Rabu, 21 Oktober 2026 WIB
Rabu, 21 Oktober 2026 WIB

Bupati dan Kapolres Meranti "Dieksekusi" Warga Tionghoa

- Senin, 23 Februari 2015 19:16 WIB
Bupati dan Kapolres Meranti "Dieksekusi" Warga Tionghoa
MERANTI - Bupati Kepulauan Meranti, Drs. H. Irwan MSi dan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP. Zahwani Pandra Arsyad MSi Senin (23/2/2015) sore, terlibat "baku tembak" dengan warga Tionghoa di Selatpanjang saat mengelilingi "Kota Sagu".

Ramainya warga Tionghoa dalam baku tembak tersebut tidak mampu dibendung oleh Bupati dan Kapolres. Tanpa pengawalan yang ketat, Bupati dan Kapolres pun kewalahan menahan gempuran dari warga Tionghoa.

Karena, setiap sudut Kota Selatpanjang Bupati dan Kapolres sudah dihadang oleh ribuan warga Tionghoa yang sudah menanti kehadiran mereka berdua. Padahal, ketika Bupati dan Kapolres hendak mengelilingi Kota Selatpanjang, Personil Kepolisiandari Polres Kepulauan Meranti sudah disiagakan.

"Itu Bupati dan Kapolres. Ayo tembak mereka," seru salah seorang warga Tionghoa Selatpanjang yang telah menunggu kedatangan mereka.

Namun ramainya warga Tionghoa yang mengeksekusi Bupati dan Kapolres, pihak Kepolisian tak kuasa untuk menyelamatkan 2 pimpinan yang berlainan institusi tersebut. Malahan pihak kepolisian yang sudah disiagakan tersebut hanya bisa memandang dari jauh saat 2 pimpinan tersebut dieksekusi.

Baku Tembak antara Bupati dan Kapolres dengan warga Tionghoa bukan perang sungguh-sunguhan. Akan tetapi, mereka ikut serta berperan untuk memeriahkan kegiatan Perayaan Tahun Baru Imlek yang ke 2566.

Sedangkan senjata yang digunakan pada perang air tersebut berupa pistol mainan yang diisi air sebagai amunisinya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari tradisi tahunan yang dilaksanakan warga Tionghoa Selatpanjang dalam rangka memeriahkan Tahun Baru Imlek.

Suasana hebohpun dirasakan oleh Bupati dan Kapolres. Pangkat dan jabatan tak menjadi soal, rombongan terlihat larut dalam kegembiraan bersama warga. Suasana itu berlangsung kurang lebih 45 menit dan masyarakatpun tampak senang melihat orang nomor satu di Kabupaten Meranti turut bergembira bersama warga.

Bupati Irwan usai kegiatan mengatakan dirinya merasa senang bisa secara langsung ikut memeriahkan kegiatan tersebut. "Walaupun sudah basah kuyup, tetapi saya mendapat kepuasan tersendiri dari acara ini," ujarnya.

Lebih jauh dikatakannya, serangkaian perayaan imlek seperti perang air ini merupakan satu-satunya tradisi perayaan imlek yang hanya dilakukan warga Tionghoa di Selatpanjang.

"Perang air yang menjadi tradisi warga Tionghoa Selatpanjang ini, bisa kita katakan Go Internasional. Karena Turis dari negara tetangga juga ikut memeriahkan perayaan Tahun Baru Imlek ini," sebutnya.

Dari pantauan, tampak warga Tionghoa dari berbagai negara tetangga seperti Singapore, Malaysia, Thailand, Filipina, Hongkong hingga turis Australia. (eaf)

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
HUT Humas Polri ke-75, Puluhan Polisi dan Wartawan di Meranti Gelar Aksi Donor Darah

HUT Humas Polri ke-75, Puluhan Polisi dan Wartawan di Meranti Gelar Aksi Donor Darah

Puluhan Warga Jalan Ibrahim Selatpanjang Antusias Ikut Sosialisasi Perlinsos Polres Kepulauan Meranti

Puluhan Warga Jalan Ibrahim Selatpanjang Antusias Ikut Sosialisasi Perlinsos Polres Kepulauan Meranti

Kejari Bersama Pemkab dan PWI Kepulauan Meranti Bersinergi Perkuat Tata Kelola Dana Desa

Kejari Bersama Pemkab dan PWI Kepulauan Meranti Bersinergi Perkuat Tata Kelola Dana Desa

Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau

Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau

Pemkab Dukung Upaya LAMR Kepulauan Meranti Gali Sejarah Pahlawan Daerah

Pemkab Dukung Upaya LAMR Kepulauan Meranti Gali Sejarah Pahlawan Daerah

Perdana, Desa Tanjung Pisang Gelar Festival Pentas Seni

Perdana, Desa Tanjung Pisang Gelar Festival Pentas Seni

Komentar
Berita Terbaru