SBY: Kalau Disuguhi Berita Tak Berimbang, Masyarakat Akan Sakit
JAKARTA, PESISIRONE.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta kepada media agar memberikan pemberitaan yang akurat, berimbang dan fair. Hal ini, kata dia, agar masyarakat menjadi cerdas. Sebab, ada beberapa televisi yang dianggapnya tidak fair dalam pemberitaan.
Baca Juga:
"Saya melihat sejumlah TV menyiarkan berita tidak fair, tidak akurat dan itu bahaya. Ibarat masyarakat kita satu hari meminum air keruh tidak apa-apa, tapi kalau berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun maka akan sakit, demikian juga kalau masyarakat mendapat berita yang tidak baik, tidak akurat, tidak benar. Masyarakat yang sakit tidak akan maju," kata SBY di JCC, Senayan, Jakarta, Sabtu 3 April 2014.
Menurut dia, saat ini televisi semakin banyak, sehingga rakyat bisa memilih televisi yang disukainya. Dan itu akan menimbulkan persaingan di dunia televisi yang semakin keras. Dalam persaingan media ini, SBY berpesan, agar jangan sampai masyarakat berpendapat yang buruk tentang media itu. Sehingga akan menyebabkan media tersebut mati.
"Jangan sampai karena pilihannya banyak sebuah TV mendapat komentar, ah ganti saja bosan, berkelahi lagi, anak-anak jangan nonton nanti tidak baik. Kalau begitu, jangan seperti itu nanti televisi bisa mati," ujar SBY.
Sebab, hidup dan matinya media ditentukan oleh masyarakat, bukan pemilik modal dan pemerintah.
"Saya harap, media ikutlah kontribusi untuk membangun masyarakat yang baik, masyarakat yang ceria, rukun, toleran dan sayang menyayangi satu sama lain, masyarakat yang tertib dan rukun, maju dan masyarakat berkeadaban," kata SBY.
Itu dilakukan agar masyarakat semakin cerdas dan rasional. Menurutnya ini adalah modal bagi Indonesia yang semakin maju di masa yang akan datang. "Kalau rakyat cerdas, maka Indonesia bisa menjadi bangsa yang maju. Tidak kalah bagi masyarakat manapun," ujar dia.(vnc/pog)
Wisuda Perdana, 36 Mahasiswa ITS Meranti Diajak Ikut Membangun Daerah
Peduli Keselamatan Berkendara, Satlantas Polres Meranti Gencarkan Himbauan Tertib Berlalulintas
Produk Unggulan UMKM Meranti Didorong Masuk Pemetaan KPJU Riau 2026
Buka OMI Kemenag 2026, Bupati Asmar Ajak Siswa Berinovasi Soal Sains dan Teknologi dengan Nilai Islam
Tim UIN Suska Riau Berkunjung ke Meranti, Tawarkan Kolaborasi Sejumlah Bidang ke Bupati Asmar