Road To Kuala Lumpur, Sanggar Bathin Galang Akan Promosikan Desa Bokor
SELATPANJANG - Sanggar Bathin Galang Desa Wisata Budaya Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Kepulauan Meranti, akan membuat kegiatan promosi daerah di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 5 hingga 7 Mei 2017 mendatang. Kegiatan tersebut diberi nama Road to Bokor World Music Festival (BWMF).
"Malaysia tujuan utama kita untuk mengaet wisatawan agar bisa berkunjung ke Desa Wisata Budaya Bokor, karena letak strategis antara Kepulauan Meranti dan Malaysia sangat dekat sekali, hanya hitungan jam sudah sampai ke Meranti," kata Ketua Sanggar Bathin Galang, Sopandi SSos, saat berkunjung ke Kantor PWI Kepulauan Meranti, Jalan Dorak, Selatpanjang, Jumat (17/3/2017) siang.
Menurut Sopandi, banyak potensi wisata yang ada di Desa Wisata Budaya Bokor yang layak dipromosikan, seperti lomba lari di atas tual sagu, permainan rakyat, wisata mangrove, wisata sungai, event pesta sungai bokor, wisata buah pada bulan Juli hingga Agustus, hingga wisata mancing.
"Kita sudah berkordinasi dengan pihak penyelenggara di Malaysia, Inshallah kegiatannya dimulai pada tanggal 5 hingga 7 Mei 2017 mendatang," katanya.
Ditambahkan Sopandi pula, bahwa pihaknya sudah menyiapkan stand pameran dan 2 orang penjaga stand yang mahir berbahasa asing, dan video promo, berbagai buku petujuk dan brosur.
"Kita akan promosikan Desa Wisata Bokor semaksimal mungkin. Semoga dengan adanya promosi ini Desa Wisata Budaya Bokor khususnya dan umumnya Kabupaten Kepulauan Meranti banyak di kunjungi wisatawan asal Malaysia," harap dia.(nur)
"Malaysia tujuan utama kita untuk mengaet wisatawan agar bisa berkunjung ke Desa Wisata Budaya Bokor, karena letak strategis antara Kepulauan Meranti dan Malaysia sangat dekat sekali, hanya hitungan jam sudah sampai ke Meranti," kata Ketua Sanggar Bathin Galang, Sopandi SSos, saat berkunjung ke Kantor PWI Kepulauan Meranti, Jalan Dorak, Selatpanjang, Jumat (17/3/2017) siang.
Menurut Sopandi, banyak potensi wisata yang ada di Desa Wisata Budaya Bokor yang layak dipromosikan, seperti lomba lari di atas tual sagu, permainan rakyat, wisata mangrove, wisata sungai, event pesta sungai bokor, wisata buah pada bulan Juli hingga Agustus, hingga wisata mancing.
"Kita sudah berkordinasi dengan pihak penyelenggara di Malaysia, Inshallah kegiatannya dimulai pada tanggal 5 hingga 7 Mei 2017 mendatang," katanya.
Ditambahkan Sopandi pula, bahwa pihaknya sudah menyiapkan stand pameran dan 2 orang penjaga stand yang mahir berbahasa asing, dan video promo, berbagai buku petujuk dan brosur.
"Kita akan promosikan Desa Wisata Bokor semaksimal mungkin. Semoga dengan adanya promosi ini Desa Wisata Budaya Bokor khususnya dan umumnya Kabupaten Kepulauan Meranti banyak di kunjungi wisatawan asal Malaysia," harap dia.(nur)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Menuju Musorkab, KONI Meranti Matangkan Langkah Lewat Rakerkab 2026
Sertu Muslim Ajak Warga Tanjung Darul Takzim Tingkatkan Kepedulian Lingkungan
Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Rawan, Karhutla Tak Ditemukan
Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar
Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla
Babinsa Selatpanjang Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial
Komentar