Jumat, 19 Juni 2026 WIB
Jumat, 19 Juni 2026 WIB

Tanpa KONI pun, Dua Atlet Muaythai Berangkat ke Kejurnas Wapres di NTB

- Kamis, 03 September 2015 18:12 WIB
Tanpa KONI pun, Dua Atlet Muaythai Berangkat ke Kejurnas Wapres di NTB
BENGKALIS - Kendatipun tanpa bantuan dan dukungan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bengkalis, namun Atlet Muaythai bengkalis tetap optimis melaju berlaga dalam kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wapres I di Lombok, Nusa Tenggara Barat dan bertekad mengharumkan nama daerah dikancah olahraga.

"Alhamdullilah, berkat sumbangan teman-teman pengurus Muaythai Bengkalis dua atlet kita dapat mengikuti ajang kejuaraan nasional di Lombok NTB," kata Ketua Pembina Muaythai kabupaten Bengkalis Dakeslim, Kamis (3/9) semberi optimis atlet Muaythai bengkalis bakal kembali meraih medali emas.

Diakui Dakeslim, keberadaan KONI Bengkalis dinilai mati suri. Pasalnya, tidak ada sama sekali perhatian terhadap dua atlet Muaythai Bengkalis yang ikut berlaga di ajang Kejuraan Nasional Wapres I di Lombok NTB.

"Percuma saja anggaran KONI bengkalis ini besar, Atlet kita mau berangkat bertarung mengharumkan nama baik negeri junjungan inipun tidak bisa dibantu. Parahnya lagi, dana untuk makan atlit pun tidak ada sama sekali," kata Dakeslim.

Adapun keberangkatan dua atlet yang bertanding dikejuaraan Nasional Wapres, guna mengikuti pertandingan pada kelas 57 kg, diantaranya adalah James, dan 70 kg Ade ‎warga Bengkalis.

Senada Humas Atlet Muaythai bengkalis, Putra juga mengaku prihatin dengan kondisi atlet bengkalis. Pasalnya ditemukan juga satu Pengcab yang mengikuti kejuaraan Nasional dengan keterbatasan kemampuan anggaran tidak ada perhatian dari KONI Bengkalis.

"Ironisnya, untuk keberangkatanya saja sampai menggadaikan medali emasnya," geram putra.

Putrapun dengan nada lantang menyebut KONI bengkalis hanya diam ditempat. Bahkan, Kepemimpinan Syaukani saat ini Induk organisasi olahraga itupun seperti mati suri.

"Seyogjanya, ketua KONI bengkalis harus bisa memberikan dan mencarikan solusi untuk mengatasi ini. Jangan asal bicara saja, saya rasa Organisasi yang besarkan nama saudara "Syaukani" bukan Syaukani yang besarkan nama Organisasi. Inikan sudak kiamat," lantanya.(red)

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Perusahaan dari Malaysia Lirik Potensi Meranti, Wabup Muzamil Perkenalkan Empat Komoditas Unggulan

Perusahaan dari Malaysia Lirik Potensi Meranti, Wabup Muzamil Perkenalkan Empat Komoditas Unggulan

Komsos dengan Warga Banglas, Babinsa Tekankan Kebersihan dan Keamanan Lingkungan

Komsos dengan Warga Banglas, Babinsa Tekankan Kebersihan dan Keamanan Lingkungan

Babinsa bersama Warga Melai Intens Patroli Cegah Karhutla

Babinsa bersama Warga Melai Intens Patroli Cegah Karhutla

Polda Riau Rotasi Dua Kasat dan Kapolsek di Polres Kepulauan Meranti

Polda Riau Rotasi Dua Kasat dan Kapolsek di Polres Kepulauan Meranti

Pemkab Kepulauan Meranti dan Kemenhub Bersepakat Siapkan SDM Transportasi Darat

Pemkab Kepulauan Meranti dan Kemenhub Bersepakat Siapkan SDM Transportasi Darat

Jelang Sosek Malindo 2026, Imigrasi Selatpanjang dan Konsulat Malaysia Perkuat Koordinasi

Jelang Sosek Malindo 2026, Imigrasi Selatpanjang dan Konsulat Malaysia Perkuat Koordinasi

Komentar
Berita Terbaru