Dua Atlet Silat Meranti Melaju ke Semi Final
KAMPAR - Memasuki hari ketiga pertandingan cabangan olahraga Pencak silat di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau ke IX tahun 2017 di Bangkinang Kampar, Kabupaten Kepulauan Meranti menurukan tiga pesilat satu diantaranya berhasil melaju ke babak semi final.
Pesilat Asal Kabupaten Kepulauan Meranti yang melaju ke Babak Semi final di kelas B. Putri atas nama Putri Mulia Sari, setelah berhasil menang telak atas lawannya pesilat dari Kabupaten Bengkalis pada pertadingan pada Selasa (01/11/2017) pagi kemarin.
Pada siang harinya Meranti kembali menurunkan dua pesilat kategori di kelas H dan Kelas I, yakni Mahfud dan Rich, namun sayangnya dua pesilat harapan masa depan Meranti itu gagal melaju ke babak selanjutnya setelah diganjal oleh pesilat Kabupaten Kampar dan pesilat asal kota Dumai.
Dengan kegagalan dua pesilat harapan Meranti tersebut, cabor Pencak silat Kepulauan Meranti hanya menyisakan dua pesilat yang berhasl melanjut kebabak semil final yakni Kelas B Putri atas nama Putri Mulia Sari dan kelas J Putra atas nama Febrandi alias Along.
Sedangkan untuk kategori Seni Kabupaten Kepulauan Meranti masih mempunyai harapan untuk meraih mendali yakni di kategori tunggal Putra dan tunggal Putri atas nama Rahmad Kurnawan dan Rabiatul Husna.
"Sampai saat ini Kabupaten Kepulauan Meranti masih memeliki 4 Pilat dua kategori laga dan 2 kategori Seni, artinya kita mash punya peluang dan kesempatan untuk meraih mendali. dari cabor pencak Silat ini," ungkap Bimbingan Prestasi IPSI Kabupaten Kepulauan Meranti, Sawaluddin kepada awak media.
Untuk itu, ia juga berharap kepada 4 pesilat yang masih memiliki peluang merebut mendali tersebut untuk dapat bermain dengan baik, namun tentunya harus tetap menjujung tinggi semangat sportivitas.(rls/nur)
Pesilat Asal Kabupaten Kepulauan Meranti yang melaju ke Babak Semi final di kelas B. Putri atas nama Putri Mulia Sari, setelah berhasil menang telak atas lawannya pesilat dari Kabupaten Bengkalis pada pertadingan pada Selasa (01/11/2017) pagi kemarin.
Pada siang harinya Meranti kembali menurunkan dua pesilat kategori di kelas H dan Kelas I, yakni Mahfud dan Rich, namun sayangnya dua pesilat harapan masa depan Meranti itu gagal melaju ke babak selanjutnya setelah diganjal oleh pesilat Kabupaten Kampar dan pesilat asal kota Dumai.
Dengan kegagalan dua pesilat harapan Meranti tersebut, cabor Pencak silat Kepulauan Meranti hanya menyisakan dua pesilat yang berhasl melanjut kebabak semil final yakni Kelas B Putri atas nama Putri Mulia Sari dan kelas J Putra atas nama Febrandi alias Along.
Sedangkan untuk kategori Seni Kabupaten Kepulauan Meranti masih mempunyai harapan untuk meraih mendali yakni di kategori tunggal Putra dan tunggal Putri atas nama Rahmad Kurnawan dan Rabiatul Husna.
"Sampai saat ini Kabupaten Kepulauan Meranti masih memeliki 4 Pilat dua kategori laga dan 2 kategori Seni, artinya kita mash punya peluang dan kesempatan untuk meraih mendali. dari cabor pencak Silat ini," ungkap Bimbingan Prestasi IPSI Kabupaten Kepulauan Meranti, Sawaluddin kepada awak media.
Untuk itu, ia juga berharap kepada 4 pesilat yang masih memiliki peluang merebut mendali tersebut untuk dapat bermain dengan baik, namun tentunya harus tetap menjujung tinggi semangat sportivitas.(rls/nur)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Sekda Meranti Tekankan 9 Aspek Penting ke Aparatur di Kecamatan Merbau
Bupati Asmar Harap Pilkades Serentak 8 Oktober Berlangsung Sukses
Tinjau Penanganan Karhutla di Gemalasari, Bupati Asmar : Tetap Waspada Cegah Kebakaran
Lantik 13 Pejabat, Ini Pesan dan Harapan Sekda Meranti
Terkait Penggeledahan Bagian Umum, Pemkab Meranti Hormati Proses Hukum
Perkuat Kehadiran Negara di Pulau Rangsang, Pemkab Meranti Gesa Terwujudnya PLBN Tanjung Kedabu
Komentar