35 Pendamping dan Operator PKH Diberi Bimtek Khusus
SELATPANJANG, MOC- Sesuai jadwal yang dikeluarkan
Kementerian Sosial, sebanyak 35 pendamping dan 1 operator Program
Keluarga Harapan (PKH) di Kepulauan Meranti akan diberikan bimbingan
teknis khusus pada 1 dan 2 Oktober mendatang. Setelah itu, mereka akan
segera dikirim untuk bertugas di masing-masing kecamatan yang telah
ditetapkan.
Sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disonakertrans) Kepulauan Meranti, Said Asmarudin, bari-baru ini. Katanya, pendidikan lanjutan ini sendiri akan diadakan di Selatpanjang dengan bimbingan pihak dari Kementerian Sosial yang datang langsung.
"Ini merupakan pendidikan lanjutan bagi mereka, setelah diberikan pelatihan di Padang dan Jakarta beberapa waktu lalu," kata Asmarudin.
Menurut Said lagi, setelah bimtek khusus itu nantinya para pendamping dan operator yang notabene putra-putri Kepulauan Meranti itu akan menerima SK untuk segera bertugas.
"SK mereka nanti akan segera kita bagikan setelah Bimtek, karena SK ini yang ngeluarkan adalah pihak kementerian," ucapnya.
Sebagai tugas pertama, petugas PKH ini akan dikordinasikan dengan Satuan Kerja terkait untuk mengurangi angka kemiskinan di daerah.
"Dari data 35 pendamping dan 1 operator akan melayani 8915 keluarga sangat miskin (KSM). Tugas pertama mereka ya memvalidasi data itu dulu," ungkap Said.
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program pemerintah pusat untuk membantu Keluarga Sangat Miskin (KSM) di banyak daerah, dengan berbagai bentuk program yang akan dilaksanakan oleh para pendamping dan operator yang dikordinasikan oleh Dinas Sosial masing-masing daerah.(Riky)
Sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disonakertrans) Kepulauan Meranti, Said Asmarudin, bari-baru ini. Katanya, pendidikan lanjutan ini sendiri akan diadakan di Selatpanjang dengan bimbingan pihak dari Kementerian Sosial yang datang langsung.
"Ini merupakan pendidikan lanjutan bagi mereka, setelah diberikan pelatihan di Padang dan Jakarta beberapa waktu lalu," kata Asmarudin.
Menurut Said lagi, setelah bimtek khusus itu nantinya para pendamping dan operator yang notabene putra-putri Kepulauan Meranti itu akan menerima SK untuk segera bertugas.
"SK mereka nanti akan segera kita bagikan setelah Bimtek, karena SK ini yang ngeluarkan adalah pihak kementerian," ucapnya.
Sebagai tugas pertama, petugas PKH ini akan dikordinasikan dengan Satuan Kerja terkait untuk mengurangi angka kemiskinan di daerah.
"Dari data 35 pendamping dan 1 operator akan melayani 8915 keluarga sangat miskin (KSM). Tugas pertama mereka ya memvalidasi data itu dulu," ungkap Said.
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program pemerintah pusat untuk membantu Keluarga Sangat Miskin (KSM) di banyak daerah, dengan berbagai bentuk program yang akan dilaksanakan oleh para pendamping dan operator yang dikordinasikan oleh Dinas Sosial masing-masing daerah.(Riky)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
PBFI Kepulauan Meranti Taja Kejurkab Men Fitness 2026
Komsos Jadi Sarana Babinsa Desa Lemang Perkuat Solidaritas Masyarakat
Cegah Karhutla, Babinsa Koramil Tebing Tinggi Intensifkan Patroli di Desa Sendaur
Perusahaan dari Malaysia Lirik Potensi Meranti, Wabup Muzamil Perkenalkan Empat Komoditas Unggulan
Komsos dengan Warga Banglas, Babinsa Tekankan Kebersihan dan Keamanan Lingkungan
Babinsa bersama Warga Melai Intens Patroli Cegah Karhutla
Komentar