Pimpinan KPK Sebut Boediono Tersangka Kasus Century
PEKANBARU - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bidang Pencegahan, Adnan Pandu Praja, mengatakan Mantan Presiden Indonesia, Boediono sudah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus Bank Century.
"Dalam perjalanannya prestasi KPK 10 tahun kasus semuanya 435. Ada mentri, gubernur, bupati/walikota, diplomat. Terakhir kita sudah men-tersangka-kan Mantan Wakil Presiden, Boediono, kita menangkap tangan ketua Mahkamah Konstitusi, kemudian BPK sebagai lembaga tingi negara," kata Adnan saat memberikan pemaparan kegiatan diseminasi buku putih antikorupsi, di Pekanbaru, Kamis (4/12/2014).
Selesai memberikan pemaparan, Adnan tak menjelaskan secara rinci tentang status Boediono itu. "Kan perkara Century, sudah ada beritanya, coba tanya sama yang lain," jawabnya
Bisa menjerat seorang pejabat negara, kata Adnan, adalah sebuah prestasi bagi KPK. Bahkan, lanjut dia, apa yang dilakukan jajarannya itu sudah mengalahkan reputasi KPK Hongkong yang merupakan contoh lembaga pemberantasan korupsi terbaik di dunia.
"Jadi, dunia semuanya kalau belajar mengenai korupsi, belajar ke Indonesia," tandasnya.
Pada 435 kasus yang ditangani KPK, Adnan mengatakan tidak ada satu perkara yang kalah di persidangan. Semuanya masuk bui dan yang nomor satu kebanyakan adalah anggota DPR. Itu terjadi karena biasanya korupsi oleh DPR dilakukan secara berjemaah.(okz/pog)
"Dalam perjalanannya prestasi KPK 10 tahun kasus semuanya 435. Ada mentri, gubernur, bupati/walikota, diplomat. Terakhir kita sudah men-tersangka-kan Mantan Wakil Presiden, Boediono, kita menangkap tangan ketua Mahkamah Konstitusi, kemudian BPK sebagai lembaga tingi negara," kata Adnan saat memberikan pemaparan kegiatan diseminasi buku putih antikorupsi, di Pekanbaru, Kamis (4/12/2014).
Selesai memberikan pemaparan, Adnan tak menjelaskan secara rinci tentang status Boediono itu. "Kan perkara Century, sudah ada beritanya, coba tanya sama yang lain," jawabnya
Bisa menjerat seorang pejabat negara, kata Adnan, adalah sebuah prestasi bagi KPK. Bahkan, lanjut dia, apa yang dilakukan jajarannya itu sudah mengalahkan reputasi KPK Hongkong yang merupakan contoh lembaga pemberantasan korupsi terbaik di dunia.
"Jadi, dunia semuanya kalau belajar mengenai korupsi, belajar ke Indonesia," tandasnya.
Pada 435 kasus yang ditangani KPK, Adnan mengatakan tidak ada satu perkara yang kalah di persidangan. Semuanya masuk bui dan yang nomor satu kebanyakan adalah anggota DPR. Itu terjadi karena biasanya korupsi oleh DPR dilakukan secara berjemaah.(okz/pog)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Jumat Berkah Polres Meranti Sasar Komunitas Becak, Kapolres: Polisi Harus Dekat dan Bermanfaat Bagi Masyarakat
Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polres Kepulauan Meranti Sita 9,3 Sabu
HUT Humas Polri ke-75, Puluhan Polisi dan Wartawan di Meranti Gelar Aksi Donor Darah
Puluhan Warga Jalan Ibrahim Selatpanjang Antusias Ikut Sosialisasi Perlinsos Polres Kepulauan Meranti
Kejari Bersama Pemkab dan PWI Kepulauan Meranti Bersinergi Perkuat Tata Kelola Dana Desa
Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
Komentar