Senin, 20 April 2026 WIB
Senin, 20 April 2026 WIB

Bupati Meranti Monitoring Peningkatan Jalan Poros Melai-Kedabu Rapat

- Kamis, 22 Januari 2015 21:36 WIB
Bupati Meranti Monitoring Peningkatan Jalan Poros Melai-Kedabu Rapat

MERANTI - Untuk memastikan target kerja di bidang infrastruktur jalan seperti pembangunan peningkatan Jalan Poros Melai-Kedabu Rapat sesuai dengan harapan, Kamis (22/1/2015) siang, Bupati Kepulauan Meranti, Drs. H. Irwan MSi secara langsung memonitoring pengerjaan tersebut ke lapangan.

Baca Juga:


Bupati Irwan yang saat itu didampingi Anggota DPRD Kepulauan Meranti, Edi Mashudi, Kabag Humas, Ery Suheiri S.Sos, Kadis Pu, Ardhani dan sejumlah pejabat di Setdakab Kepulauan Meranti menyisir dari awal hingga akhir jalan poros tersebut.


Bupati mengatakan bahwa proyek peningkatan Jalan Poros dari Desa Melai ke Kedabu Rapat ini merupakan prioritas pembangunan infrastruktur di Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Pembangunan jalan yang menghubungkan 2 desa ini merupakan akses utama warga untuk meningkatkan perekonomian, karena itu peningkatan jalan ini menjadi prioritas kita," katanya di lokasi pengerjaan.


Namun, kata Bupati Irwan, pembangunan peningkatan jalan tersebut jauh dari harapannya karena faktor alam dan susahnya material bangunan masuk ke lokasi pengerjaan membuat progres pengerjaan yang menggunakan APBD Tahun 2014 dengan anngaran sebesar Rp.14 miliar itu hanya mencapai 60 persen saja.


"Walaupun demikian, kontraktor sudah melaksanakannya dengan sungguh-sungguh. Kinerja kontraktor ini harus kita apresiasi juga, karena sulitnya medan pihak kontraktor dapat melaksanakan progress pengerjaan hingga 60 persen. Untuk dananya sendiri kita cairkan sesuai progress pengerjaan," sebutnya.


Selain sulitnya medan dan diakibatkan faktor alam yang mengakibatkan pengerjaan tidak selesai, tumpukan material pengerjaan seperti pasir juga sering dicuri oleh ulah oknum yang tidak bertanggung jawab. Walaupun demikian Bupati masih memberikan toleransi.


"Selagi pasir itu dimanfaatkan untuk membangun dapur atau bangunan lainnya oleh si oknum, masih bisa kita toleren. Tapi jika material itu sudah diperjulabelikannya, maka jika kedapatan akan kita proses sesuai hukum," kata Bupati sembari mengingatkan.


Bupati berharap proyek peningkatan jalan tersebut dapat dituntaskan pada tahun ini iapun meminta Dinas PU untuk mengusahakannya seoptimal mungkin. Oleh karena itu, jika pengerjaan ini dilanjutkan kembali, maka dirinya beserta instansi terkait akan mengalihkan titik nol pengerjaan ke daerah lain.


"Melihat kondisi di Desa Parit Besar ini tidak memungkin untuk dijadikan sebagai awal titik pengerjaan, maka di tahun ini kita akan memulai titik nolnya di Desa Kayu Ara," tuturnya.


Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menyempatkan untuk menyambangi SDN 7 Kedabu rapat. Bupati mengecek kondisi ruangan gedung SD tersebut. Selanjutnya Bupati menyempatkan diri ke kilang serabut sebelum mengakhiri monitoringnya. (eaf)

SHARE:
Berita Terkait
Menuju Musorkab, KONI Meranti Matangkan Langkah Lewat Rakerkab 2026

Menuju Musorkab, KONI Meranti Matangkan Langkah Lewat Rakerkab 2026

Sertu Muslim Ajak Warga Tanjung Darul Takzim Tingkatkan Kepedulian Lingkungan

Sertu Muslim Ajak Warga Tanjung Darul Takzim Tingkatkan Kepedulian Lingkungan

Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Rawan, Karhutla Tak Ditemukan

Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Rawan, Karhutla Tak Ditemukan

Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar

Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar

Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla

Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla

Babinsa Selatpanjang Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial

Babinsa Selatpanjang Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial

Komentar
Berita Terbaru