Pemda Riau Berencana Beri Gelar Adat Melayu ke Presiden Jokowi
PEKANBARU - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim mengatakan berencana untuk menyematkan gelar adat Melayu Riau untuk Presiden Joko Widodo. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghargaan atas jasa Presiden RI ke-7 itu Provinsi Riau.
Bersama Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) serta Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Wan Thamrin akan berembuk untuk memuluskan rencana tersebut.
"Saya dan LAM akan menemui Pak Jokowi untuk menyampaikan pemberian gelar adat itu," katanya, Rabu, 7 November 2018.
Baca Juga:
BACA JUGA: Relawan Puak Melayu Desak LAMR Beri Gelar Kehormatan kepada Presiden Jokowi
Kendati orang nomor satu di Indonesia itu tengah dihadapkan jadwal yang padat, Wan Thamrin berencana akan menyelenggarakan pemberian gelar kepada Presiden Jokowi dalam waktu dekat.
"Untuk itu besok saya akan menemui Pak Jokowi. Kita menyesuaikan saja. Itu karena Pak Jokowi sibuk," tutupnya.
Dilansir dari lamriau.id, syarat seseorang untuk mendapatkan gelar adat tidaklah mudah. Beberapa diantaranya, karena dianggap telah berjasa dalam meningkatkan harkat, martabat dan pelestarian adat budaya Melayu Riau.[roci]
Pemberian gelar adat itu terbagi atas jasa-jasanya kepada Riau serta berdasarkan jenis jabatannya.[roci]
Wisuda Perdana, 36 Mahasiswa ITS Meranti Diajak Ikut Membangun Daerah
Peduli Keselamatan Berkendara, Satlantas Polres Meranti Gencarkan Himbauan Tertib Berlalulintas
Produk Unggulan UMKM Meranti Didorong Masuk Pemetaan KPJU Riau 2026
Buka OMI Kemenag 2026, Bupati Asmar Ajak Siswa Berinovasi Soal Sains dan Teknologi dengan Nilai Islam
Tim UIN Suska Riau Berkunjung ke Meranti, Tawarkan Kolaborasi Sejumlah Bidang ke Bupati Asmar