Sabtu, 24 Oktober 2026 WIB
Sabtu, 24 Oktober 2026 WIB

Tingkatkan Pemberdayaan Perempuan, Jurnalis Ikuti Pelatihan Gender

- Selasa, 24 Juli 2018 19:28 WIB
Tingkatkan Pemberdayaan Perempuan, Jurnalis Ikuti Pelatihan Gender

JAKARTA - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) kembali menggelar pelatihan untuk jurnalis yang mengusung isu Kesetaraan Gender di Dunia Kerja. Pelatihan yang digelar selama tiga hari di Jakarta, pada 20-22 Juli 2018 itu, merupakan kolaborasi antara AJI dengan IBCWE (Indonesia Business Coalition form Women Empowerment), koalisi perusahaan yang berkomitmen untuk mempromosikan pemberdayaan ekonomi dan kesetaraan gender perempuan.

Lokakarya ini bertujuan untuk memberi pengetahuan dan pemahaman pada jurnalis tentang pentingnya kesetaraan gender, secara umum dan di dunia kerja. Selain itu, pemberdayaan perempuan dan kampanye kesetaraan gender sangat dibutuhkan kehadirannya untuk mempercepat pembangunan berkelanjutan atau SDGs (Sustainable Development Goals) 2030.

Dalam 17 tujuan SDGs 2030 yang disahkan pada 25 September 2015, ada tiga poin dalam rumusannya yang terkait pemberdayaan perempuan, yaitu nomor 8 yang berisi pertumbuhan ekonomi, nomor 10 mengurangi ketimpangan, dan nomor 17 revitalisasi kemitraan global.

Baca Juga:

BACA JUGA: Kukerta di Kepulauan Meranti, Mahasiswa UR Olah Kelapa Jadi Nuged dan Sirup

Executive Director IBCWE, Maya Juwita mengatakan, "Indonesia kekurangan perempuan yang bisa diekspos. Upaya pemberdayaan perempuan, hakikatnya bukan untuk memaksa perempuan harus bekerja, tapi lebih kepada perempuan punya pilihan yang lain untuk menempatkan perannya."

Sementara itu, Ketua AJI Abdul Manan juga mengemukakan pandangannya tentang pentingnya pelatihan yang mengangkat isu kesetaraan gender. Ia menyoroti dalam tubuh institusi media di Indonesia sendiri, masih terdapat kesan yang menempatkan laki-laki lebih dominan. "Nature jurnalis itu sendiri sebenarnya agak laki-laki," kata Abdul Manan, 20 Juli 2018.

Maka itu, AJI juga mengusung misi dengan diselenggarakannya lokakarya ini, yaitu membawa perspektif bagi jurnalis agar lebih tahu dan paham bagaimana meliput isu perempuan dan kesetaraan gender di dunia kerja, agar komposisi pemberitaan dalam media lebih berimbang.

BACA JUGA: Siswa-siswi SMAN 1 Tebingtinggi Antusias Ikuti Pelatihan SQT

Lokakarya ini diikuti oleh 20 peserta yang merupakan jurnalis dari berbagai platform media; elektronik, online, dan cetak. Selain dari Jakarta, para jurnalis itu juga datang dari sejumlah daerah, seperti Jawa Timur, Lampung, Nusa Tenggara, Ambon, dan Papua.

Sebelum kembali ke daerah asal, jurnalis juga dibekali tugas akhir berupa penulisan hasil liputan yang mengangkat isu gender dari wilayah masing-masing. karya jurnalis ini nantinya akan didokumentasikan menjadi sebuah buku dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris.[viva]

SHARE:
Berita Terkait
Jumat Berkah Polres Meranti Sasar Komunitas Becak, Kapolres: Polisi Harus Dekat dan Bermanfaat Bagi Masyarakat

Jumat Berkah Polres Meranti Sasar Komunitas Becak, Kapolres: Polisi Harus Dekat dan Bermanfaat Bagi Masyarakat

Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polres Kepulauan Meranti Sita 9,3 Sabu

Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polres Kepulauan Meranti Sita 9,3 Sabu

HUT Humas Polri ke-75, Puluhan Polisi dan Wartawan di Meranti Gelar Aksi Donor Darah

HUT Humas Polri ke-75, Puluhan Polisi dan Wartawan di Meranti Gelar Aksi Donor Darah

Puluhan Warga Jalan Ibrahim Selatpanjang Antusias Ikut Sosialisasi Perlinsos Polres Kepulauan Meranti

Puluhan Warga Jalan Ibrahim Selatpanjang Antusias Ikut Sosialisasi Perlinsos Polres Kepulauan Meranti

Kejari Bersama Pemkab dan PWI Kepulauan Meranti Bersinergi Perkuat Tata Kelola Dana Desa

Kejari Bersama Pemkab dan PWI Kepulauan Meranti Bersinergi Perkuat Tata Kelola Dana Desa

Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau

Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau

Komentar
Berita Terbaru