Atlet Paralayang Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2018
JAKARTA - Kabar gembira kembali diterima oleh para atlet paralayang Indonesia karena olahraga dirgantara yang kerap mendulang pretasi nasional maupun internasional itu diikutsertakan dalam Asian Games XVIII. Pesta olahraga tingkat Asia yang ke-18 itu akan berlangsung di Indonesia pada bulan Agustus-September tahun 2018 mendatang.
Sebagai olahraga dirgantara yang bersifat rekreasi, cabang olahraga paralayang memang baru pertama kalinya dipertandingkan di Asian Games yang akan diikuti oleh lebih dari 10 negara ini. Proses untuk bisa diterima sebagai olahraga udara di Asian Games ini pun cukup panjang dan berat.
“Selain harus memiliki banyak pretasi di tingkat internasional, untuk bisa mengikuti Asian Games, Paralayang juga harus didukung minimal oleh lima negara,” jelas Djok Bisowarno, Ketua Pordirga Gantole dan Paralayang Indonesia.
“Dengan bekal prestasi yang dimiliki oleh para atlet paralayang Indonesia, keikutsertaan atlet kita di Asian Games juga harus bisa tunjukkan prestasi, bukan hanya sebagai peserta penggembira saja,” tambah Djoko sambil menekankan paralayang menargetkan tiga medali emas pada Asian Games mendatang.
Target tiga medali itu terhitung bukan target berlebihan, mengingat para atlet paralayang tingkat dunia yang bertanding di Asian Games XVIII cukup banyak. Pesaing utama para atlet Paralayang Indonesia di Asian Games mendatang adalah China dan Thailand.
Persaingan ketat antara atlet paralayang Indonesia dan Thailand terlihat pada acara Kejuaraan Dunia Ketepatan Mendarat (WPAC) di Puncak, Bogor, tahun 2015 lalu. Pada pertandingan itu, atlet paralayang Dede Supratman berhasil menjurai kelompok umum dan tim nasional Indonesia merebut medali perunggu. Sedangkan Thailand berhasil merebut medali emas perorangan putri dan medali emas kelas beregu.
Demi mempersiapkan diri untuk bertanding di Asian Games XVIII yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang, sebanyak 18 atlet paralayang putra dan putri sudah mulai mempersiapkan untuk mengikuti pelatihan nasional (pelatnas) yang akan diselenggarakan di Puncak, Bogor. Proses pelatihan nasional di Puncak akan berlangsung selama satu setengah.***
Baca Juga:
Sekda Meranti Tekankan 9 Aspek Penting ke Aparatur di Kecamatan Merbau
Bupati Asmar Harap Pilkades Serentak 8 Oktober Berlangsung Sukses
Tinjau Penanganan Karhutla di Gemalasari, Bupati Asmar : Tetap Waspada Cegah Kebakaran
Lantik 13 Pejabat, Ini Pesan dan Harapan Sekda Meranti
Terkait Penggeledahan Bagian Umum, Pemkab Meranti Hormati Proses Hukum