menghitung berapa jumlah petugas yang diperlukan untuk mengelola sampah ini. Dengan begitu dana sebesar Rp9 miliar yang digelontorkan tiap tahun untuk menangani sampah di Meranti dapat berjalan optimal dan bermanfaat.

Mengingat, sampah organik dapat diolah kembali menjadi pupuk untuk keperluan pertanian. Sementara sampah non organik seperti plastik yang masih memiliki nilai ekonomi dapat dijual untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

"Kita meminta kepada masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan. Harus dipisahkan antara sampah organik dan non organik yang masih memiliki nilai ekonomi," ungkap Wabup Said Hasyim, disela Upacara Peringatan Hari Kesehatan ke-53 di halaman Kantor Bupati, Senin (13/11/2017) pagi.

Dijelaskan Wabup, ditahap awal ini Pemkab melalui dinas terkait akan mendata jumlah sampah organik dan non organik yang dihasilkan oleh tiap rumah tangga. Dari situ dapat dihitung berapa jumlah sampah organik yang dapat dijadikan pupuk dan memiliki nilai ekonomi.

"Kita berencana menjadikan Selatpanjang kota bebas sampah. Ini dimulai dengan menginventarisir berapa kapasitas sampah setiap rumah tangga. Sampah tidak dibuang, tapi dikelompokan sesuai jenisnya organik dan non organik," jelasnya.

Selain itu, data tersebut juga dapat menjadi acuan untuk membuat tempat penampungan sampah agar tidak tertumpuk sembarangan. Mengingat, saat ini banyak sampah tertumpuk ditempat-tempat yang tidak semestinya. Seperti terlihat dijalan menuju pelabuhan dan beberapa titik lainnya yang mengganggu pemandangan dan penciuman.

Pemkab memusatkan penampungan sampah secara keseluruhan di wilayah Gogok. Lokasi ini dinilai cukup jauh dari kota dan memiliki lahan luas.

Terkait rencana Pemkab Meranti itu, Ketua Komisi A DPRD Meranti, Edi Masyudi, mengaku siap mendukungnya. Katanya, dalam pengelolaan sampah, Pemkab disarankan melibatkan pihak ketiga.

"Kita dari DPRD, khususnya Komisi A sangat mendukung bagaimana menciptakan Meranti bersih dari sampah, termasuk pembuatan Perda. Namun, kami berharap hal ini dapat dikelola sedemikian rupa, sehingga dapat berjalan efektif," ujarnya.(rls)

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Peduli Keselamatan Berkendara, Satlantas Polres Meranti Gencarkan Himbauan Tertib Berlalulintas

Peduli Keselamatan Berkendara, Satlantas Polres Meranti Gencarkan Himbauan Tertib Berlalulintas

Produk Unggulan UMKM Meranti Didorong Masuk Pemetaan KPJU Riau 2026

Produk Unggulan UMKM Meranti Didorong Masuk Pemetaan KPJU Riau 2026

Buka OMI Kemenag 2026, Bupati Asmar Ajak Siswa Berinovasi Soal Sains dan Teknologi dengan Nilai Islam

Buka OMI Kemenag 2026, Bupati Asmar Ajak Siswa Berinovasi Soal Sains dan Teknologi dengan Nilai Islam

Tim UIN Suska Riau Berkunjung ke Meranti, Tawarkan Kolaborasi Sejumlah Bidang ke Bupati Asmar

Tim UIN Suska Riau Berkunjung ke Meranti, Tawarkan Kolaborasi Sejumlah Bidang ke Bupati Asmar

Hafal 30 Juz Al-Qur'an, Santriwati Ponpes Darul Fikri dapat Reward Umrah Gratis

Hafal 30 Juz Al-Qur'an, Santriwati Ponpes Darul Fikri dapat Reward Umrah Gratis

Maklumat Bersama Dikeluarkan, Pencegahan dan Kesiapsiagaan Karhutla Makin Diperkuat

Maklumat Bersama Dikeluarkan, Pencegahan dan Kesiapsiagaan Karhutla Makin Diperkuat

Komentar
Berita Terbaru