Bupati akan Lanjutkan Program PNPM
SELATPANJANG,MOC- Tidak lama lagi Program Nasional
Perberdayaan Masyarakat (PNPM) nasional akan segera berakhir.
Diperkirakan program sosial tersebut akan bertahan hanya sampai akhir
tahun 2014, dikarenakan kebijakan pemerintahan yang baru, begitu juga
dengan program Provinsi Riau.
Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) juga diprediksi tidak akan dijalankan kembali dikarenakan banyak ditemukan penyimpangan penggunaan dana hibah Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) itu dan masalah lainnya, namun untuk Kabupaten Kepulauan Meranti tetap melanjutkan dan mengadopsi program ini dengan program lainnya, karena ke 2 program ini dianggap mampu mendongkrak peran dan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program pembangunan.
Hal ini disampaikan Bupati Kepulauan Meranti disela sela kunjungannya ke Teluk Belitung pada pembukaan Pencanangan bulan bakti gotong royong masyarakat (BBGRM) ke IV tingkat kabupaten beberapa waktu lalu.
"PNPM di berbagai pelosok pedesaan di Meranti dalam tiga tahun terahir ini mampu mendongkrak peran dan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program pembangunan. Apalagi dalam pelaksanaan program PNPM tahun 2011 lalu, Meranti mampu menjadi daerah terbaik penyelenggara program PNPM se-Riau. Sebagai dukungan komitmen, pemkab Kepulauan Meranti mengapresiasi atas persetujuan DPRD Meranti dalam meningkatkan alokasi anggaran, untuk mendukung program PNPM," ungkap Bupati.
Untuk mewujukan Rencana itu Bupati Kepulauan Meranti Drs Irwan Nasir MSi, menggelontorkan dana Rp1,5 miliar per desa, sepertinya bisa direalisasikan mulai tahun 2015.
"Melalui adopsi program PNPM Mandiri yang akan kita rencanakan, peran masyarakat lebih nyata. Masyarakat menjadi subjek utama dalam seluruh rangkaian pelaksanaan proram PNPM. Mulai dari menyusun program, membelanjakan anggaran dana hingga melaksanakan program. Dengan demikian, hasil pelaksanaan program pembangunan yang dilaksanakan akan lebih berkualitas," imbuh Bupati.
Pertimbangan lain yang menjadi dasar komitmen pemerintah kabupaten Kepulauan Meranti untuk mempertahankan dan mengadopsi program PNPM ini untuk menggesa pembangunan tidak hanya mengarah pada upaya peningkatan kualitas dan kuantitas pelaksanaan program pembangunan. Disisi lain, pelaksanaan program PNPM dinilai mampu memberikan dampak yang luas bagi perubahan struktur ekonomi dan sosial masyarakat di pedesaan.
Kepala Badan Perencanaan pembangunan Daerah Kepulauan Meranti Azza Fachroni, ketika dikonfirmasi Rabu (10/9), mengatakan jika program tersebut dijalankan bisa saja disandingkan dengan melalui Alokasi Dana Desa, PMPN Mandiri yang selama ini cukup berhasil dalam melaksanakan pembangunan di desa, atau melalui UED-SP dan lainnya.
Jika nantinya program tersebut digandeng melalui ADD, maka harus benar-benar diatur di dalam Peraturan Bupati (Perbup). "Berapa anggaran untuk keperluan pembangunan infrastruktur dan berapa pula anggaran yang diberikan untuk keperluan administasi, dan gaji para Kades, serta aparat desa. Sehingga, kepala desa yang dipercaya mengelola anggaran tersebut semakin jelas dan tidak sampai menyalahgunakan anggaran yang diberikan," ungkap Azza.(Riky)
Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) juga diprediksi tidak akan dijalankan kembali dikarenakan banyak ditemukan penyimpangan penggunaan dana hibah Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) itu dan masalah lainnya, namun untuk Kabupaten Kepulauan Meranti tetap melanjutkan dan mengadopsi program ini dengan program lainnya, karena ke 2 program ini dianggap mampu mendongkrak peran dan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program pembangunan.
Hal ini disampaikan Bupati Kepulauan Meranti disela sela kunjungannya ke Teluk Belitung pada pembukaan Pencanangan bulan bakti gotong royong masyarakat (BBGRM) ke IV tingkat kabupaten beberapa waktu lalu.
"PNPM di berbagai pelosok pedesaan di Meranti dalam tiga tahun terahir ini mampu mendongkrak peran dan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program pembangunan. Apalagi dalam pelaksanaan program PNPM tahun 2011 lalu, Meranti mampu menjadi daerah terbaik penyelenggara program PNPM se-Riau. Sebagai dukungan komitmen, pemkab Kepulauan Meranti mengapresiasi atas persetujuan DPRD Meranti dalam meningkatkan alokasi anggaran, untuk mendukung program PNPM," ungkap Bupati.
Untuk mewujukan Rencana itu Bupati Kepulauan Meranti Drs Irwan Nasir MSi, menggelontorkan dana Rp1,5 miliar per desa, sepertinya bisa direalisasikan mulai tahun 2015.
"Melalui adopsi program PNPM Mandiri yang akan kita rencanakan, peran masyarakat lebih nyata. Masyarakat menjadi subjek utama dalam seluruh rangkaian pelaksanaan proram PNPM. Mulai dari menyusun program, membelanjakan anggaran dana hingga melaksanakan program. Dengan demikian, hasil pelaksanaan program pembangunan yang dilaksanakan akan lebih berkualitas," imbuh Bupati.
Pertimbangan lain yang menjadi dasar komitmen pemerintah kabupaten Kepulauan Meranti untuk mempertahankan dan mengadopsi program PNPM ini untuk menggesa pembangunan tidak hanya mengarah pada upaya peningkatan kualitas dan kuantitas pelaksanaan program pembangunan. Disisi lain, pelaksanaan program PNPM dinilai mampu memberikan dampak yang luas bagi perubahan struktur ekonomi dan sosial masyarakat di pedesaan.
Kepala Badan Perencanaan pembangunan Daerah Kepulauan Meranti Azza Fachroni, ketika dikonfirmasi Rabu (10/9), mengatakan jika program tersebut dijalankan bisa saja disandingkan dengan melalui Alokasi Dana Desa, PMPN Mandiri yang selama ini cukup berhasil dalam melaksanakan pembangunan di desa, atau melalui UED-SP dan lainnya.
Jika nantinya program tersebut digandeng melalui ADD, maka harus benar-benar diatur di dalam Peraturan Bupati (Perbup). "Berapa anggaran untuk keperluan pembangunan infrastruktur dan berapa pula anggaran yang diberikan untuk keperluan administasi, dan gaji para Kades, serta aparat desa. Sehingga, kepala desa yang dipercaya mengelola anggaran tersebut semakin jelas dan tidak sampai menyalahgunakan anggaran yang diberikan," ungkap Azza.(Riky)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
PBFI Kepulauan Meranti Taja Kejurkab Men Fitness 2026
Komsos Jadi Sarana Babinsa Desa Lemang Perkuat Solidaritas Masyarakat
Cegah Karhutla, Babinsa Koramil Tebing Tinggi Intensifkan Patroli di Desa Sendaur
Perusahaan dari Malaysia Lirik Potensi Meranti, Wabup Muzamil Perkenalkan Empat Komoditas Unggulan
Komsos dengan Warga Banglas, Babinsa Tekankan Kebersihan dan Keamanan Lingkungan
Babinsa bersama Warga Melai Intens Patroli Cegah Karhutla
Komentar