Sabtu, 05 September 2026 WIB
Sabtu, 05 September 2026 WIB

66 PTT Kesehatan di Meranti Bakal Kantongi SK CPNS, Eri Gading: Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

- Minggu, 18 Juni 2017 00:19 WIB
66 PTT Kesehatan di Meranti Bakal Kantongi SK CPNS, Eri Gading: Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

SELATPANJANG - Kabar gembira buat tenaga kesehatan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang mengabdi di Kabupaten Kepulauan Meranti, datang dari Kementerian Kesehatan RI. Sebanyak 66 bidan dan dokter PTT bakal mengantongi SK CPNS, dari program daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T).

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Kepala BKPP Kabupaten Meranti, Drs Revirianto, melalui Kepala Bidang (Kabid) Mutasi Hery Syahputra SH, Sabtu (17/6/2017) malam. Dikonfirmasi melalui via telepon, pria akrab disapa Eri Gading itu, mengaku bersyukur karena Kabupaten Kepulauan Meranti telah mendapat 66 orang CPNS untuk bidan PTT dan doktor PTT.

"Kta berharap, nantinya ketika sudah menjadi ASN, bidan dan doktor ini bisa meningkatkan lagi pelayanan kepada masyarakat, serta menjalankan tugas sesuai tupoksi masing-masing," ujarnya.

Walau begitu, jelas Eri, untuk menjadi CPNS para bidan PTT dan doktor PTT ini berdasarkan SK dari masa kerja 7 tahun dan ada juga mengabdi sampai 12 tahun.

"Nah, kita harus optimis, beri pelayanan kesehatan di Desa secara maksimal, memberi pelayanan yang baik dan juga mengayomi masyarakat," imbuh dia.

Dalam kesempatan yang sama, Kabid Informasi Kepegawaian BKPP Kabupaten Kepulauan Meranti, Said Sholahuddin SP, juga membenarkan apa yang disampaikan Eri Gading tersebut. Menurut dia, apabila sudah direkap, kemudian diminta persetujuan Kepala Daerah untuk melihat secara jelasnya bahwa Kepulauan Meranti mendapat 66 orang CPNS dari bidan PTT dan doktor PTT.

"Bagi para bidan dan doktor yang lulus CPNS tersebut, sepantasnya mengucapkan syukur, dan jangan lupa harus bisa berikan pelayanan prima untuk masyarakat," ujarnya.

Pria akrab disapa Abeng itu juga menjelaskan, jika yang lulus melalui program 3T tersebut banyak anak putra daerah. Oleh karenanya, samsung dia, nantinya ketika sudah menjadi ASN mereka harus betul-betul mengabdi dan memberikan pelayanan masyarakat.

"Seandainya mau pindah, juga hendaknya sesuai dengan persyaratan, yakni mengabdi sampai 10 tahun baru bisa pindah," pungkas dia.(rls/nur)



Punya informasi kejadian/peristiwa/rilis seputar Kabupaten Kepulauan Meranti, atau ingin berbagi foto? Silahkan kirim ke via WhatsApp : 081267448899 atau Email : masnurmeranti@gmail.com. (Mohon dilampirkan data diri Anda)

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Peduli Keselamatan Berkendara, Satlantas Polres Meranti Gencarkan Himbauan Tertib Berlalulintas

Peduli Keselamatan Berkendara, Satlantas Polres Meranti Gencarkan Himbauan Tertib Berlalulintas

Produk Unggulan UMKM Meranti Didorong Masuk Pemetaan KPJU Riau 2026

Produk Unggulan UMKM Meranti Didorong Masuk Pemetaan KPJU Riau 2026

Buka OMI Kemenag 2026, Bupati Asmar Ajak Siswa Berinovasi Soal Sains dan Teknologi dengan Nilai Islam

Buka OMI Kemenag 2026, Bupati Asmar Ajak Siswa Berinovasi Soal Sains dan Teknologi dengan Nilai Islam

Tim UIN Suska Riau Berkunjung ke Meranti, Tawarkan Kolaborasi Sejumlah Bidang ke Bupati Asmar

Tim UIN Suska Riau Berkunjung ke Meranti, Tawarkan Kolaborasi Sejumlah Bidang ke Bupati Asmar

Hafal 30 Juz Al-Qur'an, Santriwati Ponpes Darul Fikri dapat Reward Umrah Gratis

Hafal 30 Juz Al-Qur'an, Santriwati Ponpes Darul Fikri dapat Reward Umrah Gratis

Maklumat Bersama Dikeluarkan, Pencegahan dan Kesiapsiagaan Karhutla Makin Diperkuat

Maklumat Bersama Dikeluarkan, Pencegahan dan Kesiapsiagaan Karhutla Makin Diperkuat

Komentar
Berita Terbaru