Tubing Mangrove, 'Magnet' Baru Pengunjung Bokor
SELATPANJANG - Sanggar Bathin Galang, mencoba mempopulerkan Tubing Mangrove atau olahraga exstream yang berada di air tepatnya di sungai berhutan mangrove, dalam rangka mempromosikan Desa Wisata Bokor.
Dengan harapan, para wisatawan yang berkunjung ke Desa Wisata Budaya Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Kepulauan Meranti, nantinya bisa mencoba dan menikmati olahraga Tubing Mangrove ini.
"Kami hanya mencoba terlebih dahulu, untuk selanjutnya kegiatan ini akan kita jadikan paket wisata menarik bagi pengunjung yang mau mencoba olahraga ini di Desa Wisata Budaya Bokor," ungkap Ketua Sanggar Bathin Galang, Sopandi S Sos, Sabtu (11/2/2017).
Timbulnya ide Tubing Mangrove ini kata Sopandi, dikarenakan potensi alam sangat baik sekali dilakukan di Kepulauan Meranti khususnya di Desa Bokor. Untuk percobaan, sudah dilakukan 3 pemuda Bokor yakni We, Sadam dan Pandi.
"Kami mulai mencoba di hulu sungai Bokor yang merupakan hutan mangrove yang paling tebal," ujarnya.
Tubing hampir mirip dengan rafting, hanya saja alat yang dipakai adalah ban dalam ukuran besar. Kalau rafting yang dipakai adalah perahu karet yang diisi sampai enam orang, sementara tubing hanya digunakan satu orang untuk setiap ban atau secara individual.(nur)
Baca Juga:
Perusahaan dari Malaysia Lirik Potensi Meranti, Wabup Muzamil Perkenalkan Empat Komoditas Unggulan
Komsos dengan Warga Banglas, Babinsa Tekankan Kebersihan dan Keamanan Lingkungan
Babinsa bersama Warga Melai Intens Patroli Cegah Karhutla
Polda Riau Rotasi Dua Kasat dan Kapolsek di Polres Kepulauan Meranti
Pemkab Kepulauan Meranti dan Kemenhub Bersepakat Siapkan SDM Transportasi Darat