2015, DPPKP Meranti Targetkan 5.000 Ha Padi
SELATPANJANG, MOC - Luas tanaman padi di Kabupaten Kepulauan Meranti
terus bertambah setiap tahun. Bahkan pada tahun 2015 nanti Dinas Pertanian,
Peketernakan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) menargetkan mencapai 5.000
hektare.
"Pada tahun 2012 luas tanaman padi kita baru 2.250 hektare, pada tahun 2013 bertambah menjadi 3.250 hektare, dan pada tahun ini (2014 red) mudah-mudahan bisa mencapai 4.200 hektare, karena target kita pada tahun 2015 bisa terus bertambah sekitar 1000 hektar lagi menjadi 5000 hektar lebih. Artinya pada tahun ini akan dilakukan penanaman sekitar 950 hektar," kata Kepala DPPKP Kepulauan Meranti Yulian Norwis SE MM.
Untuk masa tanam pada tahun ini (2014) akan dilaksanakan pada bulan Agustus nanti. Penyebaran tanaman padi ini ke seluruh wilayah di Kepulauan Meranti yang akan dijadikan central tanaman padi di Kepulauan Meranti.
"Seperti di Desa Topang nantinya akan kita tanam seluas 250 hektar, di Tanjung Bunga 100 hektar di Batang Meranti 57 hektare, di Desa Penyagun 100 hektare, Desa Segomeng 50 hektar, dan Desa Tanjung Samak 50 hektar. Selain itu, juga ada optimalisasi yang juga kegiatannya menanam padi di desa Sungai Tohor seluas 100 hektar dan sejumlah daerah lainnya," rincinya.
Disinggung mengenai hasil panen padi pada tahun 2013 lalu, Yulian menerangkan bahwa dari tanaman padi yang berhasil panen sehingga menjadi beras sebanyak 12000 ton selama setahun. Dengan angka tersebut dirasa masih belum bisa memenuhi untuk seluruh kebutuhan masyarakat di Kepulauan Meranti.
"Kedepan memang dari sisi pemasaran beras asal Meranti ini akan dibuat lebih baik. Tidak hanya di bidang administrasi, tapi juga distribusi. Kita juga secara administrasi melaporkan ke Bulog dan pemasarannya bisa langsung dilakukan melalui pasar-pasar yang ada di seluruh wilayah kepulauan Meranti," jelasnya.
Dia juga berharap seluruh pihak terutama komitmen dari para petani padi itu sendiri bisa dilaksanakan. Sehingga Meranti swasembada pangan bisa terlaksana dan terwujud segera.(RTC/RED)
"Pada tahun 2012 luas tanaman padi kita baru 2.250 hektare, pada tahun 2013 bertambah menjadi 3.250 hektare, dan pada tahun ini (2014 red) mudah-mudahan bisa mencapai 4.200 hektare, karena target kita pada tahun 2015 bisa terus bertambah sekitar 1000 hektar lagi menjadi 5000 hektar lebih. Artinya pada tahun ini akan dilakukan penanaman sekitar 950 hektar," kata Kepala DPPKP Kepulauan Meranti Yulian Norwis SE MM.
Untuk masa tanam pada tahun ini (2014) akan dilaksanakan pada bulan Agustus nanti. Penyebaran tanaman padi ini ke seluruh wilayah di Kepulauan Meranti yang akan dijadikan central tanaman padi di Kepulauan Meranti.
"Seperti di Desa Topang nantinya akan kita tanam seluas 250 hektar, di Tanjung Bunga 100 hektar di Batang Meranti 57 hektare, di Desa Penyagun 100 hektare, Desa Segomeng 50 hektar, dan Desa Tanjung Samak 50 hektar. Selain itu, juga ada optimalisasi yang juga kegiatannya menanam padi di desa Sungai Tohor seluas 100 hektar dan sejumlah daerah lainnya," rincinya.
Disinggung mengenai hasil panen padi pada tahun 2013 lalu, Yulian menerangkan bahwa dari tanaman padi yang berhasil panen sehingga menjadi beras sebanyak 12000 ton selama setahun. Dengan angka tersebut dirasa masih belum bisa memenuhi untuk seluruh kebutuhan masyarakat di Kepulauan Meranti.
"Kedepan memang dari sisi pemasaran beras asal Meranti ini akan dibuat lebih baik. Tidak hanya di bidang administrasi, tapi juga distribusi. Kita juga secara administrasi melaporkan ke Bulog dan pemasarannya bisa langsung dilakukan melalui pasar-pasar yang ada di seluruh wilayah kepulauan Meranti," jelasnya.
Dia juga berharap seluruh pihak terutama komitmen dari para petani padi itu sendiri bisa dilaksanakan. Sehingga Meranti swasembada pangan bisa terlaksana dan terwujud segera.(RTC/RED)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Menuju Musorkab, KONI Meranti Matangkan Langkah Lewat Rakerkab 2026
Sertu Muslim Ajak Warga Tanjung Darul Takzim Tingkatkan Kepedulian Lingkungan
Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Rawan, Karhutla Tak Ditemukan
Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar
Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla
Babinsa Selatpanjang Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial
Komentar