Selasa, 08 September 2026 WIB
Selasa, 08 September 2026 WIB

Ratna Sarumpaet Minta Maaf, Polri Tetap Lanjutkan Penyelidikan Kasus Hoaks

- Kamis, 04 Oktober 2018 14:24 WIB
Ratna Sarumpaet Minta Maaf, Polri Tetap Lanjutkan Penyelidikan Kasus Hoaks

JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto menyatakan, pengakuan Ratna Sarumpaet yang berbohong soal penganiayaan terhadapnya tidak memengaruhi penyelidikan kasus dugaan penyebaran hoaks terkait penganiayaan tersebut.

“Ya, nggak papa meminta maaf, tapi proses tetap lanjut,” kata Setyo di Amos Cozy Hotel, Jakarta Selatan, Kamis (4/10/2018).

Baca Juga:

BERITA TERKAIT:

Dirkrimum Polda Metro Jaya Benarkan Memar di Wajah Ratna Sarumpaet Bekas Operasi Plastik

Setyo menyebut, dalam kasus ini, Polri telah menerima lima laporan mengenai dugaan pidana hoaks dan ujaran kebencian.

Selain Ratna, dalam lima laporan itu juga dilaporkan sejumlah tokoh politik, seperti Prabowo Subianto, Fadli Zon, dan Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandiada Dahnil Anzar Simanjutak.

“Pelaporan polisi ada lima terkait ini di Polda Metro Kaya. Sebetulnya ada enam laporan. Yang satu minta diungkap kasus penganiayaan Ratna Sarumpaet. Yang lima minta diungkap kejanggalan kasus kebohongan kasus Ratna Sarumpaet,” tutur Setyo.

Satu laporan dinyatakan gugur setelah dipastikan tidak adanya penganiyaan terhadap Ratna. Dengan demikian, tinggal lima laporan yang akan diproses. Baca juga: Prabowo Persilakan Polisi Proses Hukum Ratna Sarumpaet Setyo menekankan, Polri akan memproses seluruh laporan masyarakat itu.

“Saya ingin memberikan gambaran dulu pada rekan-rekan proses penyidikan itu seperti mengumpulkan atau memainkan puzzel (potongan-potongan gambar) yang dikaitkan-kaitkan dan nanti pada saatnya kalau lengkap maka akan tergambarkan satu gambaran yang utuh,” kata Setyo.

BACA JUGA: Babak Belur, Wajah Ratna Sarumpaet Bengkak Dipukuli Sejumlah Orang

“Potongan-potongan, gambaran-gambaran ini adalah informasi, keterangan, barang bukti menjadi satu gambaran utuh. Nanti kita tahu si A perannya apa, si B perannya apa, si C perannya apa,” ujar Setyo.

Ratna Sarumpaet mengakui bahwa dia tidak pernah dianiaya atau dikeroyok. Ia mengaku telah berbohong kepada keluarga dan koleganya.

"Jadi tidak ada penganiayaan. Itu hanya khayalan entah diberikan setan-setan mana dan berkembang seperti itu," ujar Ratna di rumahnya di kawasan Kampung Melayu Kecil V, Jakarta Selatan, Rabu (3/9/2018).

Setelah pengakuan Ratna tersebut, Prabowo dan para politisi lainnya kemudian meminta maaf telah menyebarkan kebohongan.

 

Sumber: Kompas

SHARE:
Berita Terkait
Wisuda Perdana, 36 Mahasiswa ITS Meranti Diajak Ikut Membangun Daerah

Wisuda Perdana, 36 Mahasiswa ITS Meranti Diajak Ikut Membangun Daerah

Peduli Keselamatan Berkendara, Satlantas Polres Meranti Gencarkan Himbauan Tertib Berlalulintas

Peduli Keselamatan Berkendara, Satlantas Polres Meranti Gencarkan Himbauan Tertib Berlalulintas

Produk Unggulan UMKM Meranti Didorong Masuk Pemetaan KPJU Riau 2026

Produk Unggulan UMKM Meranti Didorong Masuk Pemetaan KPJU Riau 2026

Buka OMI Kemenag 2026, Bupati Asmar Ajak Siswa Berinovasi Soal Sains dan Teknologi dengan Nilai Islam

Buka OMI Kemenag 2026, Bupati Asmar Ajak Siswa Berinovasi Soal Sains dan Teknologi dengan Nilai Islam

Tim UIN Suska Riau Berkunjung ke Meranti, Tawarkan Kolaborasi Sejumlah Bidang ke Bupati Asmar

Tim UIN Suska Riau Berkunjung ke Meranti, Tawarkan Kolaborasi Sejumlah Bidang ke Bupati Asmar

Hafal 30 Juz Al-Qur'an, Santriwati Ponpes Darul Fikri dapat Reward Umrah Gratis

Hafal 30 Juz Al-Qur'an, Santriwati Ponpes Darul Fikri dapat Reward Umrah Gratis

Komentar
Berita Terbaru