Apel Hari Kesadaran Nasional, Wabup Ingatkan PNS Bekerja Penuh Tanggungjawab
Redaksi - Senin, 18 Februari 2019 17:21 WIB
MERANTI - Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim bertindak sebagai Pembina Apel Hari Kesadaran Nasional di Lingkungan Pemkab. Meranti, pada kesempatan itu Wabup menghimbau seluruh PNS untuk bekerja dengan penuh tangungjawab, bertempat di Halaman Kantor Bupati Meranti, Senin (18/2/2019).
Dalam pidatonya dihadapan PNS dan Non PNS dijajaran Pemkab. Meranti mengajak seluruh pegawia untuk mengevaluasi diri apa yang sudah dilakukan dan apa yang menjadi kekurangan untuk dibenahi. Dimana sesuai dengan Visi dan Misi Kab. Meranti ada beberapa hal yang menjadi perhatian yakni penataan birokrasi atau reformasi birokrasi, pemberdayaan ekonomi dan pembangunan sumber daya manusia.
Namun duakui Wabup, genap 3 tahun dirinya menjabat masalah penataan birokrasi masih menjadi PR besar yang harus dituntaskan.
"Penataan birokrasi masihbelum signifikan baik dari segi pengaturan struktur organisasi sesuai aturan yang ada maupun masalah disiplin, namun yang penting kinerja birokrasi dapat berjalan efektif dan efisien dalam menjalankan tugasnya," jelas Wabup.
Dan yang disayangkan Wabup, hingga saat ini masalah kehadiran dan disiplin pegawai masih belum sepenuhnya baik untuk itu ia meminta Sekretaris Daerah selaku pembina tertinggi kepegawaian dapat memberikan laporan berkala soal disiplin pegawai itu dan bagi yang selalu membandel diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.
Kemudian ditambahkan Wabup agar pelayanan kepada masyarakat lebih optimal ia memintaPNS bekerja dengan keras dan tidak menyerahkanya semua pekerjaan pada pegawai honor.
"karena banyak pegawai yang menyerahkan pekerjaan pada honorer," ucapnya.
Dan untuk mengantisipasinya, Wabup meminta OPD terkait untuk menghitung jumlah pegawai dan kebutuhan pegawai untuk diusulkan ke Kementrian yang disesuaikan pula dengan kekuatan anggaran.
Lebih jauh disampaikan Wakil Bupati, saat ini masyarakat menunggu apa yang bisa dilakukan oleh Pemerintah untuk mensejahterakan mereka, untuk itu Wabup meminta OPD untuk membuat perencanaan program berbasis Outcome atau manfaat. Sehingga benar-benar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Hendaknya apa yang kita lakukan dapat memberi manfaat kepada masyarakat terutama dalam pengentasan kemiskinan dan meningkatkan ekonomi masyarakat, agar kita mampu duduksama rendah dan berdiri sama tinggi dengan daerah lainnya," ucap Wabup.
Bahkan Wabup mengintruksikan bagi OPD yang mengusulkan kegiatan yang tidak terlau Urgen untuk dicoret. "Kalau perlu tidak ada anggaran," tegas Wabup.
Terakhir Wabup meminta Sekda untuk mengevaluasi semua pegawai yang tidak serius dan tidak bertanggungjawab sebagai bahan pertimbangan pemberian promosi.
"Setiap pegawai yang bekerja dengan baik pasti mendapat apresiasi dari pimpinan, tidak perlu meminta jabatan bekerjalah dengan baik semua akan dievaluasi dan akan diberikan tempat yang sesuai," pungkas Wabup.
Sekedar informasi dalam Apel Peringatan Hari Kesadarab Nasional itu, juga dilakukan penyerahan penghargaan oleh Wakil Bupati H. Said Hasyim didampingi Sekda Meranti dan Kadis Sosial pertama kepada pemenang Program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana P2WKSS kepada pemenang 1 Desa Dwi Tunggal, pemenang Ke II Desa Semukut dan Pemenang III Desa Sungai Cina.
Kemudian Penghargaan Kepada Desa Banglas atas keberhasilan meraih juara I pada lomba peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat sejahtera Tingkat Provinsi Riau Tahun 2017 lalu.
Penghargaan kepada Kecamatan Tebing Tinggi Barat atas prestasinya meraih juara III pada Lomba Kecamatan Sayang Ibu.
Terkahir penghargaan kepada Forum Anak Kepulauan Meranti yang berhasil meraih juara II Pada DAFFA Award Tingkat Provinsi Riau Tahun 2018 dan Forum Anak Kec. Merbau atas prestasinya sebagai pelopor bidang kesehatan pratama pada DAFFA Award Tingkat Nasional Tahun 2018.(hms)
Dalam pidatonya dihadapan PNS dan Non PNS dijajaran Pemkab. Meranti mengajak seluruh pegawia untuk mengevaluasi diri apa yang sudah dilakukan dan apa yang menjadi kekurangan untuk dibenahi. Dimana sesuai dengan Visi dan Misi Kab. Meranti ada beberapa hal yang menjadi perhatian yakni penataan birokrasi atau reformasi birokrasi, pemberdayaan ekonomi dan pembangunan sumber daya manusia.
Namun duakui Wabup, genap 3 tahun dirinya menjabat masalah penataan birokrasi masih menjadi PR besar yang harus dituntaskan.
"Penataan birokrasi masihbelum signifikan baik dari segi pengaturan struktur organisasi sesuai aturan yang ada maupun masalah disiplin, namun yang penting kinerja birokrasi dapat berjalan efektif dan efisien dalam menjalankan tugasnya," jelas Wabup.
Dan yang disayangkan Wabup, hingga saat ini masalah kehadiran dan disiplin pegawai masih belum sepenuhnya baik untuk itu ia meminta Sekretaris Daerah selaku pembina tertinggi kepegawaian dapat memberikan laporan berkala soal disiplin pegawai itu dan bagi yang selalu membandel diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.
Kemudian ditambahkan Wabup agar pelayanan kepada masyarakat lebih optimal ia memintaPNS bekerja dengan keras dan tidak menyerahkanya semua pekerjaan pada pegawai honor.
"karena banyak pegawai yang menyerahkan pekerjaan pada honorer," ucapnya.
Dan untuk mengantisipasinya, Wabup meminta OPD terkait untuk menghitung jumlah pegawai dan kebutuhan pegawai untuk diusulkan ke Kementrian yang disesuaikan pula dengan kekuatan anggaran.
Lebih jauh disampaikan Wakil Bupati, saat ini masyarakat menunggu apa yang bisa dilakukan oleh Pemerintah untuk mensejahterakan mereka, untuk itu Wabup meminta OPD untuk membuat perencanaan program berbasis Outcome atau manfaat. Sehingga benar-benar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Hendaknya apa yang kita lakukan dapat memberi manfaat kepada masyarakat terutama dalam pengentasan kemiskinan dan meningkatkan ekonomi masyarakat, agar kita mampu duduksama rendah dan berdiri sama tinggi dengan daerah lainnya," ucap Wabup.
Bahkan Wabup mengintruksikan bagi OPD yang mengusulkan kegiatan yang tidak terlau Urgen untuk dicoret. "Kalau perlu tidak ada anggaran," tegas Wabup.
Terakhir Wabup meminta Sekda untuk mengevaluasi semua pegawai yang tidak serius dan tidak bertanggungjawab sebagai bahan pertimbangan pemberian promosi.
"Setiap pegawai yang bekerja dengan baik pasti mendapat apresiasi dari pimpinan, tidak perlu meminta jabatan bekerjalah dengan baik semua akan dievaluasi dan akan diberikan tempat yang sesuai," pungkas Wabup.
Sekedar informasi dalam Apel Peringatan Hari Kesadarab Nasional itu, juga dilakukan penyerahan penghargaan oleh Wakil Bupati H. Said Hasyim didampingi Sekda Meranti dan Kadis Sosial pertama kepada pemenang Program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana P2WKSS kepada pemenang 1 Desa Dwi Tunggal, pemenang Ke II Desa Semukut dan Pemenang III Desa Sungai Cina.
Kemudian Penghargaan Kepada Desa Banglas atas keberhasilan meraih juara I pada lomba peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat sejahtera Tingkat Provinsi Riau Tahun 2017 lalu.
Penghargaan kepada Kecamatan Tebing Tinggi Barat atas prestasinya meraih juara III pada Lomba Kecamatan Sayang Ibu.
Terkahir penghargaan kepada Forum Anak Kepulauan Meranti yang berhasil meraih juara II Pada DAFFA Award Tingkat Provinsi Riau Tahun 2018 dan Forum Anak Kec. Merbau atas prestasinya sebagai pelopor bidang kesehatan pratama pada DAFFA Award Tingkat Nasional Tahun 2018.(hms)
Baca Juga:
- MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
- Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah
- Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
SHARE:
Berita Terkait
MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah
Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
Komsos Babinsa di Selatpanjang Timur, Tekankan Gotong Royong dan Antisipasi Karhutla
Cegah Karhutla, Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Alahair Timur
Sertu Amsyaya Temui Warga Insit, Perkuat Komunikasi Sosial
Komentar