Atlet Silat Meranti Mulai Unjuk Gigi
Redaksi - Sabtu, 18 Agustus 2018 13:00 WIB
SELATPANJANG - Seiring berjalannya waktu, atlet–atlet Pencaksilat Kabupaten Kepulauandibawahbinaan Ikatan Pencaksilat Seluruh Indonesia (IPSI) Kepulauan Meranti mulai menunjukan Prestasi yang membanggakan daerah.
Diawali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau yang dilaksanakan di Kabupaten Kampar Tahun 2017 lalu, saat itu atlet PencaksilatKabupaten termuda di Provinsi ini berhasil meraih duamendali 1 perak dan 1 perunggu, diikut dengan beberapa kejuaran lainnya dan termasukOlahraga Olimpiade Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP, Merantijuga meraih 2 mendali Emas.
Tidak hanya sampai di situ,baru-baru ini atletPencak Silat Kabupaten Kepulauan Merantikembali berhasil meraih medali emasdi ajang O2SN tingklat SMA yang dilaksanakan di Hotel New Hollywod Pekanbaru pada 13-16 Agustus 2018 lalu. Diantaranya, di kelas F putraatas nama Bintar Ruadi dari SMA Alma'arif Alah Air.
Bintar juga merupakan salah satu atlet yang ikut mewakili Kabupaten Kepulauan Merantipada Pekan Olahraga Provinsi Riau yang di Kabupaten Kampar.
Atlet Pencaksilat satu ini memiliki mental juara serta semangat juang yang tinggi. Atlet seperti ini tentunya perlu mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.
Keberhasilan Bintar meranih medali emas tersebut tentunya tidak terlepas dari kerja Pelatih IPSI Kabupaten Kepulauan Merantiserta tangan dingin gurunya Sugitoyang sekaligus menjabat sebagai Kepala Pelatih IPSI Kabupaten Kepulauan Meranti.
Kepada awak media, Sugito menjelaskan bahwa Bintar merupakan salah satumurid terbaik di perguruan Kera Sakti.
"Dia (Bintar) memang berbakat, serta memiliki mental juara khususnya di cabor pencaksilat," ungkapnya.
Menurut Sugito, keberadaan Perguruan Pencak IKSPI Kera Sakti di Kabupaten Kepulauan Meranti bisa dikatakan baru setahun janggung, namun berkat dukungan Ketua Dewan Pembina Perguruan IKSPI Kera Sakti cabang KabupatenKepulauan Meranti Dr. H. Taufikurrahman, IKSPI Kera Sakti mengalami kemajuan yang signifikan.
"Kedepan kita berharap pihak Dinas terkait bisa mendampingi atlet yang akan belaga, atau setidaknya dapat didampingi oleh official yang mengerti dengan peraturan petandingan pencaksilat itu sendiri, dan hal itu perlu dipandang perlu guna mengantispsi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada atlet," harap Sugito.(rls)
Diawali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau yang dilaksanakan di Kabupaten Kampar Tahun 2017 lalu, saat itu atlet PencaksilatKabupaten termuda di Provinsi ini berhasil meraih duamendali 1 perak dan 1 perunggu, diikut dengan beberapa kejuaran lainnya dan termasukOlahraga Olimpiade Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP, Merantijuga meraih 2 mendali Emas.
Tidak hanya sampai di situ,baru-baru ini atletPencak Silat Kabupaten Kepulauan Merantikembali berhasil meraih medali emasdi ajang O2SN tingklat SMA yang dilaksanakan di Hotel New Hollywod Pekanbaru pada 13-16 Agustus 2018 lalu. Diantaranya, di kelas F putraatas nama Bintar Ruadi dari SMA Alma'arif Alah Air.
Bintar juga merupakan salah satu atlet yang ikut mewakili Kabupaten Kepulauan Merantipada Pekan Olahraga Provinsi Riau yang di Kabupaten Kampar.
Atlet Pencaksilat satu ini memiliki mental juara serta semangat juang yang tinggi. Atlet seperti ini tentunya perlu mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.
Keberhasilan Bintar meranih medali emas tersebut tentunya tidak terlepas dari kerja Pelatih IPSI Kabupaten Kepulauan Merantiserta tangan dingin gurunya Sugitoyang sekaligus menjabat sebagai Kepala Pelatih IPSI Kabupaten Kepulauan Meranti.
Kepada awak media, Sugito menjelaskan bahwa Bintar merupakan salah satumurid terbaik di perguruan Kera Sakti.
"Dia (Bintar) memang berbakat, serta memiliki mental juara khususnya di cabor pencaksilat," ungkapnya.
Menurut Sugito, keberadaan Perguruan Pencak IKSPI Kera Sakti di Kabupaten Kepulauan Meranti bisa dikatakan baru setahun janggung, namun berkat dukungan Ketua Dewan Pembina Perguruan IKSPI Kera Sakti cabang KabupatenKepulauan Meranti Dr. H. Taufikurrahman, IKSPI Kera Sakti mengalami kemajuan yang signifikan.
"Kedepan kita berharap pihak Dinas terkait bisa mendampingi atlet yang akan belaga, atau setidaknya dapat didampingi oleh official yang mengerti dengan peraturan petandingan pencaksilat itu sendiri, dan hal itu perlu dipandang perlu guna mengantispsi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada atlet," harap Sugito.(rls)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Patroli Karhutla di Banglas, Babinsa Ingatkan Warga Tak Buka Lahan dengan Cara Dibakar
Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Ingatkan Pentingnya Gotong Royong dan Kebersihan Lingkungan
Pemkab Dorong Kemudahan Akses Keberangkatan dari Meranti ke Malaysia
Babinsa Gelar Patroli Karhutla, Tak Temukan Titik Api di Selatpanjang Kota
Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Mekarbaru Peduli Kebersihan Lingkungan
Dukung Gerakan Nasional, PT NSP Tanam Ribuan Mangrove di Pesisir Kepau Baru
Komentar